Pagi hari yang cerah dihiasi dengan kicauan burung. Aku terbangun dan langsung melihat jam, jam menunjukan pukul 6.00
"Aduh telat deh gw" gumam ku dan bergerak cepat. Aku mandi secepat kilat tak sempat sarapan aku hanya meminum susu dan langsung pamit pergi kesekolah aku berlari karna takut telat jika aku telat entah hukuman aps yang harus ku terima..
"sedikit lagi sampai" gumamku
Tiba tiba saja ada suara klakson mobil tepat di sebelahku membuat ku terkejut.. Saatku menoleh dan ternyata itu adalah Raffi dan dia membuka kaca mobilnya..
"mau ke sekolah ya?" tanya Raffi.
"Iya la mau kemana lagi" jawabku ketus.
"ayok naik dari pada nanti telat" tawarnya. Aku berpikir sejenak.. Jika aku ikut dengannya mungkin aku tidak akan telat tapi bagaimana dengan perempuan yang tergila gila dengan ketampannannya bisa bisa aku diambuk massa namun aku tak mau mendapat hukuman..
"udh ikut aja" tawarnya lagi. Akhirnya aku ikut dengannya
"udah buat surat cinta?" tanya Raffi
"Udah klo belum yang ada di hukum lagi sama lu" jawabku mengingat kejadian kemarin.
"Buat siapa surat cintanya?" Tanya Raffi.
"ntar lu juga tau" jawabku singkat. Tiba tiba suara handphone Raffi berdering dia menyuruh ku mengangkatnya awalnya aku enggan namun dia berkata..
"Tolong Rey gw lagi mengemudi klo gw angkat terus ada kejadian yang..." dia belum selesai berbicara namun dengan sigap aku mengangkat telp itu dari Sheilla seorang perempuan.. Saat aku mengangkatnya..
"Raffi kamu dimana ga jemput aku? Aku hampir telat Raffi apa kau bisa menjemputku?" tak mengucap salam dia langsung berkata panjang lebar.
"Maaf Raffinya sedang mengemudi" jawabku singkat dan langsung mematikan telp itu.
"siapa perempuan itu?" tanyaku heran.
"salah satu perempuan yang berimajinasi bahwa aku mencintainya" jawabnya santai.
"Salah satu? Ada berapa perempuan yang berimajinasi seperti itu?" gumamku
"Tak terhitung buka saja line, whatsapp, dan instagram gw setelah itu hitunglah ada berapa.. Banyak dari mereka yang menyatakan perasaan belum gw terima dia sudah membuat status karna itulah gw di sebut playboy gw bukan seorang cwok yang suka mempermainkan perasaan cwek" tutur Raffi. Aku hanya diam mencerna perkataannya.
tak lama kita telah sampai di sekolah saat aku turun dari mobil Raffi aku sadar semua mata tertuju pada diriku dengan tatapan heran dam geram. Tatapan itu tak berpaling bahkan saat aku berjalan di koridor sekolah aku sadar mereka sedang membicarakan tentang diriku.
"lu tau ga sih dia tadi bareng kesini sama raffi"
"anak baru tapi dah mau dapetin cwok populer disini"
"tuh cewek cakep kagak kok raffi mau sih" Kira kira seperti itu lah perkataan mereka. Dan tiba tiba ada seorang perempuan cantik berambut panjang sepertinya dia adalah kakak kelasku..
"heh jadi lu yang tadi angkat telp gw? Ngapain lu bareng sama Raffi hah?! Lu gatau gw ini pacarnya?" ocehnya
Jadi ini yang namanya sheila semua mata tertuju pada kami dan aku hanya menunduk terpaku harusnya tadi aku tak ikut bersama Raffi.. Tangan sheila hampir melayang kepipi ku dan ada yang menahan tangan sheila aku menengok ya itu adalah Raffi.
"apa apaan sih lu la? Sejak kapan lu jadi pacar gw? Apa gw pernah nyatain cinta ke lu? Apa gw pernah terima perasaan lu? Hah?!" ucapnya sangat marah baru pertama kali aku melihat Raffi semarah ini. Sheila tak bisa berkata apa apa dan lari menjauh.
"Rey, lu gapapakan?" tanyanya dengan lembut.
"gapapa kok" ucapku
Akhirnya aku memutuskan untuk kekelas. Sesampainya di kelas Vanni langsung memanggilku
"Reyyyy siniii" panggilnya, aku pun menghampirinya
"lu tadi bareng sama ka Raffi? Cie cie ada yang jadian nih" ucapnya sembari mengejek
"ish gw tadi hampir telat terus pas di jalan ketemu dan dia nawarin tebengan ya gw ga nolak dari pada gw telat terus kena hukuman lagi" ceritaku.
Dia hanya ber O riaa.
------------------------------------------------
------------------------------------------------
PENASARAN DENGAN KELANJUTANNYA? YUK FOLLOW!!! DAN KASIH VOTE JAN LUPA KOMEN POSITIF YA :v SHARE TO YOUR FRIENDS GAES SEMAKIN BANYAK YG BACA SEMAKIN SEMANGAT BUATNYA DAN BIKIN STIAP PARTNYA JADI LEBIH PANJANG :)
KAMU SEDANG MEMBACA
PLAYBOY
Teen FictionNamaku Reyna aku baru pindah ke Jakarta dan masuk ke sekolah Harapan Agung sekarang aku kelas X IPS. Aku perempuan yang tergolong cuek dan tidak memperdulikan apa yang terjadi di sekitarku.
