Siapa sangka? Ditengah kisah manisnya kehidupan Delta dan Lovely yang sudah berjalan selama hampir satu tahun lebih, sosok dari masa lalu Delta justru malah muncul tanpa diduga. Membuat Lovely dihantui rasa penasaran tentang siapakah sosok yang kini...
Pagi-pagi sekali sebelum berangkat ke kafe, Lovely menyempatkan diri untuk mengunjungi apartemen kekasihnya. Seusai diberitahukan Fedrik semalam perihal Delta yang mabuk dan meracau tidak jelas di depan pub yang sering kedua lelaki itu datangi, Lovely pun mengarahkan Fedrik supaya membawa tunangannya itu ke apartemen. Sengaja, biar Alfa tidak perlu tahu mengenai kondisi adiknya. Karena seandainya pria itu tahu, Lovely khawatir kalau Delta akan diomeli habis-habisan oleh Alfa pada pagi harinya. Dan setelah itu mereka berdua akan terlibat percekcokan yang mengakibatkan keduanya saling berseteru.
Alhasil ketika pagi datang, Lovely pun buru-buru beranjak dari kasur dan lekas membersihkan diri agar ia bisa segera menemui kekasihnya yang sejak semalaman cukup berhasil membuat dirinya tak nyenyak tidur. Hingga akhirnya, berdirilah Lovely sekarang di dalam sebuah lift yang tengah bergerak naik menuju lantai di mana unit milik Delta berada.
Tak lama kemudian, gadis itu pun tiba di depan pintu unit Delta. Setelah menekan 6 digit kata sandi yang selalu ia ingat, pintu pun terbuka. Suasana sepi lantas menyambut kedatangannya, Lovely tebak kekasihnya pasti masih betah bergumul di atas tempat tidur. Untuk sesaat, gadis berbibir pink itu menghela napas.
Seusai menaruh tote bag merah mudanya ke atas sofa ruangan tengah, kini Lovely melangkah menuju pintu kamar Delta. Sesampainya di sana, tangannya pun mulai terulur guna menarik pegangan pintu berwarna coklat jati tersebut. Ketika pintu berhasil didorong terbuka, Lovely pun menemukan kekasihnya tengah meringkuk membelakangi posisi pintu dalam keadaan topless. Lagi-lagi, gadis itu mendesah berat.
Tidak ingin mengganggu waktu tidur sang kekasih, Lovely kembali menutup rapat pintunya dengan pelan. Kemudian, ia pun mengayunkan kedua kakinya menuju mini kitchen guna membuat sesuatu untuk menu sarapan Delta saat terbangun nanti. Membuka pintu lemari es, Lovely pun mulai mengeluarkan satu persatu bahan-bahan mentah yang akan ia masak.
***
"Selamat pagi?" sapa Lovely di detik pertama Delta membuka mata.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ya, saat ini gadis itu memang tengah duduk bersandar di samping kekasihnya yang baru terjaga. Pasca membuat sarapan, gadis itu memutuskan untuk menunggu Delta terbangun di atas ranjang yang juga lelaki itu tempati.
"Sayang? Kamu ada di sini?" seru Delta dengan suara serak khas orang bangun tidurnya, menatap gadis di hadapannya dengan satu mata yang dikucek pelan.