[Sequel of Complicated]
[Highest rank : #2 in Short Story]
[Completed Story]
"Aku minta maaf.." -Gabriella Aleeza Nindya.
"Aku gatau harus bilang apa. Aku terlalu kecewa sama kamu." -Nathanael Gabriel Alexander.
**
Awalnya, rencana Gabi pergi ke...
"Lo nggak sadar yang barusan lo omongin itu juga sama kayak yang lo lakuin?"
💭💭💭
"Madi?" tanya Nath balik, terpana melihat orang yang dulu pernah membuatnya tidak tidur hanya untuk menunggu balasan pesan.
"Lo anaknya om William kan? Kakaknya Karen?" tanya Madi memastikan.
Nath mengangguk, lalu sebuah senyuman terukir di bibir seksinya yang tebal. Sedetik selanjutnya, tubuh tegap Nath sudah menepel dengan tubuh mungil Madison.
"Kamu udah tinggi banget sekarang," ucap Madi membuat Nath melepaskan pelukannya.
"Atlit basket harus tinggi," jawab Nath membuat Madison terkekeh.
"Ngobrol di luar yuk," ajak Nath menarik tangan Madison, membuat Madison mengangguk lalu terkekeh.
Nath mampir sebentar ke meja di mana keluarganya berkumpul, lalu mengambil kunci mobilnya.
"Nanti aku nyusul," ucap Nath lalu membawa Madison ke parkiran.
"Ngobrol di Starbucks mau?" tanya Nath membuat Madison mengangguk.
Mereka berdua masuk ke mobil berkapasitas dua orang milik Nath, lalu dengan cepat Nath melajukan mobilnya ke Starbuck dekat situ.
☕☕☕
Nath duduk berhadapan dengan Madison. Perempuan yang sering Nath panggil Madi ini mengenakan mini dress berwarna hitam yang membuatnya terlihat menggemaskan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Udah lama banget kita nggak ketemu," ucap Madison membuat Nath terkekeh.
"Apa kabar?" tanya Nath.
Madison tersenyum manis, "Baiiiik banget. Bulan lalu gue hampir cerai sama Alex tapi dia bujuk-bujuk gue supaya nggak cerai-in dia. Akhirnya gue luluh deh. Kasian juga anak gue masi butuh bapak," jawab Madison panjang lebar sambil tertawa mengingat suaminya --Alex.
Satu yang belum berubah dari Madison adalah jika ditanya satu hal, ia akan menjawab lebih dari satu hal yang harus ia jawab.
"Lo gimana?" tanya Madison balik.
"Gue baru tunangan," jawab Nath.
Madison membuka mulutnya seperti terkejut, lalu sedetik kemudian ia bertepuk tangan kegirangan. Ah, lucu banget mukanya.
"Selamat ya! Akhirnya sebentar lagi lo nikah!" balas Madison tertawa, membuat Nath terkekeh kecil.
"Siapa tunangan lo itu? Kenalin dong," ucap Madison.
"Namanya Gabi. Gue pacaran sama dia dari SMA akhir," jawab Nath.
"Terus terus?"
"Terus beberapa tahun ini kita LDR. Dia di Jerman," jawab Nath.