22. It's Hurt

1.5K 230 81
                                        

Part ini cukup panjang gaiss.. Dan semoga feelnya dapet yaaa...

***

Malam harinya tepat pukul 6 sore Tiffany menunggu Siwon pulang seperti yang sudah dijanjikannya. Tiffany menunggu lama hingga jarum jam sudah berubah arah menunjuk 7 malam. Tiffany menghembuskan nafasnya berkali-kali, ia melihat meja makan di mana sudah ada beberapa makanan favorite Siwon yang dia buat untuk makan malam mereka, lalu Tiffany kembali melihat arah jam lagi.

Siwon seharusnya sudah pulang, tapi ke mana pria itu pergi? Tiffany ingin sekali menelepon sekretarisnya tapi siapa dia? Tiffany juga ingin meneleponnya tapi ia takut mengganggu pekerjaan pria itu. Hatinya mulai terasa tidak enak dan gundah, Tidak jarang memang Siwon memperlakukannya seperti ini, Tiffany bahkan sudah terbiasa menunggu Siwon hingga larut malam walaupun pria itu tetap tidak peduli akan kesetiaan Tiffany.

Setiap kali Siwon memperlakukannya seperti ini setiap itu juga Tiffany merasa menjadi wanita ter-bodoh di dunia ini. Menunggu Siwon yang sedari tadi tidak terlihat batang hidungnya, membuat Tiffany mati kebosanan hingga memutuskan untuk menyalakan tv, menonton saluran kesukaannya.

Sampai larut malam.

Sampai suara dengkuran halus terdengar di ruangan yang sepi itu.

***

Malam ini keluarga Choi sangat antusias menyambut kedatangan 2 wanita cantik yang sebentar lagi akan sampai di rumah mewah keluarga besar Choi. Kedatangan dua tamu spesial membuat para pelayan menjadi lebih sibuk dari biasanya karena permintaan Nyonya Choi yang ingin membuat makan malam hari ini menjadi lebih spesial dan berharga.

Para pelayan berlalu lalang untuk menyelesaikan tugas mereka masing-masing, para pengawal dan beberapa penjaga rumah juga sudah siap di depan pagar besar keluarga Choi untuk menyambut kedatangan mereka. Saat bunyi klakson terdengar hingga ke dalam rumah, Nyonya Choi langsung berlari kecil ke arah pintu luar dengan senyuman yang sangat lebar.

Pintu pagar terbuka dan para pengawal membungkuk hormat kepada calon penerus keluarga Choi saat Choi Siwon keluar dari mobilnya dan balas membungkuk sebagai tanda hormat. Di sampingnya sudah terlihat 2 wanita super cantik dengan tinggi yang hampir sama dengan kaki yang sangat indah. Siwon menggandeng satu wanita di lengan kirinya dan lengan kanannya dirangkul oleh satu wanita lagi yang terlihat sangat senang menginjakkan kakinya lagi di rumah besar ini.

"Ya Tuhan...! Sayang kau semakin cantik saja." Ucapan pertama yang dilontarkan Nyonya Choi saat melihat kedatangan mereka.

"Ibu tidak merindukanku ya?" Suara lucu di sampingnya membuat Nyonya Choi beralih menatap puteri bungsunya yang semakin cantik dan dewasa.

"Eyyy... Siapa yang bilang kalau Ibu tidak merindukanmu, puteri kecilku? Ibu sangat merindukanmu, kemarilah sayang."

Mendapat respon manis dari sang Ibu membuat wanita itu tersenyum haru dan ikut membalas pelukan hangat seorang Ibu. Sungguh, tidak ada yang bisa mengalahkan kehangatan pelukan Ibu.

Choi Sooyoung adalah Adik bungsu dari Choi Siwon, gadis itu menetap di Jepang karena profesinya yang mengharuskannya untuk berpisah dari keluarganya.

"Sayang, senang bisa melihatmu kembali. Terakhir aku melihatmu sekitar dua tahun lalu saat kau menjadi model untuk perusahaan ku." Nyonya Choi melepas pelukannya dari Sooyoung dan beralih menatap wanita satu lagi yang sedang digenggam Siwon. Liu wen.

BECAUSETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang