part 3

71 30 2
                                        

Seperti biasa salsa yang hanya tinggal sendiri di kos-kosan bangun,mandi memakai pakaian lalu berjalan ke dapur

"Untung hari ini gue kelas siang jadi gpp kalau terlambat bangun"ujarnya pada diri sendiri sambil mengeringkan rambutnya,setelah setengah kering ia pun beranjak dari tempat menuju kearah dapur yang jarak nya tak jauh dari kamar nya

"Hmmm....gue masak apa ya hari ini"pikirnya sambil membuka pintu kulkas dan melihat bahan makanan apa yang bisa ia masak "yaelahh habis lagi gue lupa belanja karena semalam makan sama satrio"kutuknya dalam hati.

Ia pun kembali ke kamarnya mengambil tas yang biasa ia pakai lalu mengeluarkan dompet persegi panjang dengan gradasi warna merah hijau bergambar hati tak lupa ia menggambil ponselnya yang berada diatas nakas tak jauh darinya dan beranjak pergi.

Ia keluar dari rumah mengunci pintu lalu berjalan menuruni tangga karena kos kosan nya yang berada dilantai dua ,namun sesampainya dibawah ia langsung dicegat oleh seseorang

"Pagi my Queen "ucap Satrio sambil menyunggingkan senyuman khasnya

"Hmmm" gumam salsa

"Kok cuma hmm aja sih Sa gue udah nyapa baik baik setidaknya Lo jawab apa gitu"decak Satrio kesal

"Pagi juga Satrio "jawab salsa sambil tersenyum tak ikhlas

"Yaudah deh"gumam satrio"ngomong ngomong Lo mau kemana sa Tumben pagi pagi gini dah bangun?"tanya Satrio melihat salsa yang sudah rapi

"Kepo amat sih Lo"jutek salsa"lagi pula seharusnya gue yang nanyaberapa bak mbak Rey nyiram Lo sampai Lo bangun pagi"sindir salsa yang berhasil membuat Satrio malu

"Apaan sih Lo sa gue kali ini bangun sendiri ya"bangga Satrio

"Iya deh dedek Satrio udah gede sekarang"canda salsa

"Aukh ah"jawab Satrio malas"oh iya Lo belum jawab pertanyaan gue yang tadi"

"Pertanyaan yang mana?"

"Pikun amat sih Lo lebih dari nenek nenek,baru beberapa menit masa dah lupa"kesal Satrio

"Enak aja lo gue tuh gak pikun cuma rada pelupa aja" salsa sambil tertawa kecil

"Sama ajaa peaa"ucap Satrio nyolot

"Yaiin lah biar kelar"

"Nih sekali lagi gue tanya
My Queen nya Satrio mau kemana sih pagi pagi gini ?"ulang Satrio

"Ohh ,gue mau belanja soalnya bahan makanan Di Rumah gue udah pada habis ni"

"Yaudah kalau gitu gue anterin ya"Satrio sambil menaik turunkan alisnya

"Gak usah ah disana kan rame "

"Ya gpp lah ,lagian kan di Mall tu lebih banyak cewek cantik kalau sama mereka sih i'm fine"ujar Satrio sambil tersenyum bangga

"Eehh....siapa bilang gue mau ke mall yakali beli sayuran sampai ke mall"

"Ya terus mau kemana super market? Ya gpp juga sapa tau mbak mbak kasirnya naksir sama gue "

"Yaudah Lo boleh nganterin gue"satrio mengepalkan tangannya lalu menaik turunkan seperti tanda berhasil sambil tersenyum bahagia "tapi asal Lo tau ya gue tuh mau kepasar ya gpp juga sih siapa tau ada ibu ibu atau nggak bapak bapak tukang sayur yang nyantol sama Lo"Satrio yang tadinya tersenyum bahagia mendadak tergantikan oleh raut wajah datar.

"Ya kalau gue mau sama ibu ibu apalagi sama bapak bapak Lo kira gue homo apa"masih dengan tatapan datarnya

"Ya mungkin Lo kan pecinta segala"melihat ekspresi Satrio salsa pun tertawa"yaudah deh jadi gak ni Lo nganterin gue kalau gak gue pergi sekarang"sambung salsa

"Iya iya apapun demi my Queen gue rela jadi pecinta segala termasuk Lo dan buat gempar pasar karena ketampanan gue "

"Pedee"teriak salsa

"Yaudah yok warga pasar udah nungguin pangeran Satrio datang bersama Queen nya"Satrio sambil menarik tangan salsa menuju mobil

"Iya iya sabaran dikit Napa "kesal salsa

Sesampainya dimobil
"Ehh tunggu dulu sa"Satrio sambil menghentikan langkahnya tepat didepan pintu mobil

"Apaan lagi sihh"namun Satrio tak menggubris nya tapi membukakan pintu

"Silahkan masuk Queen ku"salsa pun masuk Satrio menutup pintunya lalu berputar menuju bangku dibalik kemudi dan menjalankan mobilnya

Disepanjang perjalanan mereka hanya berbincang bincang sambil tertawa bahagia

Pasar

"Sa Lo mau beli apa sihh perasaan dari tadi lewat lewat aja kagak ada yang Lo beli "sewot Satrio

"Ya sabar Napa gue kan masih liat liat mau beli apa"akhirnya salsa berhenti disalah satu penjual sayur

"Ini berapa ya buk"tanya salsa kepada tukang sayur sambil menunjuk sayur kangkung yang sudah terikat rapi

"Tiga lima ribu mbak kalau satu dua ribu aja "jawab pedagang sayuran itu

"Yaudah saya beli dua ikat aja "

" Gak tiga sekalian aja mbak "tawar pedagang itu

"Gak usah buk kebanyakan "sang pedagang membungkus sayur itu

"Ni mbak"ucap pedagang itu sambil memberikan kantong pelastik merah berisi sayur kangkung itu

Salsa mengeluarkan uang sepuluh ribu lalu memberikannya kepada ibu itu sambil mengambil kantong plastik yang tadi diberikan ibu itu

"Kembaliannya ambil aja, makasih Bu"ucapnya saat melihat tukang sayur itu ingin memberikan kembaliannya lalu salsa dan Satrio pergi

"Makasih ya mbak "ucap ibu itu setengah berteriak karena salsa dan Satrio yang sudah mulai berjalan menjauh salsa hanya membalasnya dengan anggukan sambil tersenyum

"Cieeee,my Queen ternyata baik ya"ucap Satrio sambil menoel pipi salsa

"Ihh apaan sih Lo sat gue tuh gak baik cuma malas aja nungguin kembaliannya "elak salsa

"Yaelahh ngak usah sok ngelak deh sa gue kenal Lo itu udah dari SD jadi gue tau kali kalau Lo bohong,kalau dasarnya baik ya baik "

"Yaudah kalau Lo gak percaya perlu gue balik minta kembalian yang tadi"


"Hugh gak perlu lah buat malu aja deh lu ,gak boleh tau ngambil apa yang udh Lo kasih itu sama aja Lo ngambil hak milik orang lain

"Lah itu Lo tau terus kenapa Lo rempong amat sih"

"Yaudah deh terserah Lo aja "ucap Satrio sambil memutar bola matanya

"Yaudah gue mau beli yang lain ni"ujarnya sambil menarik tangan satrio




PS:jangan lupa tinggalkan jejak 👣
Sorry kalau banyak typo ≧◠‿◠≦




from friends to loveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang