"Jantung sialan kenapa tidak bisa dikendalikan jangan sampai Satrio mendengarnya"umpat salsa dalam hati
🍁🍁🍁🍁
__________________________
Sudah sejam salsa berada dikelas sambil mendengarkan penjelasan dosennya sampai pada akhirnya
Krringgg.....
Suara bel pun berbunyi pertanda pelajaran selesai
Seluruh mahasiswa pun yang tadinya lesu mulai bersemangat dosen pun tampak meninggalkan kelas diikuti mahasiswa lainnya
"Din pulang bareng yok"ucap Rani sambil menepuk pundak salsa yang sedang membereskan barang barangnya
"Tapi...."balas salsa
"Oh iya gue lupa lo pulang sama doi kan" goda Rani sambil menaik turunkan alisnya
"Haaaa..Doi maksud Lo Satrio? ya gaklah ran dia itu cuma sahabat gue"balas salsa sedikit malu
"Yelah gak usah malu malu jujur ajalh dan gue ini juga kan sahabat Lo "
"Bukannya malu ran tapi kan gue sama Satrio cuma sebatas sahabat doang gak lebih"balas salsa dengan nada malu malu
"Ya terserah Lo deh Din,tapi kalau gue boleh jujur Lo sama Satrio itu cocok sihhh pasangan yang serasi banget"ucap Rani masih dengan nada yang menggoda
"Apaan sih Lo ran buat gue salting aja tau"ucap salsa dengan raut wajah sok marah
"Cieeeee....yang salting padahal masih ngomongin pake nama aja,gimana kalau yang gue bilang tadi jadi kenyataan yaa"ucap Rani dengan menunjukkan pose seolah Olang berfikir
"Udah ahh....Gue mau balik dulu lu ikut ngak sampai depan atau Lo mau disini sampai kelas berikutnya?"ucap salsa sambil mengambil tas nya dan berlalu pergi tanpa mendengarkan celotehan Rani lagi
"Ehh dinn ....tungguin gue Napa,gue kan takut sendirian disini "ujar Rani sambil menunjukkan raut wajah takutnya lalu berlari menyusul salsa
Salsa yang melihat ekspresi Rani saat itu pun hanya tertawa
"Ehh....ngapain Lo lari lari kayak dikejar setan aja "ucap salsa sambil sedikit tertawa
"Lo sih ninggalin gue kalau gue dimakan setan gimana Lo mau tanggung jawab"balas Rani dengan nafas yang masih tak beraturan
"Mana ada kali setan yang mau makan Lo, orang Lo lebih nyeremin dari pada setan"ucap salsa sambil tertawa puas
Rani pun ikut tertawa namun sepersekian detik kemudian ia sadar"ehhhh....enak aja Lo berarti gue setannya setan dong "
"Hahaha tuh Lo tau gue gak bilang yaa Lo yang bilang"ucap salsa sambil mengedipkan sebelah matanya
"Terus kalau gue setan ngapain Lo berteman sama gue emang Lo gak takut gue makan apa "canda Rani
"Owhhh....Atuttt Dinda Atuttt dimakan etann aniii"ucap salsa dengan nada dibuat buat seperti anak kecil.
Mereka berdua pun akhirnya tertawa hingga akhirnya
"Woiiiii"teriak seseorang yang mengejutkan mereka secara tiba tiba
"Ihhhh. Apaan sihh Lo sat punya hobi tu yang bagussan dikit Napa"ucap salsa yang masih mengontrol nafasnya yang masih memburu
KAMU SEDANG MEMBACA
from friends to love
Teen FictionBagaimana jika persahabatan berubah menjadi cinta?? Persahabatan tiga insan yang sudah terjalin lama,tak banyak yang berubah Hanya rasa yang berubah,rasa antara satu sama lain. Mereka mengkhianati persahabatan itu dengan cinta . Memperebutkan satu...
