Semua yang di paksain pasti sakit Van.
Begitu juga dengan cinta nya lo.Attalya Putri Sabrina
———————————————
"Lo tau Tata dimana Sal? " tanya Davvan kepada Salsa
"Gak!" Jawab Salsa judes
"Rin! Lo tau Tata dimana?" Tanya Davvan kepada Karin dengan nada sedikit marah
"Gue gak tau." Jawab karin santai
"Eta! Jawab gue! Lo tau Tata dimana?! Jujur sama gue Eta!" Tanya Davvan sambil mengembrak meja didepan Beta
"Lo bisa santai sedikit gak?! Gosah pakai mukul" meja gue segala! Jadi najis meja gue di pegang sama laki yang suka selingkuh kayak lo! Dan imbasnya malah lari ke sahabat gue! Punya otak gak lo? Lo bisa mikir gak! Oiya gue lupa lo kan gak punya otak! Jadi lo mana bisa mikir!" Jawab Beta lantang
"Maksud lo apa?" Tanya Davvan kebinggungan
"Kenapa Lo harus balik ke mantan lo setelah Tata bergantung sama kehadiran lo Van?!" Tanya Karin kepada Davvan
"Bisa gak lo ngehargai keberadaan Tata sekali aja Van?" Tanya Salsa
"Bisa gak lo ngertiin Tata Van?! Lo jangan egois! Lo gak ngebolehin Tata deket sama cowok lain tapi lo yang malah deket-deket sama cewek lain! Lo pikir Tata gak tau semua niat busuk lo?! Tata sakit gegara ngeliat lo! Lo kemana aja 3 hari terakhir ini?! Lo ada mikirin Tata?! Gue liat juga lo semakin deket sama Calisa ya kan Van". Tanya Beta dengan keadaan emosi
Davvan hanya diam mendengarkan pernyataan yang di lanturkan Beta tadi.
Dalam hatinya Davvan merasa bersalah karena sudah 3 hari ini dia tidak tau kabar Tata bahkan dia tidak tau kalo Tata sakit. Dia menyesal. Menyesal sekali.Dirumah Sakit.
Seorang perempuan sedang terbaring lemah di dalam ruangan rumah sakit. Dihidungnya di pasang selang pebantu pernafasan dan kepalanya di lilit dengan perban putih. Banyak kabel-kabel yang menghiasi tubuh Perempuan itu.
Menyedihkan.
Di samping perempuan itu ada seorang laki-laki. Mereka seumuran. Mungkin cuman beda 1 tahun.
Keliahatan sekali, laki-laki itu sangat mencintai perempuan itu. Laki-"laki itu enggan melepaskan genggaman nya pada tangan si perempuan. Dan sesekali dia berusaha mengajak perempuan itu berbicara"Ta..
Cepet bangun..
Gue kangen sama lo" ucap Jerry sambil menciumi tangan Tata"Ta..
Gue kangen suara lo""Ta..
Ayo kita main..""Ta..
Bangun..""Tata lo harus bangun. Udah 3 hari lo gak sadar kayak gini".
"Tata gue sayang banget sama lo.."
"Cepat sembuh prince.." Lirih Jery di telinga Tata
Disisi lain ada laki-laki yang sibuk mencari rumah sakit dimana letak kekasihnya itu.
Sampai di salah satu ruangan, dia melihat kekasihnya yang sedang tertidur pulas sedangkan tangan nya sedang di pegang oleh laki-laki lain. Tak sengaja dia mendengar lakilaki lain itu bebicara, dan laki" lain itu menangis sambil menciumi tangan kekasihnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
Attalya
Teen Fiction" gue benci sama lo Van! Pergi lo jauh-jauh dari gue! Gue gak mau kenal lo lagi!" Ungkap tata sambil menahan air matanya yg sudah tidak dapat terbendung lagi " maafin gue ta. Gue tau gue salah. Gue gak mau pergi dari lo ta. Please dengerin gue " bal...