Author masij terus berdoa, semoga aja ada yang suka sama epep ini..
.
.Author pov
Seoul, 06.00 kst
"Appa kenapa harus pindah ke seoul? Aku tidak ingin berpisah dengan teman sqad ku disini" regek Ji Ah, panggil saja Jia. Rengek Jia pada appa nya sambil memakan roti.Keluarga Park sedang sarapan bersama seperti biasa.
"Lebay" ucap Jimin ketus.
"Bodo" balas Jia tak kalah ketusnya.
Tuan park dan Ny.Park yg melihat Jia Dan Jimin hanya terkekeh. Tuan park tidak menanggapi pertanyaan anaknya, dia hanya tertawa mendengarnya.
Flashback on
Keluarga park sedang berkumpul dan bersantai di ruang keluarga mansion park, ya tentunya tanpa chanyeol.
"Ehem.." dehem tuan park yg mencairkan keheningan."Kita akan pindah dan menetap di seoul. Appa sudah memikirkan ini matang2-" ucap tuan park tergantung.
Jia dan Jimin yang mendengarnya menatap sang appa dengan tatapan bertanya.
Sang appa yang menyadari hal itu hanya tersenyum tipis."Appa membangun kerjasama dengan perusahaan milik Tuan Kim, perusahaan itu akan dikembangkan di Seoul. Ini akan menjadi perusahaan yang sangat besar karena appa dan Tuan Kim berkerjasama. Appa yang akan memberitahu ini sendiri kepada Chanyeol" jelas Tuan Kim panjang kali lebar.
"Lalu bagaimana dengan perusahaan appa yang di Busan?" Tanya jimin
"Sok sok an nanya" dumel Jia
Jimin yang mendengarnya hanya menatap Jia dengan tatapan membunuh dan dingin.
"Appa akan menyuruh sekretaris Lee mengambil alih posisi appa" jawab tuan park.
"Dan sekolah kami?" kali ini Jia yang bertanya pada sang appa.
"Otomatis kita akan pindah, bodoh" jawab jimin dingin.
"Yakk.. Aku gak bodoh, bantet"
"Yakk. Kau mengataiku bantet, pendek?"
"Kau juga pendek, dasar bodoh"
"Sudah sudah, kalian memang tidak bisa akur walaupun hanya sedetik" kali ini Ny.Park yang angkat bicara dan melerai kedua anaknya.
"Ya kalian akan pindah ke sekolah Seoul, appa sudah mengatur semuanya kalian tinggal bersekolah saja. Oiya, kita akan berangkat besok pagi. Kalian bersiap siaplah" ucap tuan park langsung meninggalkan ruang keluarga dan disusul sang istri.
"Aishh jinjja.." kalimat Jia pada dirinya sendiri.
"Kajja kita bersiap siap, kau akan membantuku kan?" Ucap jimin sambil mengeluarkan puppy eyes nya yg membuat srmua orang luluh melihatnya.
"Aiissshh.. Baiklah, kajja" jawab Jia malas lalu pergi kekamar.
Flashback offAuthor pov (lanjut yg tadi ya)
"Cepat habiskan sarapan kalian dan berangkat, oiya kalian hanya mendapat satu mobil"ucap tuan park sambil memberikan kunci mobil pada Jimin. Jia dan Jimin hanya mengangguk malas.
.
.
.
.Tebece.
Sangat dimohon vomen nya.
Kalo bisa tolong promotkan epep ini ya /author melas. Mian typo dimana mana.
Makasihh♥

KAMU SEDANG MEMBACA
Absurd Story [BTS]
FanfictionIni cerita buat seru-seruan aja. Main cast:-Taehyung -Jia(anggap aja kamu) -Jimin And others. Cerita gs, akan dijelaskan di chap tertentu yang gs. Haiii... Mampir lahh, baca ini ga dosa...