Ku bersandar di bawah pohon yang daunnya sudah hampir habis.
Kutekuk lututku, lalu kulingkarkan tanganku padanya.
Aku hampir kalah.
Aku lelah.
Biar aku istirahat sejenak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Terurai
CasualeSajak hati, sebuah pelajaran yang tak tersadarkan. Semoga kau dapat membuka pintu hatimu yang tertutup rapat nan sudah berkarat. Ini hanya sebuah celotehan singkat saja.
