16. Kisah Keluarga Nabi

1.2K 145 0
                                        

Kisah tentang penunaian hak bisa kita temukan dalam keluarga Nabi Saw.
marilah kita tengok kisah sayyidah Fatimah , wanita suci yang mendapat gelar sebagai
SAYYIDATU NISA'IL 'ALAMIN.

Suatu kali beliau pernah bernadzar puasa 3 hari , demi kesembuhn kedua buah hatinya yang sedang sakit, Al- HASAN & AL-HUSEIN.
Namun setiap hendak berbuka, datang ke kediamaannya berturut- turut orang miskin,
Mantan tawanan perang dan anak yatim dengan kebutuhan yang sama yaitu meminta belas kasih.

Makanan yang di sediakan untuk berbuka puasa diberikan kepada orang orang ini.
Sementara keluarga Nabi saw ini hanya berbuka dengan segelas air dalam tiga hari puasa nadzarnya.

Pada hari ke empat , Imam ali membawa al Hasan dan Al husein menemui Nabi Saw.
Nabi yang melihat kedua cucunya gemetar karena lapar. Nabi pun kemudian menemui Fatimah di Mihrabnya .

Mata putri kesayangannya terlihat cekung.

Nabi Saw memeluk putrinya dan berdo'a ":

" Ya Allah , Tolong lah Keluarga Muhammad yang hampir kelaparan ini ."

Peristiwa inilah yang ahir nya turunnya ayat al - Ihsan (5-12).

Diriwayatkan dalam Bukhari tentang kedatangan seseorang yang bertamu kepada Rasulullah saw .
Ia berkata bahwa dirinya sedang dalam keadaan lapar dan ingin dijamu oleh beliau.

Nabi yang tidak pernah menolak permintaan orang lain ini pergi menemui istri istri beliau untuk menanyakan apakah ada makanan yang bisa di makan .
Ternyata yang ada hanya air.

Kemudian Nabi pun mengumumkan di depan sahabatnya , " Siapakah di antara kalian yang mau menjamu tamuku ini ,?

" Aku siap , Wahai Nabi , " Seorang sahabat dari kalangan Anshar berkata.

Ia pun lalu membawa tamu Nabi Saw ke rumah nya.
Setelah sampai di kediaamannya , sang istri berkata bahwa dirumah tidak ada makanan selain makanan untuk anak anaknya .
Bahkan untuk si suami juga tidak ada.
" kalau begitu, coba tidurkan anak anak dan matikan lampu.
Saya akan berpura pura makan bersama tamu ini." Katanya kepada istrinya.

Setelah makanan di siapkan , sahabat anshar mempersilahkan tamu Nabi saw untuk makan sembari memadamkan lampu sehingga seolah olah si tuan rumah ikut juga makan bersama sang tamu.

Perbuatan sahabat Nabi ini mendapat pujian langsung dari Allah swt lewat Rasulullah saw yang berkata ;
' Allah sangat bangga dengan perbuatan kalian berdua tadi malam itu.
Kemudian Allah menurunkan Firman Nya :

( ويؤثرون على انفسهم ولوكان بهم خصاصة '
ومن يوق شح نفسه ؛
فأولئك هم المفلحون . )

' Dan mereka mengutamakan ( orang - orang Muhajirin ) atas diri mereka sendiri , sekalipun
Mereka dalam kesusahan .
Dan siapa yang di pelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung.
( Al- Hasyr -( 59-9 )

Kisah lain tentang kemuliaan Hati Nabi Saw terpapar dengan jelas saat beliau menerima pemberian seorang perempuan berupa kain tenun.
Baru saja dikenakan oleh beliau,
Datang seorang sahabat meminta selimut tersebut.

Para sahabat lain yang melihat kejadian ini merasa tidak senang sebab mereka tau Bahwa Nabi sangat jarang memakai kain yang baru, dan Beliau Saw tidak pernah menolak permintaan orang lain .

Namun sahabat yang meminta kain Milik Rasul ini berkata kepada orang - orang di depannya ,
" Demi Allah, aku tidak meminta pakaian ini kecuali akan  aku jadikan sebagai kafanku. "
( HR. BUKHARI)

Demikianlah kisah perjalanan mulia dan luhur yang dilewati oleh Rasul dan para sahabatnya.
Mereka hidup dalam suasana kebersamaan , solidaritas, dan
Persaudaraaan .

Bagaimana dengan kita... ??

Sayyidah FatimahCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang