bagian 4

132 10 0
                                    

Plis garong mau plis

Author pov

"hemmmmm.... Gw jawab.. " ucap Dara lama,  sengaja dia ingin alex menunggunya

"enak juga ya ditungguin hahahah" ucap dara sambil tertawa lepas dan mendapat dorongan pelan dari alex dengan muka kesal

"gc bego!" kesal alex, rasanya dara sangat senang jika membuat alex kesal!

"oke oke gw bakal bujuk!!" ucap dara sambil menatap lurus kedepan

"gitu dong!" ucap alex senang. Karena dara mau manuruti perintah alex

"tapiiii ada syaratnya!" ucap dara tiba tiba membuat alex mengernyit

"syaratnya adalah... Jeng jeng jeng beliin gw es krim" perintah dara sambil menunjuk tukang es krim yang sedang bersandar dibatang pohon.

Akhirnya Dara dan Alex beli es krim,  dan sudah jelas yang bayar adalah alex. Jam sudah menunjukan pukul 9 siang karena dara merasa cukup waktunya terbuang sia sia dan mendapatkan es krim gratis dara meminta pulang. Mau tak mau alex harus mengantarnya kembali kerumah karena bagaimanapun alex yang mengajak dara pergi keluar rumah dan alex juga yang harus mengantarnya kembali ke rumah.

***

"thx ya udah ajak gw jalan jalan bentar sama es krimnya" ucap dara yang sudah turun dari motor alex

"tapi inget janji lo! Harus ngebujuk temen lu" ucap alex mengingatkan dan mendapatkan anggukan dari Dara, kemudia alex pergi dari rumah Dara. tak lama ada calis dan adel menjemputnya, karena saat ditaman tadi dara langsung bilang ke calis untuk pergi jalan dan tak lupa mengajak adel. Karena kurang enak aja kalo sahabatannya bertiga tapi kalau mau seneng hanya berdua.

***

Mereka bertiga sampai disebuah tempat makan yang letaknya tak jauh dari taman yang Dara dan alex kunjungi

"em.. Lis" panggil dara, yang mempunyai nama menengok baru saja dara ingin bilang dia ingin meminta tak ingin ditunjuk untuk perwakilan kelas pelayan sudah datang membawa makanan yang mereka pesan.

"ra tadi manggil gw kenapa?" tanya calis sambil mengaduk spagetinya.

"gw minta dengan sangat Alex diganti pliss"

"gw gk mau sama alex" lanjutnya

"gimana ya, masalahnya gw udah bilang ke bu yunita!" ucap calis sambil mengambil sepotong kentang yang ia pesan tadi.

"lagian gpp kali ra, siapa tau kalian yang sukanya berantem nanti jadi saling suka!" ledek Adel sambil melirik Dara dan Calis bergantian

"nah bener anak anak dikelas tuh geregetan tau sama lu berdua! Tukang ribut kalau dikelas! Bilangnya benci benci! Tapi alex bikin nama penggilan tersendiri buat lu" oceh calis sambil senyum senyum kepada Dara dan Adel.

"hah?! Apaan?! Gak jelas banget! Nama panggilan apaan?! Gw gk ngerasa!" protes Dara sambil menaruh handphonenya ke meja makan.

"ih sok gk tau dah!" ledek Adel lagi dan mendapatkan tatapan kesal dari Dara karena dari tadi dia melulu yang dibuly.

"nih kalau si alex lagi ngomongin lu dia make nama panggilan tersendiri yaitu 'garong' bener kan Del, satu kelas pada tau ko!" ucap calis menjelaskan.

"parah enak aja ngasih nama ke gw garong! Dasar songong! Dasar songong! Lu songong!  Ngeselin! Kampret! Dasar mausia songong!" omel dara karena dia sudah kesal mendapatkan bulyan dari kedua temanya ini ditambah lagi Dara tahu kalau Alex menyebutnya garong.

"waduh, beneran nih dua duanya udah ada panggilan sayang! Tinggal Alexnya nih kayanya yang nyatain duluan" goda Adel sambil menaik turun kan alisnya ke Dara.

"apaan?! Gk jelas lu! Gw tuh benci banget sama dia!!!!!!  Dia bikin gw malu tau! Gw benci!!" ucap Dara dengan nada kesal

"benci nanti jadi cinta loh! Karena habis B ada C!" goda Adel lagi dan lagi.

"yang artinya habis benci jadi cinta hahaha" goda Calis melanjutkan niat Adel untuk membuat Dara kesal.

"ah bacot lu! Beneran nih gw minta banget alex diganti yaa, ih jahad lu sama temen sendiri" kesal Dara dengan muka dibikin kusut.

"lagian lu baru tau ya? Kalo kita berdua jahat hahah" jawab Calis enteng se-enteng entengnya.

"husss,, jangan dengerin kata Calis dia doang ko yang jahat gw mah enggak" protes Adel sambil menunjuk nunjuk Calis dengan sendoknya.

"ihhh,,, iya iya bener Adel kan baik, lucu, imut, dan cantik. Pliss ya del lu bujuk Calis yang imut ini juga buat gantiin Alex sama yang lain.

"iya, gw kan baik jadi gw bantuin lu biar tambah deket deh sama Alex" ucapnya sambil menahan tawa, Dara mukanya sekarang semakin kecut.

"udah lah Raa gak papa ko lu sama si Alex. Dan lu juga angg.." ucapan Calis terputus saat ada pesan masuk dihandphone nya

"GAWATT RAA, udah gk bisa diganggu gugat lagi! Lu harus sama Alex!" ocehnya membuat Adel kaget beberapa detik.

"emang kenapa sih?" tanya Adel yang sedang mengambil bakso dimangkuknya.

"BESOK! BESOK WOI! BESOK ACARANYA DIMULAI. JAM 5 SORE SAMPAI MALEM KARENA ADA ACARA SPESIAL!" teriak Calis tanpa sengaja, dan membuat Dara dan Adel melotot padanya.

"terima plis, lu bakal ngecewain wali kelas, gw, Adel, dan temen temeb sekelas lainnya. Lagian kalian cuman disuruh buat duet nyanyi kan, bukan buat nikah atau pun disuruh jadian" bujuknya kembali dengan muka dibikin sedih.

"hmm, oke lah. Tapi lu harus beliin gw es cream ditaman yang deket sama rumah gw!" ucap Dara dengan tatapan datar menatap lurus kedepan.

"hmm.. Oke Ra tapi kapan beliinnya?" tanya Calis, dan mendapatkan anggukan dari Adel.

"pulang sekolah, gw tunggu diparkiran gw bakal ngomong ke Alex sebisa gw. And kalo misalnya Alex masih gak mau, jangan salahin gw, kalian juga udah baca ini di grup kelas" ucap Dara yang masih menatap lurus kedepan, dan mendapat anggukan dari kedua sahabatnya.

~
~
~
~
~
~
~
~
~

Udah dulu ya.

Hihi maaf kalau pendek:")

Salam:
Dinda 😘

perusuh kelas vs seksi kebersihanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang