Kriiiiiiiiinnnnnnnnnnngggggggggg......
Alarm yang semalam reza telah pasangpun berbunyi, dengan wajah yang beda dari hari sebelumnya reza mematikan alarm itu. Sinar sang fajar yang masuk melalui celah celah jendela kamar reza membuat rasa hangat yang nyaman dirasakan reza. Entah mengapa hari ini reza merasakan perasaan dalam hatinya berbeda, seperti menggebu gebu tapi kasmaran, yaaa mungkin begitulah jawaban reza jika ditanyai perasaan hatinya sekarang.
Reza mulai beranjak dari tempat tidurnya yang telah ia buat berantakan. Mencoba meregangkan otot otot yang ada dalam tubuhnya mengambil tarikan nafas dalam dalam dan masuk ke kamar mandi.
Seperti biasa , reza menghabiskan banyak sekali waktu di depan cermin yang ada di belakang pintu kamarnya, sibuk memikirkan hal hal yang dipikirnya adalah hal yang dapat membuat dia terlihat lebih tampan, ditambah lagi ia ingin berpenampilan perfect depan pacar barunya. Tak bisa dipungkiri, salah satu faktor pendukung suasana hatinya yang begitu menggebu gebu tapi kasmaran adalah karena ia telah berpacaran dengan luna. Perempuan yang bisa membuat dia jatuh cinta dengan amat sangat cepat.Reza tengah bersiap untuk pergi kesekolah, dan karena sekarang dia telah berpacaran dengan luna otomatis dia akan menjemput luna terlebih dahulu.
Reza pun memacu motor sportnya dengan agresif, perasaan menggebu gebu membuat adrenalin yang ada di tubuhnya meningkat , ia sudah tak sabar ingin bertemu luna.
Motor reza telah berhenti tepat depan pagar rumah luna, reza pun tanpa ragu membunyikan klakson untuk memberi tanda ke luna. Sekitar 10 menit reza menunggu, tak ada tanda tanda bahwa luna ada dalam rumah itu, dan akhirnya reza memutuskan untuk mencoba mengetuk pintu rumah luna, dan tak lama terbukalah pintu rumah itu dan reza melihat melihat perempuan tua yang reza perkirakan bahwa itu adalah ibu dari luna.
"Pagi tante, luna nya udah berangkat kesekolah yaa?? " tanya reza
" luna?? " jawab ibu itu
Seakan tak mengenal nama itu, seketika ibu itu kembali menutup pintu rumahnya. Reza yang hanya terpaku melihat reaksi si ibu tadi mulai bertanya-tanya, sebenarnya ada apa ini?
Sementara reza sibuk dengan puluhan pertanyaan yang muncul dalam kepalanya, tiba tiba klakson motor reza berbunyi dan itu membuat reza tersentak kaget dan seketika menoleh kearah motor sportnya.
Rupanya luna yang tengah duduk manis dan telah berpakain lengkap yang membunyikan klakson motor reza tersebut. Dengan senyuman yang begitu hangat, luna memberi isyarat kepada reza untuk segera menghampirinya, reza pun segera berjalan menuju luna.
"Kamu dari mana? " tanya reza
"Itu tadi aku habis beli roti di toko seberang jalan, udah lama yaa nunggunya? " jawab luna
" yaudah ayooo berangkat, entar terlambat lho" tambah luna
Rezapun mengiyakan ajakan luna tersebut dan segera memacu motor sportnya menuju sekolah.

KAMU SEDANG MEMBACA
Khayalan
Romanceapa jadinya jika seseorang yang kamu cintai tiba-tiba menghilang tanpa pernah kamu mengucapkan rasa yang kamu pendam selama ini?? penyesalan?? itu pasti. Tapi itu semua mempunyai alasannya masing".