Gue akan ceritakan langsung dimana gue sekarang berada di kelas 3, bukan kelas 1, kenapa gue nggak ngurutin untuk dari kelas 1 ,2 dan 3. Itu karena kisah di kelas 3 lebih banyak, jadi gue langsung loncat ke tahun 2018.
2018
Rasanya bagaimanaya, sekarang gue udah kelas 3 nggak lama lagi kita tamat, masa masa SMA memang sangat menyenangkan.
***
"Yak, nggak ada hujan nggak ada petir lo tiba2 kayak gitu!" kata gue perhatiin Taehyung.
"Sohyun-ah"kata dia memelas, "we?"kata gue, "Nggak ada, hehehheheh" Kata Tae sambil ketawa dan lari keluar kelas.
Gue pun kejar dia, kita layaknya seorang anak SD, banyak mata yang memandang kita, mungkin pandangan orang2 kita itu layaknya bocah.
"Yak, Kim Taehyung gue bunuh lo" gue lari sambil teriak, tapi langkahku tiba2 terhenti ketika gue melihat dia, ya dia siapal lagi kalau bukan si Jeon Wonwoo itu.
***
Kalau gue lihat semakin hari Wonwoo semakin dekat dengan Jisoo, Dia biacara sambil tertawa, pandang pandangan, dilihat dari tatapan mereka gue rasa mereka itu saling suka.
***
Di luar kelas
Kami sedang mengobrol, kalau begini pasti ada aja yang kami obrolkan, kami ketawa dan banyak hal lagi yang dilakukan. Dan kalian tau? Jeon Wonwoo lagi ceramah dia menceritakan banyak hal, rasanya gue adem ada di tempat itu.
pemandangan itu terlihat lagi dimana Wonwoo dengan Jisoo lagi pandang pandangan, sambil menampakkan senyum. Tiba2 gue nggak mood.
Gue masuk kelas tanpa kata2, gue lihat Taehyung perhatiin gue, tapi dia acuh, mungkin kata dia Sohyun ma biasa kayak gitu.
***
"Oe, lo napa, mukalo kayak gitu?" tanya Tae ke gue, "Nggak ko, emangnya gue kenapa?" tanya balik gue ke Taehyung, "kalau gue lihat dari penampilanlo, lo itu ada masalah dengab hati"kata Taehyung,"apasilo Tae" kata gue dan kembali ke mode awal yaitu menyandarkan kepalaku di meja.
Rasanya gue sakit tapi kok nggak panas, rasanya gue ingin nangis tapi kenapa gue harus nangis, apakah sesulit ini mencintaimu? Molla aku juga nggak tahu.
"Sohyun, gue tahu lo itu lagi cemburukan?" Kata Yerim mengampiriku, "cemburu? nggak la emangnya gue harus cemburu kesiapa?" kata gue berusaha untuk menyembunyikan perasaan gue, " sudahla, gue tahu lo dari tadi perhatiin Wonu sama si Jisoo kan?" kata Yerim, " nggak, nggak gu..e,nggak perhatiin me.reka. kok"kata gue gugup, " sudahla kalau lo emang perhatiin mereka nggak usah hohong kelihatan dari muka lo"kata Yerim dan pergi meninggalkanku
Yerim benar gue nggak pintar nyembunyiin perasaan gue.
***
Waktunya pulang dan kamipun siap2 untuk pulang kerumah masing2.
"Apasih Won"kata Jisoo sambil tersenyum,"nggak kok, hati2" balas Wonu. Jisoo hanya tersenyum dan berlalu meninggalkan Wonu yang juga tersenyum.
Gue perhatiin semakin hari mereka semakin dekat, dan kata anak2 kelakuan mereka itu berbeda.
"Yak, ngelamunya? nanti ke sambet baru tahu lo"kata Taehyung ngagetin gue, "iss Tae, lo emang mau mati ditangan gue" gue marah dan kesal semua bercampur.
kemarahan dan kekesalahanku ini yang jadi sasarannya sekarang adalah Taehyung, setelah kami kejar2an gue singga dan gue nangis, untung disini nggak ada orang hanya aku dan Tae saja.
"Yak, loko nangis, okok gur minta maaf gue emang salah, jadi jangan nangis dong nanti kalau ada orang lihat nanti gue dikira buat macam2 sama lo!" kata Taehyung yang mencoba nenangin gue.
Gue pun nangis sejadi jadinya, gue nggak peduli apa yang dikatakan Taehyung, lebih parahnya gue nangis sambil puku2 Taehyung.
"lo nangis gi, gue mau pulang"kata taehyung yang beranjak dari tempatnya. Gue duduk sambil nangis dan gue lihat dari ekor mata gue kalau Taehyung kembali ke tempat gue.
"Sudah jangan nangis, lap tu air mata, baru kita pulang"kata Tae sambil narik tangan gue dan kitapun pulanh bersama. Disaat begini gue memang butuh Tae walaupun Tae sering bikin gue kesal tapi gue syukur memiliki teman satu kelas kayak dia."Tae terima kasih dan maaf"kata gue memecah keheningan yang terjadi beberapa menit sebelumnya.
"Untuk?" tanya tae yang bingung dengan perkataanku,"Terima kasih karena lo selalu bikin hari gue berwarna dan Maaf gue sering pukul2 lo" kata gue.
Gue lihat Tae hanya tersenyum, tapi kalau di lihat2 Tae lumayan tampan.
Astagfirullah apa yang gue pikirkan Tae tampan?? apa gue nggak salah sebut, nggak2 sambil gue geleng2.
Walaupun ceritanya agak2 gaje tapi gue harap kalaian suka
Akhirnya selesai juga untuk part ini n satu pesan gue jangan lupa vote and coment
Kamsahamida
021101
KAMU SEDANG MEMBACA
Do I LOVE YOU?? (Complite)
De TodoKata Persahabatan lebih baik dari kata pacaran
