HAPPY READING..
Sorot sinar matahari mengusik ketenangan Lisa . Ia mulai bangun dari tidurnya dan kepalanya terasa pusing karena terlalu lama pingsan. Ia meneliti isi kamar tersebut, ini bukan kamarnya lalu ini kamar siapa ? Itulah yang ada di otaknya sekarang, dan ia bingung apa yang terjadi pada dirinya kemarin.
Ketika ia masih meneliti seluruh isi kamar yang berbau khas seorang pria , Tiba tiba pintu kamar terbuka dan menunjukkan sosok pria yang tampan, hidung mancung, dan sorot matanya yang tajam. Pria itu bernama Axel.
Axel masuk ke dalam kamar tersebut dan berjalan ke arah nya. Mereka saling beradu tatap
“Kenapa aku bisa disini” Tanya Lisa tanpa takut sedikit pun.
“Kamu akan tinggal disini bersamaku dan kamu harus patuh dengan semua perintahku” Ucap Axel dengan tegas
“Aku punya pekerjaan sendiri, dan aku juga punya rumah. Kenapa aku harus patuh denganmu, aku bukan pembatumu” Ucap Lisa dengan sarkas.
“Sudah ku bilang, kamu akan tinggal disini. Jangan membantah perkataan ku dan ingat jangan coba-coba kabur” Jawab Axel dengan tanda peringatan
“Aku tidak peduli dengan semua ucapanmu” Teriak Lisa.
“Jika kamu tidak mau tinggal disini, Dasha temanmu adalah taruhannya” Ucap Axel dengan seringainnya.
Lisa mematung dengan perkataan Axel yang membawa nama Dasha sahabatnya . Lalu Axel meninggalkan Kamarnya. Lisa masih berdiam diri di kamar, ia memikirkan cara untuk kabur tanpa sahabatnya dilukai oleh Axel.
Pintu kamar terbuka kembali, pelayan di Mansion masuk dengan membawa nampan yang berisi makanan dan minuman.
“Nona, ini sarapannya” Ucap pelayan tersebut.
Lisa mengangguk. Setelah pelayan keluar dari kamar tersebut, Ia menatap makanan itu. Sebenarnya ia sangat lapar, tapi ia tidak mau makan. Dan akhirnya makanan itu tidak tersentuh sedikit pun.
Pagi, Siang, Sore, Malam.
Makanan di ganti berkali kali. Tapi Lisa tak memakannya, ia hanya berdiam diri di tempat tidur.
Axel yang telah pulang dari kantor langsung masuk ke dalam Mansionnya. Kepala Mansion menyambut tuannya untuk makan malam. Tetapi dirinya ingin membersihkan diri terlebih dahulu lalu makan malam. Setelah selesai makan, ia menanyakan pada pelayannya apa Lisa sudah makan dan jawaban nya dari pelayan itu membuatnya geram.
PRANG....
Axel yang tak bisa mengontrol emosinya langsung membanting piring dan gelas yang berada di atas meja. Semua pelayan terlonjak kaget, mereka takut akan kemarahan tuannya dan mereka yakin bahwa wanita itu tidak akan baik-baik saja.
Braaakkkk..
Axel mendorong pintu kamar gadis itu dengan keras. Lisa yang mendengar suara dobrakan pintu itu langsung bangun dan terkejut. Ia melihat Axel berjalan menuju arahnya dengan wajah yang seram dan menakutkan.
Ia terkejut saat Axel mencengkeram bahunya dan menyeretnya turun dari ranjang kemudian di hempaskan dengan kasar .
“Apa kamu bosan hidup, sehingga kamu tidak mau makan. Hah ??” ucap Axel dengan nada membentak lalu menarik dagu gadis itu untuk berhadapan dengannya.
“A—ku tidak mau makan. Aku tak sudi makan dan menuruti semua perintahmu” Ucap Lisa dengan gugup
“Oh begitu. Baiklah tak usah makan sampai kapan pun. Aku tidak peduli, tapi kamu harus ku hukum. Karena membuat pelayanku membuang makanan yang kamu tolak”
KAMU SEDANG MEMBACA
MR DEVIL (COMPLETED) TERSEDIA DI DREAME
Mystery / Thriller#1 In WattysAward (25/05/2021 - 12/06/2021) #1 In Making Love (17/07/2019) #5 In Thailand (25/07/2019) #4 In London (08/08/2019) #6 In Kekerasan ( 17/03/2020) #7 In Rich ( 25/06/2020 ) #1 In Milyader ( 04/06/2020 ) Pics : pinterest Axel Matthew Thom...
