part 10

108 0 0
                                    

Setelah aku mencoba gaun pengantinku kini giliran ustadz ilham yang mencoba baju pengantinya dan akupun beranjak keluar dari ruang ganti baju itu.aku berfikir apakah ini akan benar-benar terjadi dengan usiaku yang masih belia ini.(ah...jadi sedih😢) (iya nih tong....coba kalau gue yang ngalamin😢)(ah.....jadi pengen nangis😣)(jangan nangis tong nanti banjir😩)ok lanjut👇👇👇

Setelah selesai dari butik aku,abi,umi,dan ustadz ilham lanjut pergi ke toko perhiasan untuk membeli cincin.
"Kamu pilih deh cincinya yang mana."kata ustadz ilham.
"Iya iya cerewet banget sih."jawabku dengan nada judes
"Judes banget sih nanti kalau cincinya nggak muat gimana??."ejek ustadz ilham lagi.
"Eh...aku nggak segendut itu ya,enak aja."balasku dengan lirikan tajam .
"Yang ini deh".balasku
"Oke kamu tunggu di mobil aja biar aku yang urus biayanya."jawab ustadz ilham
Tanpa basa basi aku langsung pergi kemobil. Hampir setengah jam berlalu sampai ngantuk-ngantuk aku nungguin tu ustadz yang sok ganteng.dan akhirnya
Dia datang juga (uh.....lama banget ya😑)(apaan si lu min ikut-ikut mulu😆)(ya abis gue sebel aja gitu😣)(lo sih jomblo😅😅)
Setelah lama menunggu akhirnya pulang juga,setelah sampai di rumah aku langsung pergi ke kamar dan tidur. Entah kenapa aku tidak bisa tidur malam ini aku masih memikirkan benarkah aku akan menikah dengan ustadzku sendiri dan mengakhiri masa remajaku sebelia ini.

"Aku"Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang