ー ー ー
"Kami ingin menanyakan hal serius padamu."Mila terkejut dengan pertanyaan itu.
Wajah tenang itu menjadi tegang, Dia akan mengira kalau yang akan ditanyakannya tentang Viona."Apa kau..?
Kata-kata itu tertarik sedikit dari mulut Nofran. Mila sedikit gugup ingin berbuat apa. Dia menebak Nofran akan menanyakan tentang pertemanannya dengan Viona.
-----------
"Ehmm, bukan--
"Mengapa kau malah berteman dengan Rina?"Nofran mengubah pertanyaannya.
Pikiran yang mengarah tak beraturan itu lepas sejenak dari Mila. Seberapa mengagetkan hal itu, Mila hampir terbawa arus yang Ia pikirkan."Apa salahnya kalau aku barusan berteman beberapa hari dengannya, lagian kami belum benar-benar akrab."
"Baiklah bukan masalah jika kau cukup berteman dengannya, tapi. Jangan hiraukan perkataan kami padamu oke?"
"Yah.. yah, aku masih dengerin kalian."
Mila menunduk, terlihat seperti memikirkan sesuatu."Baguslah,
Jawab nofran kembali, tapi.."Kau terlalu khawatir padaku."
Mila masih menyambung percakapannya. Kata-kata itu dilontarkannya untuk menyinggung perkataan Nofran.
Nofran terdiam sebentar dan menarik keputusan kata-katanya."Itu benar... Karena setiap kali kau bertindak tidak ada yang tidak bisa dikhawatirkan."(Nofran)
Semua terkejut mendengar kata-kata itu."Aku bisa membuat pilihanku sendiri karena itu apa itu yang ingin kau khawatirkan?"
"...
Nofran hanya diam."Kau terlalu memperhatikan orang lain."
Perkataan itu terdengar oleh semuanya. Apa itu hanya kekesalan Mila dengan Nofran.
"Aku tidak bisa menjelaskannya kalau kau bertanya seperti itu."
Tutup nofran dengan kata-katanya.ー ー ー
Matahari mulai bergerak tenggelam. Suasana jingga mulai menjadi gelap menggantikan siang.
Rangga memandangi langitnya.
Mereka semua masih belum berniat bergerak dari rumah Ieko."Nofran,~
Bisik Rangga dari jauh."Kalau begitu apa kau pernah berteman dengan sebangkumu?"
‘ Deg.. !
ーItu.,
Pertanyaan itu membuat mila cemas, Nofran begitu mendadak melontarkannya sampai-sampai Mila sulit berpikir tenang menjawabnya. Reaksi jantung Mila memanas."Aku..
Mila mengubah-ubah lirikan matanya.
Semua terlihat tenang menunggu jawaban Mila. Pandangannya mengarah ke Ieko yang memasang ekpresi serius padanya."Tidak, Aku tidak pernah melakukannya."
Jawab Mila tegas.
Nofran mengaambil pundaknya sambil berkata;
"Ini bukan cuma untuk dirimu.""Aah.., '
Dia kembali melirik ke Ieko.
"Aku benar-benar serius. Murid sekolah harus menuruti peraturan itu bukan? sebelum menjadi murid disana. karena itu aku juga mengerti aturan khusus itu, aku pasti tidak akan mengingkarinya. Aku bersungguh."
Jawaban Mila benar-benar meyakinkan.
Mata Nofran terus menatapinya, mencari kejanggalan pada reaksi sekecil apapun."Baiklah.. Ku rasa aku saja yang terlalu mengkhawatirkan hal itu denganmu."
ー ー ー
Hari mulai gelap, lampu jalan mulai memberikan penerangan.
Ieko:
"Sudah gelap, kalian sebaiknya pulang, lampu jalannya udah mulai menyala."Nofran:
"Apa kau ingin pulang?
"...
(Mila belum menjawab)
Aku bisa mengantarmu malam begini.""Tidak usah, aku akan pulang sendiri."
Tolak mila dengan tenangnya.
Semua meninggalkan tempat,

KAMU SEDANG MEMBACA
Demon&Angel
Mystery / ThrillerMenceritakan dua cerita berlainan antara manusia dan guardian, dan gadis yang dirasuki kekuatan gelap, bagaimana malaikat dan iblis bisa hidup dalam diri seseorang. kisah yang terus-menerus itu berenkarnasi di kehidupan manusia dari ribuan tahun lal...