7. Yanda

18 4 1
                                        

''Khan, kantin yok'' ajak Livda pada Khanza. Ia ingin segera ke kantin karena cacing di perutnya sudah koar-koar meminta jatah makanan.

''Bentar.. bentar.. nih bentar.. nih.''
Khanza sedang bermain PUBG di Handhphone nya dan tidak sesekali melirik ke arah Livda.

''Eeeh! Khanzaaaaa!'' Livda berteriak.
Seisi kelas melirik ke arahnya.

''Huft!. Yodah ayok aeeegh'' kata Khanza sambil menunduk santai.

Mereka berjalan menuju kantin. Selama perjalanan ke kantin mereka menjadi pusat perhatian semua orang. Terutama para pria yang kagum akan kecantikan Livda.

Mereka sudah terbiasa. Akan tetapi mereka juga kagum kok dengan Khanza yang tak kalah cantiknya dengan Livda.

Mereka berjalan dengan santainya. Hingga seseorang membuat Livda gugup. Yanda. Ia terus memandangi Livda dari kejauhan.

Livda salah tingkah hingga akhirnya Khanza menangkap basah Livda yang cengengesan tidak jelas.

''Lo kenapa?'' Tanya Khanza kepada Livda. Akan tetapi, Livda tidak begitu mendengar ucapan Khanza.

''Woii!'' Teriak Khanza ditelinga Livda hingga Livda terpelonjak kaget.

''Iiiiih, apaan si khan'' ucap Livda tidak begitu keras.

Khanza berlalu pergi tanpa menghiraukan tingkah Livda.

''Kita mo duduk dimana Khan? Ini udah penuh semua'' tanya Livda kepada Khanza yang sedang kebingungan mencari tempat.

Hingga akhirnya mereka menemukan salah satu bangku yang masih kosong. Bangku itu ada di depan bangku yang Yanda c.s duduki.

''Nah, itutu Liv. Bangku yang di depannya Yanda'' kata Khanza kepada Livda dengan agak berteriak dan menunjuk-nunjukan jarinya ke arah salah satu bangku.

''Hmmm... jangan dong Khann.. gue takut'' rengek Livda.

''Yaelah lo takut napa? Yanda tu orangnya baik kok. Lo aja yang kurang adaptasi'' kata Khanza sambil menarik tangan Livda.

''Mmmm...'' Livda masih ragu.

''Udah ayoo'' kata Khanza.

Mereka duduk di bangku yang ada di depan Yanda.
Livda merasa canggung tapi tidak dengan Khanza. Ia terlihat biasa saja.

''Buuu,, es teh sama bakso ya buu''
Pesan Khanza kepada Ibu Nunu.

''Gue juga doong, pesenin sekalian samain aja kaya punya loo''
Kata Livda sambil berbisik agar tidak sampai didengar oleh siapapun termasuk Yanda.

''Yaelah!'' Kata Khanza agak berteriak hingga mengundang perhatian pengunjung yang ada di kantin tersebut.

''Gitu doang. Lo kenapa sii? Malu ama Yanda?''
Kata Khanza sehingga Yanda pun melirik ke arahnya.

Livda terlihat gugup.
Tapi Khanza tetap berekspresi seperti biasa.

''Iiiih Khanzaaa'' ucap Livda hampir tidak terdengar.

''Buuu. Es teh sama baksonya satu lagi'' teriak Khanza kepada Bu Nunu.

Mereka segera menghabiskan makanan mereka.

***

Livda segera pulang ke rumahnya 10menit setelah bel pulang sekolah berbunyi. Sebelumnya ia ke perpustakaan terlebih dahulu untuk meminjam buku Fisika.

Saat sampai di rumah. Ia melihat ruang keluarga yang kosong dan televisi yang menyala.

''Livda pulaaang!'' Teriak Livda saat memasuki rumah.

''Kak Renoooooo! Kok tivi nya nyala malah ngga ditonton ini ditinggalin!'' Teriak Livda yang sedari tadi tidak melihat kakaknya.

''Apaan si deek?'' Kata Reno sambil membawa segelas air dan cemilan.

''Lah ini tivi-nya dinyalain tapi ngga ditonton'' ucap Livda lagi.

''Ya sabar orang lagi ngambil cemilan juga'' kata Reno sambil pergi berlalu meninggalkannya dan Livda hanya ber-oh- ria mendengar jawaban dari kakaknya.

Reno kembali fokus dengan acara televisinya dan Livda naik ke atas menuju kamarnya.

Livda segera membersihkan dirinya dan mengecek ponselnya.

Ada notif pesan dari salah satu aplikasi di ponselnya.

Mirchel O.P
Livvv..

Me
Iyaa..

Mirchel O.P
Mmm.. besok gue mau ketemu.

Me
Napa ngga sekarang aja Yan?

Mirchel O.P
Ngga enak Liv.

Me
Ooh. Oke besok ya

Mirchel O.P
Oke

Me
Hmm..



Read.

Livda turun ke bawah untuk menonton acara TV dengan kakaknya.

''Kak keluar yok'' ajak Livda yang mulai bosan dengan acaranya.

''Malezzz'' balas Reno dengan akting pura-pura tertidur.

''Heeeeeehh!'' Gerutu Livda sambil beranjak dari tempat duduknya.
.
.
.
.
.
.
.








Gaje gays? Hehe maap ya😅.
Maap juga kalo banyak typo.
.
.
.
Jangan lula vote ya gaess komen juga.
.
.
.
I love you Reader

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 21, 2019 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Mor'FlowTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang