Saat senja itu berlalu ternyata rasaku tidak. Mungkinkah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama? Itu sangat bodoh menurutku. Mengapa? Kau belum mengenalnya, belum pernah berbincang dengan dia, bertegur sapa sekalipun tidak. Tapi mengapa dengan diri ini? Cinta? Hahaha rasanya aku ingin tertawa jika memikirkan semua itu.
Hari demi hari berlalu, di tiap hari itupun aku selalu mendengarkan curhatan sahabatku, Ayu. Ternyata dia sangat dekat dengan Hafidz, Yaaa seseorang yang ku kagumi itu. Namun setelah ku pikir, mungkin Ayu menyukainya. Tekadku pada saat itu, aku tidak ingin melanjutkan rasaku karena itu hanya akan menyakiti aku dan sahabatku. Sangat tidak mungkin bukan apabila persahabatan kami rusak hanya karena menyukai seseorang yang sama?
Daannn... Ya berkat Ayu, Hafidz menjadi mengenalku. Hmm bukan mengenal tapi hanya sekedar mengetahui dan karena dia mengikuti ekstrakulikuler yang sama dengan aku dan Ayu so otomatis harus selalu tegur sapa ketika bertemu dan aku yakin bahwa aku memang menyukainya tapi aku mencoba biasa saja saat dia menegur sapa diriku karena aku memilih kebahagiaan untuk sahabatku. Disaat itu juga aku bertekad untuk menghilangkan rasaku.
Malam itu aku kembali mengingatnya, dan kucoba untuk tidak memikirkannya. Tiba-tiba ponselku berbunyi menerima message...
"Assalamualaikum..." dari +628xxxxx
Nomor siapa? Pikirku dalam hati.
"Waalaikumussalam.. maaf siapa?" Tanya ku.
"Hafidz" balasnya.Hah? Aku tersentak, bagaimana bisa dia menghubungiku disaat aku ingin menghilangkan rasaku? Ya Tuhan ini terlalu sulit untukku. Ku pikir senjaku telah berlalu namun ternyata ia datang menghampiriku..
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Dikala senja telah berlalu, bayangmu selalu menghampiriku. Oh tolong jangan seperti ini, bagaimana aku bisa menghilangkan rasa ini jika bayangmu masih saja disini bersamaku?
.Rizki Fatimah.

KAMU SEDANG MEMBACA
Jangan Biarkan Cinta Bicara!
Teen FictionCinta adalah fitrah manusia, akan tetapi bisa membuat seseorang terlena dengan namanya. Ketika seseorang telah mengenal cinta apapun yang dikatakannya akan selalu indah meski sebenarnya itu salah. "Jangan Biarkan Cinta Bicara" lalu siapa yang harus...