"(Nam) lo udah sadarr?" -tanya nayya
"Yaampun lo ga kenapa² kan (nam)?gw khawatir sama lo" -ucap ajeng
"Iya (nam) gmn keadaan lu?" -tanya salma
"Maap?kalian semua siapa?" -tanya (namakamu)
"Anjirr lo amnesia (nam) -author
"Yee gtw,kan lo yg bikin cerita nya" -(namakamu)
"Oh iyaiya kok gw lupa si?" -author
"Dasarr pe'ak banyak bacot si lo" -(namakamu)
"Author mah bebas" -author
*Back to the story
"(Nam) lo bercanda kan?masa lo amnesia sih?" -tanya jua
"Iya pasti lo bercanda kan?"
"Please lo jan bercanda"
"Iya kita khawatirr"
(Namakamu) pun langsung merubah posisi tidur nya,yg asalnya tidur jadi duduk':v
"Iya kalian ini siapa?" -tanya (namakamu)
"Sumpah lo ga inget gw?" -tanya salma
"Diem deh,sebenernya kalian ini siapa?gw dimana?dan gw siapa?" -ucap (namakamu)
"(Nam) mass--" -ucapan ajeng terhenti.
"Aduduh kepala gw pusing" -ucap (namakamu)
Brukk!
(Namakamu) pun pingsang *eh pinsan mksdnya wkwk':v
"Eh (nam) (nam) bangun please"
"Gw gamau kehilangan lo (nam)"
"Gw bakal balikin ingatan lo lagi (nam) asalkan lo bangun"
"Iya (nam) hikss"
"(Nam) bangun (nam) hikss"
Damn?
"DORRRR HAHAHAHAHAHA" -ucap (namakamu) penuh kemenangan,terlihat teman² nya kebingungan.
"Loh (nam)" -ucap salma sambil mengusap air mata nya.
"Kenapa?hahahaha" -balas (namakamu)
"Bangsatt anj lo ngerjain kita,kita udah panik tau takut lo kenapa² ih lo mah" -ucap nayya
"Kita udh takut lo amnesia (nam)" -sambung ajeng
"Kita udh takut (nam)" -ucap parsya dan jua.
"Hahahahaha,lagian kalian panik bangett haha gw ga amnesia gila kali gw amnesia jd gimana ya haha?" -balas (namakamu)
"Bangsul lo,lagi sakit masih aja bercanda" -ucap ajeng
"Haha sans aj kali" -balas (namakamu)
"Heyy gw pen keluarr pengap juga nih tenda lama²" -sambung (namakamu)
"Tapi kaki lo kan ada yg luka?" -ucap parsya
"Elah gpp luka dikit ini mah,yaudah ayok please" -ucap (namakamu) memohon
"Okee kita balik ke tenda aj ya" -balas salma
"Iyaa sal iyaa"
Merekapun keluarr,(namakamu) pun berjalan tp masih agak pincang gt':v
KAMU SEDANG MEMBACA
MenyimpanRasa
Teen FictionPerasaanku ini aneh?mengapa aku menyukai dia,padahal dia mencintai orang lain. Tapi tunggu setelah org yg dicintai nya itu bergandeng dengan kekasih nya,dia seakan² mengikhlaskan dan mendekatiku -(Namakamu) Perasaanku memang labil,aku mencintai dua...
