Jumpa

233 18 0
                                    

Jeon Jungkook x Kim Taehyung

Fantasi romansa

Rate : T

Voment woii

$#$#$#$#$#$#$

Mata coklat terangku mejelajah, mencari setitik cahaya. Namun gelap! Hanya itu yang ku terasa. Aku kalut, terus menelisik mencari setitik sumber Cahaya yang bisa menerangi kegelapan ini.

Aku berteriak! Namun hening, aku tak dapat mendengar suaraku sendiri. Apa yang terjadi sebenarnya? Aku dimana? Tempat apa ini?.

Kaki kurusku terus ku langkahkan sembari tangan ku terus meraba sekitar. Aku dapat mendengar sesuatu. Namun rasanya sangat kecewa karna yang ku dengar ternyata suara derap langkahku sendiri.

Aku terus melangkah mencari ujung tempat ini. Kegelapan yang menyilimuti perlahan seolah menggerogotiku. Rasa takutku bertambah kuat mata ku yang tak bisa melihat apa-apa ku katupkan erat-erat.

Tiba-tiba cahaya terang menembus retinaku. Memberikan rasa silau yang menyebalkan. Aku dapat mendengar suara langkah sepatu seseorang, penglihatan ku mulai berfungsi walau tak terlalu jelas karna cahaya silau tersebut.

Aku dapat melihat seluit wajah pria dibalik cahaya tersebut. Dengan hidung yang mancung dan bibir tipis yang membuatku penasaran.

"Siapa itu! "Hah? Ini aneh, aku bisa bicara lagi. Aku berkata 'siapa itu' tadikan. Sungguh ini benar-benar aneh.

Pria itu berjalan santai kearahku, mataku membulat melihat pria itu. Wajahnya! Sempurna. Aku tak bohong! Sudah kubilang kan kalau dia memiliki hidung yang mancung dan bibir tipis. Ditambah kenyataan mata tajamnya yang membuat ku akan gila.

Nikmat tuhan yang tak dapat kudustakan.

"Hai! "Sial, suaranya lembut memabukkanku. Bagaimana bisa ia menyapaku disaat sekarang ini. Wajahku panas, sepertinya merah karna malu.

"Ka..kau mengenalku? "Tanya ku dengan gugup, hei ayolah, pertanyaan bodoh macam apa itu. Setidaknya tanya padanya 'apa kau punya pacar' ah, aku ternyata benar-benar gila.

"Tentu, siapa yang tak mengenalmu! "Jawabnya dengan senyum kotak hangat. Apa-apaan dia, curang sekali! Dia membuatku memerah dengan keadaan setenang itu. "Mau ikut dengan ku menjelajah? "Pria yang tak kukenal itu menarik pelan tanganmu. Entah dorongan dari mana aku menerima ajakan dengan anggukan kepala.

"Ingin melihat pemandangan? "

Ia bertanya dengan pandangan mata yang tajam seolah mengatakan tak ada penolakan. Dan aku hanya menurut seperti seekor puppy.

Tbc

Dream (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang