Terlepas (akhirnya)

2.6K 83 1
                                    

Assalamualaikum Akhi dan Ukhti
Aku kembali lagi nih,semoga ceritanya dapat kalian sukai ya
Amiin.....















#Andika
Hari ini akan menjadi moment dimana aku akan melepaskannya, gadis yang selama ini telah aku pacari selama 4 tahun. Yah, aku sudah menghubunginya tadi untuk ketemuan di cafe tempat biasa kami bertemu.Aku sudah membuat planning jauh jauh untuk melepas gadis itu.Karena aku yakin sekali untuk memutuskan wanita itu,bukanlah suatu hal yang mudah.Aku sudah mengenal Vania selama 4 tahun,dan aku sudah tahu betul bagaimana sifat keras kepalanya.
Aku menunggunya sambil menikmati kopi yang telah aku pesan sebelumnya.Sekitar 10 menit kemudian, dia nampak datang dengan memakai yang begitulah kalian pasti tau bagaimana seorang model seperti Vania,yang kesehariannya memakai baju baju yang terbuka.Dia kira mungkin aku akan tergoda lagi dengan pakaiannya yang seperti itu.
Dulu,mungkin aku akan tergoda  dengan hal baru seperti itu.karena kuakui dulu aku suka main wanita.Bisa dibilang aku dulu seorang playboy tingkat kakap.Bahkan Zico,sahabatku sekaligus sekretarisku dikantor hampir setiap hari menasihatiku untuk berhenti bermain wanita,tapi nasehatnya hanya kuanggap sebagai  angin lewat saja.Sampai akhirnya aku bertemu dengan Vania.Saat itu juga,aku berhenti bermain wanita,karena aku merasa puas dan sudah terlanjur jatuh cinta dengan wanita itu.Sehingga aku tidak tega untuk menduakannya.Lagipula siapa sih yang nggak mau dengan Vania yang saat itu sedang naik daun karena bakat modelnya itu.
 Tapi sekarang,aku tidak akan tergoda lagi dengannya,ada hati yang benar benar harus aku jaga saat ini.Ya,hati seorang bidadari surgaku.Vania datang menghampiriku dan dengan PD-nya dia mengecup pipi kananku.Sontak aku kaget ,tapi aku pura - pura biasa saja.
"Hai sayang ,kamu udah lama ya nunggunya.maaf aku tadi ada urusan sebentar."
"Iya.nggak papa kok.duduk"
"Memangnya kamu ngapain sih ngajak aku ketemuan sekarang,emang ada yang penting ya yang"
"Iya ada hal penting yang harus aku omongin ke kamu"
"Apa?"
"Entar nanti dulu.Aku juga ingin kasih kamu kejutan.Jadi kamu siap siap ya."
Kulihat wajah Vania menjadi sangat sumringah.Aku hanya tersenyum melihatnya.Kemudian,aku menutup matanya dengan selembar kain yang telah aku persiapkan disana.Setelah itu,aku menyalakan LCD lalu memutar video perselingkuhan Vania.Dengan tenang dan santai,aku membuka kain yang menutupi matanya.
Seketika dia langsung shock saat melihat video perselingkuhannya sendiri.Apalagi dia mungkin menanggung malu karena bukan hanya kami berdua yang ada di kafe ini,melainkan ada juga beberapa orang lain.Setelah video itu selesai,tiba tiba Vania berhambur kepelukanku sambil menangis.
"Andika itu bukan aku,aku yakin itu bukan aku,mungkin ada orang yang tidak suka sama hubungan kita,hingga mereka tega fitnah aku sayang."katanya sambil memelukku dan terus menangis.
Dengan santai,aku segera melepas pelukannya.
"Apa maksud kamu Van ,memang kamu nggak bisa kenalin wajah kamu sendiri ,Hah.Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri kami sedang bercumbu mesra dengan laki-laki itu di Herlando Caffe iya,kan?"Kataku dengan suara yang agak tinggi.
"Nggak Dik,itu bukan aku."
"Stop Vania,selain itu kamu juga masuk privat Room kan?apa kamu masih mau ngeles lagi?"
"Dik,itu nggak seperti yang kamu kira.Aku bisa jelasin semuanya."
"Nggak.nggak ada yang perlu dijelasin lagi , semuanya sudah jelas.Intinya kamu itu selingkuh.Ngerti?dan mulai sekarang aku mau kita akhiri hubungan ini".
"Aku nggak mau Dik.Aku nggak mau putus sama kamu.Aku cinta sama kamu Dik."
"Nggak mungkin "
"Andika,apa kamu sudah mulai jatuh cinta sama perempuan itu?apa ini semua ada hubungannya dengan perempuan itu hah?Aku yakin kamu putusin aku bukan karena aku selingkuh saja,tapi aku yakin seyakin-yakinnya  perempuan itu yang sudah ngracunin fikiran kamu untuk nglepasin aku kan?"
"VANIA....jaga bicaramu.Ini semua tidak ada sangkut pautnya dengan Aisha.Jangan salahkan dia atas semua ini."
"BODOH...asal kamu tahu ya,dia itu nggak sebaik yang kamu kira Andika, Dia itu cuma pura-pura baik,apalagi pakaiannya.Dia berpakaian seperti itu hanya untuk menutupi semua sikapnya yang sok baik itu.Dia itu munafik Dika,kamu nyadar nggak sih?"
"CUKUP VANIA.......Jangan pernah bicara seperti itu lagi tentang Aisha atau aku akan benar-benar benci denganmu.Dan asal kamu tahu ...Ya aku baru sadar kalau aku memang sudah MENCINTAINYA."
Vania kembali menangis saat baru saja mendengar apa yang kukatakan,mengetahui kenyataan bahwa kekasihnya kini sudah mencintai perempuan lain.
"Andika!apa kamu bilang?kamu berani mengatakan kamu mencintainya?apa kamu tidak punya perasaan lagi padaku,Hah.Setelah apa yang kita lakukan selama 4 tahun ini."
"Maaf Vania.Sayangnya perasaanku sekarang sepenuhnya  sudah beralih kepada Aisha,dan maaf aku harus pergi.Dan aku pertegaskan lagi mulai sekarang,kita tidak usah pernah bertemu kecuali dalam ketidaksengajaan,karena aku dan kamu sudah tidak memiliki hubungan apa-apa lagi."
Baru saja aku mau pergi meninggalkannya,tiba-tiba dia mencekal pergelangan tanganku.
"Aku mohon Dik, jangan pernah tinggalin aku.Aku janji aku akan berubah untukmu.Aku janji nggak akan ngulangin kesalahanku lagi.Aku janji tidak akan selingkuh lagi dan akan selalu setia berada di sisimu.Aku akan menjadi wanita yang baik untukmu."kata Vania memelas.
Andai aja sikapmu dari dulu kayak gini Van,pasti hubungan kita nggak akan pernah seperti ini,dan pasti orangtuaku menyetujui hubungan kita.Tapi sayangnya kamu terlambat.
"Maaf Van.Jika kamu ingin berubah,jangan karena aku.Tapi kamu harus berubah karena Allah.Dan jangan pernah lagi mengumbar kata-kata janji jika kamu belum mampu untuk memenuhinya.Satu lagi,maaf aku tetap tidak bisa kembali denganmu,karena aku tidak mau menyakiti hati Aisha."kataku kemudian aku benar-benar pergi meninggalkannya.
Aku kembali kekantor dengan perasaan lega.Akhirnya aku sudah terlepas dengan jeratan wanita itu.Dan sekarang aku bertekad untuk fokus kepada seseorang yang setiap saat selalu ada di sisiku dengan penuh kesabaran dan ketulusan cintanya.Ya dia istri Sholehah ku.
Sampai dikantor,aku langsung memeriksa berkas-berkas yang kemarin tidak sempat aku periksa demi membututi wanita itu.Aku melirik sebuah foto yang berada di atas meja kerjaku.Aku baru menyadari kalau foto itu masih foto Vania.Dengan cepat aku ganti foto itu dengan foto pernikahanku dengan Aisha.Aku tersenyum dikala melihat foto itu.
Ah,aku jadi ingin segera pulang dan melihat istri cantikku.






Dilain sisi,seorang wanita sedang mengobrak-abrik barang yang ada di kamarnya.Terlihat diwajahnya ,kalau dia sedang marah.Ya siapa lagi dia kalau bukan Vania,gadis itu benar benar marah,bisa-bisanya Andika memutuskannya gara-gara perempuan seperti Aisha.Apasih yang harus dibanggakan dari perempuan itu.Ya jelaslah lebih cantik kan dia daripada perempuan itu.Vania benar benar benci kepada Aisha.Menurutnya,Aishalah yang menyebabkan hubungannya dengan Andika rusak .Dia benar benar tidak terima dengan semua ini.
AISHA,satu nama yang terdaftar menjadi musuh Vania sekarang.













Jangan lupa vote+coment ya.....
Untuk nambah semangat aku buat nulis karya lagi.
Dan jangan lupa buat follow akun aku ya

Terima Kasih🙂🙂❤️❤️.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Cinta Dalam DoaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang