Aku pernah berkata
Aku tidak memiliki alasan untuk jatuh cinta
Namun aku sadar itu salah
Bukan tidak ada, hanya aku terlalu egois berkata seolah itu semua terserah aku
Berkata seolah kapan saja aku bisa pergi tanpa kembali
Melupakan tanpa menyimpan kenangan
Bersikap tanpa peduli
Menuntut tanpa memberi
Aku salah
Aku pernah berkata
Kaulah satu-satunya
Maaf kembali aku salah
Aku tak berhak berkata kaulah satu-satunya
Itu sangat egois
Menuntut dirimu seolah hanya satu untukku
Menuntut agar bukan selain aku
Aku tak berhak berkata seperti itu padamu
Hak untukku hanyalah menaruh kata-kata itu dalam hati dan menyimpannya untuk sebuah prinsip
Aku salah
Aku pernah, bukan. Aku selalu. Salah dan egois.
Bahkan hingga detik ini. Dalam tulisan ini. Ego itu masih ada.
Maaf
