13.

718 99 11
                                    

Y.n dan Jimin sudah dalam perjalanan menuju rumah orang tua Jimin. Tenang, dia sudah minta izin sama ayang. 

Jimin kembali menempatkan bokongnya di samping Y.n

"Sudah lega?" tanya Y.n dengan maksud meledek

"Jangan meledekku. Oh iya, kau mau?" 
Jimin menawarkan permen yang disimpannya di saku. Y.n menatap permen itu dengan curiga

"Kau tidak mencurinya dari WC, kan?"

Jimin menyikut lengan Y.n pelan
"Lihat, kau terus saja meledekku. Ini sudah kubawa sejak tadi"

Y.n tertawa. Ekspresi Jimin membuatnya merasa gemas. Jimin ini akan menjadi incaran tante-tante muda diluar sana, Y.n berjanji akan menjaga pria ini dengan segenap jiwa

"Aku mengantuk" ucap Jimin

"Ya tidur, malah curhat"

Jimin menyandarkan kepalanya di pundak Y.n. Sedikit canggung, ditambah lagi dia merasa bersalah karena membiarkan pria lain tidur di pundaknya, bagaimana perasaan Taehyung jika tau Jimin bertingkah seperti ini padanya?
Dia juga tidak mungkin menolak, Jimin akan curiga nanti. Y.n hanya bisa meminta maaf kepada Taehyung dalam hati.







.

.

.

.

.


Taehyung duduk di meja dapur, menatap ponselnya yang menampilkan lockscreen. Dia menunggu pesan dari pacarnya.

"Siapa tau dia tidur. Jangan menunggunya seperti orang gila"

Atensi Taehyung berpindah pada -hyung tertuanya yang kini sedang menuangkan air ke dalam gelas

"Dia pergi jauh berdua saja bersama Jimin, -hyung. Aku benar-benar khawatir"

SeokJin bersandar dan menatap Taehyung pasrah
"Ini alasannya kenapa PD Bang melarang kita untuk memiliki hubungan istimewa dengan anak itu" 

"Ya gimana, udah terlanjur sayang, udah terlanjur cinta, udah terlanjur pacaran" Taehyung membela diri

"Bukan terlanjur, kau saja yang bebal"

"Siapa bebal?" tanya Yoongi sembari membuka kulkas

Jin memandang Taehyung dan dibalas wajah sebal

"Masalah apa?" tanya Yoongi

"Kepo" jawab Taehyung yang kembali menunggu pesan dari sang pacar

Yoongi menatap kertas sambil bersenandung, Jin yang disebelahnya ikut melihat isi kertas itu

"Lirik baru?" tanya pria dengan bahu yang lebar itu

Yoongi mengangguk
"Lirik yang kukerjakan bersama Y.n"

Mendengar nama pacarnya disebut, antena bucinnya terpanggil

"Kapan? Berdua saja? Dimana?" tanya Taehyung bertubi-tubi

"Sudah lama, di studio ku. Liriknya belum kami lanjutkan, Y.n terlalu sibuk. Aku akan melanjutkannya dengan Namjoon nanti"

Taehyung menghela lega. Akhirnya pacarnya tidak harus berurusan dengan Yoongi 

Tak lama kemudian, Taehyung menerima chat  dari kekasihnya. Dengan sigap dia membuka dan membalas pesan online pacarnya itu

"Kutebak, pasti chat dari Y.n" celetuk Yoongi yang membuat suasana seketika menjadi canggung

I See The Future (KTH Ft. BTS×Reader)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang