Hari ini ada jadwal shooting Run BTS!. Semua sudah sibuk bersiap-siap untuk jadwal hari ini. Tetapi Y.n yang berprofesi sebagai asisten pribadi BTS malah masih sibuk bergulat di mimpinya
"Mana mbak Y.n?" Tanya Namjoon
Jin yang sedang menata rambutnya menjawab
"Masih tidur gantenk. Bangunin sana" titah si tampan
"Kok aku? Ga sopan masuk kamar ciwi sembarangan. Nanti kalau dia cuman pakai kemben sama kancut doang gimana? Nanti kalau aku khilap, siapa yang salah?" Ujar Namjoon 1000 alasan
"Titid mu yang salah. Hoseok, bangunin dia sana. Gimana sih? Dia yang asisten, kita yang sibuk bangunin dia"
Hoseok yang sedang memilih stelan gantengnya mendengus kesal karena disuruh
"-hyung ajalah. Kan nanti rambutnya diperbaiki sama staff kita juga" kata Hoseok
Taehyung yang baru tiba dalam percakapan menawarkan diri
"Biar aku saja yang bangunkan dia"
"Nah, tuh Taehyung" ucap Hoseok dengan fokus masih kepada stelan gantengnya
"Permintaan banyak. Bili ini hying, misik ini hying, biyirin yi hying. Disuruh susah"
Jin meninggalkan Namjoon, Hoseok dan Taehyung dengan raut wajah kesalnya
"Mampus, mamak marah. Tu lah kan, makanya kalo disuruh tuh langsung" kata Namjoon menakut-nakuti Hoseok
"Hah? Salah aku pula? Kau yang disuruh pertama kali, banyak alasanmu. Lagian juga si Taehyung bukannya langsung pergi bangunin Y.n"
"Kok salahku? Jin-hyung yang langsung semangat gowes. Aku juga yang kena" ucap Taehyung dengan raut wajah sedih tak terima
Akhirnya mereka pun saling tuduh menuduh kayak anak-anak
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tok tok tok
"Mbak brooo.....bangun mbak brooo......matahari terbit dari barat nih"
Sudah ada sepuluh menit Jin bertengger di depan pintu kamar Y.n, namun yang di panggil tak kunjung keluar
Jin mencoba untuk membuka pintu, namun terkunci
"Y.n! Bangun woi! Nanti telat! Astaga.....kebo nya...."
Jimin yang mendengar suara Jin ribut-ribut, datang menghampirinya
"Apasih -hyung. Pagi-pagi ngajak ribut, habis makan permen m*lki*ta pasti"
Jin dengan wajah kesalnya menatap Jimin yang membuatnya semakin kesal
"Baru datang dimarahin, ngajak berantem?"
"Malah ngiklan. Kenapa? Si Y.n lum bangun?" Tanya Jimin
Jin mengangguk sambil mengetuk-ngetuk pintu kamar
Tak lama kemudian, Y.n keluar dengan baju dan hidungnya yang mengeluarkan darah.
Jin dan Jimin awto panik
Jimin nyari tissue buat lap hidung Y.n yang masih mengeluarkan darah, sedangkan Jin nuntun Y.n balik ke kamar
"Kenapa hidung mu?! Kenapa tidak memanggil kami?!"
Teriakan Jin mampu mengundang satu komplek. Di depan pintu sudah bertengger 5 orang mahkluk tampan dengan wajah yang masih mencerna apa yang terjadi
"Tidak papa Jin. Ini bukan masalah yang serius"
"Bukan masalah serius darimana ha? Ga ada orang mimisan sampe banyak kayak gini" kata Jimin sambil membantu Y.n menutup hidungnya dengan tissue
KAMU SEDANG MEMBACA
I See The Future (KTH Ft. BTS×Reader)
FanfictionNp : FF BTS pertamaku. Pernah dipublish, tapi aku unpub lagi, hehe :v •Non-Baku •Ke GaJe-an yang teramat sangat •Jokes Garing •Bahasa campur aduk Ketika hari itu, dimana kalian (Y.n) menyelamatkan tujuh pemuda itu dari peluru panas yang akan menembu...
