"Wah pada bawa rombongan nih ke sini?" tanya kang Jaehwan waktu keluarga Dirgantara masuk ke dalem warung sederhana miliknya.
Anak-anak Dirgantara udah pada masuk dan duduk dengan kerusuhan ala mereka. Sedangkan Jungkook ama Dahyun masih di deket pintu tempat kang Jaehwan masak.
"Iya kang, lagi pengen makan nasi goreng kang Jaehwan nih, yaudah jadi sekalian aja rame-rame," ucap Dahyun sambil ketawa pelan.
Mukanya kang Jaehwan tiba-tiba aja jadi sumringah. "Wah Dahyun isi lagi? Ngidam nasih goreng akang lagi nih?"
Jungkook yang ada di samping Dahyun langsung aja tuh natep istrinya dengan tatapan penuh tanya. Dahyun malah senyum sambil ngibasin tangannya.
"Ah akang mah, siapa yang ngidam. Ada-ada aja, orang emang lagi pengen aja kok," ucap Dahyun.
"Ya siapa tau kan, waktu itu juga hamil Yeonjun yah kalo nggak salah, ngidamnya nasi goreng akang, sampe-sampe mas Jungkook rela ke rumah akang malam-malam, mana hujan-hujanan lagi," kata kang Jaehwan mulai nostalgia.
Dahyun ama Jungkook senyum, kalo diinget lagi, rasanya lucu aja kejadian waktu itu.
"Kang Jaehwan masih inget aja, ya namanya juga demi istri kang. Yaudah kang, kita pesen 7 porsi ya," ucap Jungkook.
"Punya ku pedes ya kang," timpal Dahyun.
Jungkook langsung noleh ke arah Dahyun. Tumben banget istrinya ini mau makan yang pedes, biasanya juga nggak terlalu suka pedes.
Jaehwan kasih jempolnya tanda pesanannya diterima.
Dahyun jalan ke arah tempat duduk dimana anak-anaknya berada, meninggalkan suaminya yang terus memandanginya.
"Kamu ngapain berdiri di sana?" tanya Dahyun yang menyadarkan lamunan Jungkook.
Setelah sadar, Jungkook ngikutin istrinya buat duduk bareng anak-anaknya.
"Bunda, entar mas boleh nambah kan, soalnya laper banget," kata Yeonjun sambil pegangin perutnya.
"Boleh, lagian kamu kayaknya suka banget nasi gorengnya kang Jaehwan," canda Dahyun.
"Ya suka lah bun, orang enak, gratis lagi," jawab Yeonjun.
Yang lain pun pada ketawa denger jawaban Yeonjun.
"Ayah curiga kalau kamu sukanya karena dulu waktu hamil kamu bunda ngidamnya nasi goreng kang jaehwan," kata Jungkook.
"Ehh seriusan yah?!" tanya Kai.
"Iya, ayah sampe rela hujan-hujanan demi beli nasi goreng ini. Sampe rela ke rumah kang Jaehwan buat minta masakin, soalnya waktu itu warungnya udah tutup."
"Hahaha mas Yeonjun mah nyusain banget," ledek Beomgyu.
Yeonjun natep Beomgyu nggak suka, yang ditatep cuma cengar-cengir doang.
"Tapi mas kok nggak tau sih bun?" tanya Yeonjun kemudian.
"Ya gimana kamu mau tau, orang kamu di dalem perut bunda," ucap Dahyun.
Sontak semuanya pada ketawa lagi. Menertawakan pertanyaan absurd Yeonjun.
"Terus waktu hamil aa', bunda ngidamnya apa?" tanya Soobin penasaran.
Dahyun diem terus mengingat-ingat momen waktu dia hamil Soobin.
"Waktu itu bunda pengen makan pizza yang langsung dari Italia," ucap Dahyun sambil ketawa geli.
"Wes a' Soobin ngidamnya elit banget!" celetuk Beomgyu.
"Nggak salah kalo Soobin jadi maniak roti," timpal Yeonjun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dirgantara Family
FanfictionKehidupan keluarga Dirgantara yang memiliki banyak cerita. Dengan warna yang berbeda di setiap pribadinya. Heboh? So pasti Jangan lewatkan kisah mereka . . . Gue mulu yang kena heran - Yeonjun Ardan Dirgantara Mas yeonjun itu otaknya suka ketingga...
