Adventure

801 46 0
                                        

Vote dulu baru baca😊









Beberapa hari kemudian sekolah fanfic high school mengadakan kemah ke hutan untuk semua muridnya ke gunung. Eunha dan jungkook pun nampak antusias begitu juga tzuyu dan mingyu.

"Oppa aku takut"
Rengek tzuyu dengan manja sambil memeluk lengan kekar mingyu.

"Takut kenapa chagi?"
Mingyu menatap kekasihnya dengan penuh perhatian dan rasa gemas.

"Aku belum pernah ke hutan, tapi syukurlah aku ke hutan bersamamu jadi aku tak perlu merasa khawatir"
Tzuyu sengaja menunjukan kemesaraan nya dengan mingyu agar membuat eunha yang duduk di belakangnya merasa iri.
Ya eunha tak satu bus dengan jungkook karena mereka beda kelas.

"Tenanglah chagi, kau aman! Aku akan slalu menjagamu"

"Hummmm gomawo oppa"
Tzuyu tersenyum senang sambil sesekali melihat wajah eunha yang nampak kesal melihat tingkahnya.

.

"Aisshhh menyebalkan sekali"
Gumam eunha saat melihat tzuyu bermanja-manjaan dengan mingyu.

"Huaaaa kenapa aku sial begini? Wanita iblis ini malah bangga memamerkan kemeseaan nya"

"Sudahlah eunha, nanti juga kau akan ketemu jungkook"
Sahut sin b yang duduk di samping eunha sambil memainkan ponselnya.

"Apa maksudmu?"

"Kau kesal karena kau tak bersama jungkook kan?"

"Tidak kok"

"Mengaku saja"

Eunha mengusap wajahnya sekilas
"Iya aku memikirkannya terus"

"Hahaha ternyata benar, kau benar2 menyukai jungkook"

'Yakkk kau mengejek ku? Kemarikan ponsel mu"

Eunha merenggut paksa ponsel sin b dan melihat isi chat di dalam nya.
"Yaakkkk kembalikan ponselku"

Teriakan sin b hanya di balas ekspresi tak percaya eunha.
"Whoaaa kau chat an dengan j hope?"

"Bukan urusan mu"

"Wahhhh sungguh di luar dugaan"

"Kau iri sekali ya. Jika kau mau telpon saja jungkook"
Eunha terdiam dan sin b kembali asik dengan ponselnya. Perjalanan pun masih jauh. Eunha kembali menatap mingyu yang memeluk serta menjaga tzuyu dengan penuh cintan. Sungguh eunha juga ingin jungkook disisinya dan menemaninya.

"Apa aku telephone saja ya?"
Gumam eunha yang masih terdiam selama beberapa saat hingga dia mulai mengangkat ponsel nya dan menghubungi jungkook. Namun saat jungkook sudah mengangkat panggilannya eunha memutuskan panggilannya karena merasa malu.

"Kenapa dia?"
Gumam jungkook kebingungan dan kemudian menelpon balik eunha.

"Yeoboseo"

"Kenapa tadi kau menelpon? Apa ada sesuatu?"
Tanya jungkook dengan serius

"Tidak aku hanya.... hanya..."

"Hanya apa?"

"Ak-aku... salah pencet. Mianhae"

"Oh begitu. Baiklah tidak apa2"

"Hehe iya"

"yasudah-"

"Eh tunggu... a-apa oppa baik2 saja?"

"Kenapa bertanya seperti itu?"
Jungkook terkekeh

"A-aku... ak-ku..."

"Kepikiran ya?"

"Tidak kok!"

"Aku baik2 saja. Jangan khawatir. Kita kan hanya akan berkemah"

"Hehe ne, baguslah. Kalau begitu sampai jumpa oppq"

"Sampai jumpa juga una"

Panggilan pun terputus. Eunha menepuk jidatnya karena kesal gagal mengatakan jika dia merindukan jungkook.

"Hmmmm dasar pabbo"
Gumam sin b yang mendengar percapan sahabatnya tadi.

Walau sebenarnya jungkook juga berharap eunha mengatakan hal uang lebih mais. Tapi dia cukup senang dengan hanya mendengar suaranya saja.

.

Akhirnya semua sudah sampai di tempat kemah. Semua kelas nampak nampak sibuk membagi tugas dan kali ini tzuyu, sana, eunha, yerin dan umji kebagian mencari kayu bakar.

Mereka awalnya menolak namun setelah di bujuk oleh guru mereka akhirnya setuju.
.

Mereka berlima mencari kayu bakar sampai masuk jauh ke hutan hingga tiba2 dua ekor serigala muncul dan hendak memangsa mereka. Mereka semua kabur dan terpisah satu sama lain saat menyelamatkan diri.

Hingga akhirnya sana berhasil kembali ke camp dan mengatakan yang telah terjadi, semua nya pun panik dan mulai mencari Eunha, Tzuyu, Sin b da Umji yang masih tersesat di hutan.

"Ini salahku, harusnya aku menjaganya dengan lebih baiik"
Gumam mingyu sambil terus mencoba menghubungi ponsel tzuyu yang di luar jangkauan.

Jungkook pun nampak panik dan cemas hingga malam tiba semua pria yang mencari tzuyu , runha , sin b dan umji beristirahat kecuali jungkook, mingyu, suga dan j hope. Mereka memberanikan diri tetap melakukan pencarian secara diam2.

"Tolong... Tolong...."
Samar2 suga mendengar sebuah teriakan meminta tolong. Yang mirip dengan suara umji dia pun langsung berlari menuju arah suara.

"Umji! Umji kau tak apa2?"
Suga nampak panik melihat kondisi umji yang terlihat lemah dengan beberapa luka akibat terjatuh dari jurang.

"Suga oppa. Tolong aku"

"Iya tenang saja aku akan menolongmu"
Dengan sigap suga menggendong umji yang sudah tak sadarkan diri dan membawanya ke camp.

.

Sementara itu j hope masih berjalan sendiri dengan tak tentu arah menelusuri hutan.

"Kok serem gini sih?"

*Auuuuuu*
Suara srigala mengejutkan j hope yang memang takut pada hantu itu.

"Eoma! Hobie atut"
J hope melanjutka langkahnya dengan pelan dan ragu2.

"Yaaakkkkk apa ini? Lepaskan aku!"
Sebuah tangan dingin melingkar di kaki j hope dan membuatnya sangat ketakutan.

"Siapa kau! Lepaskan aku"
Keringat dingin mengucur dari dahu j hope tubuhnya gemetar da rasanya dia ingin menangis saat itu juga.

"J hope oppa"
J hope terdiam dan mulai menoleh siapa yang telah memegang kaki nya.

"Sin b"
J hope menatap wajah sin b yang lemas akibat kelaparan dan kehausan. J hope sangat terkejut dia pun berjongkok dan memastikan sin b baik2 saja.

"Sin b kau masih hidup?"
Jhope memegang wajah sin b yang di balas pelukan oleh sin b.

"Hiksss aku pikir tak akan ada yang menyelamatkan ku, ku pikir aku akan mati di terkam serigala itu"
Sin b menangis dan meletakan wajahnya di dada bidang j hope.

"Sudahlah, kau sudah selamat sekarang. Aku ikut bahagia, sekarang ayo kita kembali ke camp dulu"

"Ne oppa, gomawo"
J hope membawa sin b ke camp dan merawat nya hingga pulih




Tbc

Stay With Me  ✔CompleteTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang