1

3.9K 244 18
                                        

Siang bolong gini emang enak ngaso di kantin sambil minum es teh. Gue sama 15 temen gue duduk di pojokan kantin sambil ketawa-ketawa.

"Loh, Lucas mana Han?" Jaehyun celingukan.

"Toilet."

Lucas daritadi berisik katanya mau boker. Salah siapa makan ayam geprek mulu. Gue ngelanjutin rumpi sama anak-anak cewe.

"HAIIIIIII!" Doyoung dateng dengan muka tanpa dosa. Berisik pula.

"Gue kira Lucas."

"Eh jahat lo mentang-mentang punya pacar yang dicariin Lucas mulu!"

"Nyariin lo juga ngapain sih Young? Ngga mutu sama sekali. Lagian Lucas bukan pacar gue njing!"

Doyoung masang tampang bete dan duduk di sebelah Taeyong. Belom ada 5 menit Taeyong udah ngamuk.

"KUPRET! PERGI LO DARI SEBELAH GUE! KALAH KAN JADINYA!"

Gue sama Irene dkk ketawa. Emang Doyoung biang rusuh dan Taeyong ngga suka sama rusuhnya Doyoung. Ganggu abis. Gue ngambil perkedel di meja dan makan dikit-dikit.

Oh, itu Lucas. Kok lari-lari?

"EVERYONE SAVE YOUR LIFE! RUN NOW! THERE ARE MANY ZOMBIES OUTSIDE!!!"

Kantin seketika gaduh. Mereka lari ngga keruan. Lucas lari ke arah kita ngumpul.

"What the fuck, Cas? Zombie?" Ten ngernyit ngga percaya.

"I'M SERIOUS! SUNGJAE JADI ZOMBIE TADI DI LAPANGAN! SAMA JISUNG HAECHAN JUGA!"

Yeri panik. Dia langsung nangis padahal belom liat zombienya sama sekali. Gue nyuruh Lucas duduk, tapi dia malah berdiri lagi dan ngambil kardus makanan di kantin. Ada kali 5 kardus yang dibawa dia.

"Who can't fight?"

"Me." Irene ngambil satu kardus.

"Of course, me." Yeri masih nangis dan ngambil kardus dibantu sama Mark.

"I won't take a risk. Joy, take this box." Lucas ngasih kardus ke Joy.

"And you, Winwin. Take this box too."

"Winwin bisa silat bego!" Ten ngambil sisa kardus.

"Lo mau dia mati dimakan zombie gara-gara telat mikir?" Kun noyor kepala Ten.

"Seul, let's find weapon then." Gue narik tangan Seulgi ke dalem dapur kantin.

"Panci?"

"Take it"

"Pisau?"

"Of course, find 11 knife."

"Gue cuma nemu 7 Seul.."

"Well we use our hand then." Seulgi ngambil beberapa tongkat dari sapu dan alat pel yang dia patahin.

Gue sama Seulgi langsung ngasih pisau ke yang lain. Gue, Lucas, Seulgi, Mark make tongkat yang ujungnya ditajemin sama Taeyong barusan.

"Yang bawa kardus, stay inside the circle. Yang bawa senjata, lindungin diri kalian dan yang bawa kardus. Kun, gue harap lo bisa nyolong kunci mobil siapapun yang cukup buat kita ber16. Terserah berapa mobil, atau mau pake minibus sekolah juga gapapa. Oke?" Taeyong ngambil pisau dan siap berangkat.

"Well, gue rasa kita harus pake ini." Winwin masangin potongan kardus bekas yang gue ngga tau didapet darimana dan dia ngelakban itu di tangan kita yang bawa senjata.

"Nice, Winwin!" Joy nyengir.

"Rules, don't let them bite anyone here." Taeyong nyuruh Kun ngeliat wilayah sekitar kantin.

WORLDWAR U [NCT U, REDVELVET]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang