Dahyun masuk ke dalam rumah di ikutin dengan Soobin dan Yeonjun terus Taehyun dan Beomgyu di belakangnya dengan keringat dingin di sekujur badan.
"Kalian berdua duduk!" titah Dahyun pada Beomgyu dan Taehyun.
Beomgyu ama Taehyun saling pandang terus mulai duduk di sofa berhadapan dengan sang bunda.
Soobin ama Yeonjun mulai berjalan menjauhi kedua adik mereka itu bersama bunda mereka. Mereka tau kalo saat ini kedua adiknya itu butuh waktu untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.
Tapi tanpa sepengetahuan Soobin, Yeonjun mantau dari arah dapur. Gimana pun juga Yeonjun tuh seorang kakak yang paling tua, dia mana tega adik-adiknya kena marah ama orang tua mereka. Kalo bisa dia aja yang kena marah, adik-adiknya jangan.
Balik lagi ke si Taehyun ama Beomgyu. Kedua Dirgantara itu cuma bisa nunduk nggak berani natep bundanya.
"Kenapa bolos?" tanya Dahyun memulai introgasinya.
Beomgyu ama Taehyun nggak jawab dan cuma bisa nunduk.
"Bunda tanya kalian, kenapa nggak di jawab? Kenapa kalian bolos?" tanya Dahyun lagi.
Nggak ada tuh bunda yang punya senyuman manis nan ramah, kini bunda mereka lagi dalem mode tegas.
"K-kepepet bun," jawab Beomgyu agak gemeteran dikit.
"Kok bisa kepepet?"
"Ada pak Taecyeon bun yang jaga hari ini," kata Taehyun.
"Ya terus?"
"Kita nggak berani masuk, kalo masuk entar di pukul lagi ama pak Taecyeon. Dia kan galak banget bun," kata si Beomgyu.
"Lagian kakak nggak mau masuk ruang BK bun," sambung Taehyun.
Dahyun menghelah nafasnya ketika mendengar alasan anak-anaknya itu.
"Sayang, itu salah kalian kenapa telat. Hukuman apapun yang bakal kalian terima ya kalian harus terima, meski pun itu kalian harus di pukul. Bunda nggak akan marah kalo kalian telat terus kalian masuk ruang BK. Seenggaknya kalian masih mau ngadepin masalah yang udah kalian buat, nggak dengan melarikan diri dari masalah yang kalian buat sendiri. Nggak cuma itu, kalian juga buat masalah baru dengan bolos les juga," ucap Dahyun panjang lebar.
Kedua anak itu semakin menundukkan kepalanya karena merasa bersalah.
"Ayah sama bunda nyekolahin kalian itu biar kalian jadi anak-anak yang sukses, ayah juga udah kerja keras buat ngehidupin kita, kalian nggak kasian sama ayah? Gimana kalo ayah tau? Kalian nggak bayangin gimana kecewanya ayah nanti?" tanya Dahyun.
Beomgyu ama Taehyun lagi-lagi cuma bisa nunduk saat bunda mereka bilang gitu. Mata mereka udah mulai berkaca-kaca menahan tangis.
"Sekarang bunda tanya, apa manfaatnya kalian main tadi?" tanya Dahyun.
Keduanya sontak menggeleng.
"Terus apa ruginya dari kejadian hari ini saat kalian bolos?"
"Kita udah ngecewain ayah sama bunda, ngamburin uang juga, dan buang-buang waktu percuma," ucap keduanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dirgantara Family
FanfictionKehidupan keluarga Dirgantara yang memiliki banyak cerita. Dengan warna yang berbeda di setiap pribadinya. Heboh? So pasti Jangan lewatkan kisah mereka . . . Gue mulu yang kena heran - Yeonjun Ardan Dirgantara Mas yeonjun itu otaknya suka ketingga...
