Hari itu
Saat kau tlah sadar tentang sosok diriku
Aku terlalu bahagia
Besar kepala
Lupa segalanya
Hari itu
Saat kau mengakui kesalahanmu
Aku terlalu terpaku
Pada kebahagiaanku
Hari itu
Aku pernah menyakitimu
Sepuluh, hingga seribu
Membuat luka di hatimu
Dan sendu pada wajahmu
Mereka pikir, akulah sang antagonis pada drama yang sadis
Namun hari itu,
Dunia memihak ku
Dan menikam dirimu
Apa kau tahu?
Betapa bahagianya diriku saat itu?
Karena kebenaran juga memihak ku
Tapi saat ini,
aku adalah antagonis pada ceritaku sendiri
Aku tetap menyakitimu
Dengan kebenaran itu
Seribu hingga sepuluh ribu
Aku mengabaikan air matamu
Tak peduli rasa sakit mu
Egois, sungguh tragis
Kau teriris hingga menangis
KAMU SEDANG MEMBACA
Hantu Teks
RomanceWanita pengagum senja yang tak pandai merangkai kata, hanya tulisan tak bermakna yang tak sempat tertuliskan dengan tinta . . . . happy reading
