"Jalan"
Ieko mulai menanyakan pertanyaan yang menyinggung sesuatu.
"Mil..?
"Kenapa..?
"Dengan siapa kau duduk dikelas?Dia tidak menyangka bakal ditanya Ieko seperti ini.
"Um.. itu iya aku tidak akan menyebutkannya."
"Ternyata memang sebangku dengan Gadis itu yah.""Begitulah"
"Apa kau merasakan yang aneh-aneh setelah sebangku dengannya?
"Tidak ada aku akan terus menjaga jarakku dengannya..
"Ada apa kau menanyakan itu?"Waktu lewat lorong sekolah kau tiba-tiba terjatuh. Apa itu., Uhm tidak ada yah?"
Mila berbohong untuk mengelabuhi Ieko.
"Bukan apa-apa.. Aku tahu tidak akan melanggar peraturan itu.""Begitu ya..
"Iya.. Istirahat tadi kenapa kau tidak ada dikantin dengan kami?" Lanjut Ieko.
"Aku keperpustakaan bersama teman kelasku." Mila terus-terusan melanjutkan kebohongannya.
Walau sebenarnya dia sangat gugup dengan pembicaraan itu.
"Bersama Rina itu maksudmu?""A.. Um iya, bersama mereka."
"Pas stirahat Aku malah makan bareng temanmu Nofran sama yang satu lagi dikantin."
"Nofran itu yah.. mengapa dia menghampiri mejamu?
"Entahlah dia dengan beraninya mendekati teman dari teman perempuannya yang baru saja dia temui sekali.""Hee.. bukannya dia malah sengaja Ia mau mendekat denganmu."
"Apa-apaan itu.. Huhh""Biarin aja dia bukan juga playboy kok, aslinya dulu dia cowok cupu yang memang seperti itu."
"Dulu pas ditembak cewek juga dia gak ngerti balasnya sampai-sampai beneran gak Dia balas Hahha.. Ampun deh."Ieko sedikit tersenyum mendengar cerita itu. Setelah mau berpisah Ia mengatakan pada Mila;
"Mil kalo ada apa-apa lebih baik kau ceritakan padaku juga sebagai kawan Yah? begitu juga denganku. Janji?!"
Ieko mengatakannya sambil mengacungkan jari kelingking.
Mila menyambut ajakan itu, Tapi Dia barusan berbohong kedua kalinya."Baiklah"
Hari itu telah berakhir. Mila mendapatkan kejadian tak biasanya di atas atap.
Banyak yang akan dia cari tahu besok hari.Esok hari disekolah '
Mila langsung menatap kearah gadis itu dari depan kelas.
Geng Rina langsung mengajaknya masuk."Mila..." Tegur Rina.
Ekspresinya sedikit menurun saat dihampiri mereka. Mila berkata dalam hatinya;
"Astaga orang-orang ini mengapa sih sesekali saja tidak memanggilku begitu.""Kenapa Mil..?"
"Umm? tidak ada apa-apa."
Rina menegurnya karena melihatnya sedikit melamun.Mila masih menoleh sedikit-sedikit ke Gadis sebangkunya itu. Rina tidak banyak bertanya lagi dengannya, dari tadi Dia melihat Mila memlerhatikan gadis dibangkunya.
"Hmm.. ya sudah Mil kami mau ketempat sebelah dulu!"
"Oh, iya Rin.."
Perkataan Rina yang sebentar tadi cuma diiyakan saja oleh Mila. Mila berangkat terlalu pagi, kelas sedang sepi tidak ada orang yang berdekatan langsung di bangku mereka.Mila mengeluarkan isi tasnya, buku, pena lalu menulis diselembar kertas.
"Hai"
Gadis itu membalasnya.
"Mengapa harus bersapa pagi-pagi begini?"
Dia menjawab kertas itu. Mila terus saja menekannya.
"Sudahlah. sesekali aku ingin membuat obrolan pertama denganmu."Ia menulisnya dengan lambat.
"Aku tidak tahu menanggapi hal seperti itu."
"Kalau begitu balas dulu ' Hai ' ku.""Hai juga."
"Mengapa kau terlalu sering diam begitu."

KAMU SEDANG MEMBACA
Demon&Angel
Mystery / ThrillerMenceritakan dua cerita berlainan antara manusia dan guardian, dan gadis yang dirasuki kekuatan gelap, bagaimana malaikat dan iblis bisa hidup dalam diri seseorang. kisah yang terus-menerus itu berenkarnasi di kehidupan manusia dari ribuan tahun lal...