"Din lu salah paham, bukan karna itu gua ga kasih lu kesempatan. Lagipula hubungan gua sama orang yang lu maksud cuma sahabat."
***
Aku memandangi kepergian Dino hingga punggung itu semakin jauh dan hilang dari pandang ku.
"Woi xel,! Bengong aja lu." Kevin mengagetkan ku.
"Apasih lu vin ngagetin aja."
"Lagian lu bukannya pulang malah ngelamun disini, kesambet rasa lu."
"Hush, lu tuh klo ngomong. Udah ahh gua mau balik bye!"
"Yee..yaudh sono gih balik, bye!"
--------------------
Sesampainya dirumah aku langsung menjatuhkan tubuh ku dikasur menatap kosong langit-langit kamarku.
Perkataan Dino masih terbayang dalam benak ku membuatku gelisah karna rasa bersalah. Ya aku merasa bersalah karna selama ini aku selalu mengabaikan perasaannya bahkan detik ini aku menyakitinya lagi. Walaupun ini hanya kesalahpahaman, tapi tetap saja melihat Dino yang teramat kecewa membuat ku merasa bersalah. Sungguh aku hanya ingin berteman secara normal dengannya tanpa rasa diantara dua orang yang berbeda jenis."Maafkan aku dino"
—————————-
3 bulan sudah hubungan ku dan Dino tidak juga membaik. Ia selalu menghindar tiap kali aku coba mendekat. Ia menjaga jarak setiap kita terpaksa bersama. Ia menjadikan kita seperti dua orang asing dalam satu kelas yang sama.
Lain dengan Dino yang semakin jauh. Kini, Andra semakin sering mengajak ku bermain, entah aku mau atau tidak dia pasti datang menghampiri ku. Hubungan kita semakin dekat karna semakin banyak waktu kita bersama. Aku bahagia karna dengannya aku bisa sedikit melupakan rasa bersalahku dengan Dino. Tapi aku juga khawatir, karna semakin lama perhatian yang Andra beri terasa berbeda. Aku hanya tak ingin lagi menyakiti hati seseorang, terlebih sahabatku Andra.
"Teruntuk kamu pangeran ku,
Sampai kapankah kamu akan bersembunyi? Tak bisakah kau datang lebih cepat, supaya tak ada lagi hati yang tersakiti."

KAMU SEDANG MEMBACA
Axelia
Romance"Sebelum mengenal mu, hati ini tak tau harus menetap pada siapa? bimbang memilah laki-laki yang mulai mendekat, terbawa arus akan setiap rasa yang diberikan, serta sulit memilih pada satu orang yang tepat." "Namun, setelah mengenal mu, hati ini ding...