Seorang gadis sedang mengoceh sendirian didalam mobil bersama kakaknya yang menuju sekolah pertamanya di SMA Budaya Bangsa "Aduhh.. Bang cepetan dong nanti telat ini" ucap gadis itu tidak sabaran
"Dek ini semua kan gara-gara lo, coba kalo lo bangun pagi-pagi pasti gak kayak gini." ucap Farel -kakak gadis itu-
Sepuluh menit mereka sudah sampai di sekolah tersebut, gadis itu berlari menuju gerbang sekolah itu yang ternyata masih terbuka dikit dan belum terkunci dan gemboknya juga masih berada disana "akhirnya nih gerbang belum kekunci" Aulliya
-nama gadis itu- memukul gerbang sekolah barunya ituLalu Aulliya masuk dan berinisiatif mengunci gerbang itu dan langsung berbalik badan untuk menuju kelasnya setelah itu...
"Woy! bukain gerbangnya!!" Aulliya berbalik badan, ia melihat seorang laki-laki diluar gerbang sekolah dengan motor sportnya
"Woy! budek ya lo? telat nih gue." Auliya tersadar dari lamunannya dan langsung mendekati laki-laki tersebut
"kenapa?" 'buset dah ganteng banget woyy!' batin Auliya
"Bukain gerbangnya."
"Lo gak liat ya ini jam berapa? lo udah telat, kesiangan lonya mending sana lo balik aja." tangan Auliya seperti memberi isyarat untuk pergi
"Lah emang lo gak telat?" ucap laki-laki itu sambil menaikan sebelah alisnya
Mau tidak mau Auliya membuka gerbang itu karena sudah kehabisan kata-kata, laki-laki itu naik diatas motornya dan bergegas masuk ke sekolah tanpa mengucap sepatah kata pada Auliya sedikit pun.
"Dasar lo gak tau kata terimakasih!" Auliya menutup kembali gerbang itu dan langsung memasuki sekolah itu, sudah banyak para murid yang sedang menjalankan MOS disana, seharusnya dia melakukan itu juga tetapi dia malah tidak melakukannya
Auliya seharusnya tadi tidak membantu cowok itu untuk masuk, sekarang Auliya sangat binggung apa yang harus dia lakukan? apakah nanti dia akan dihukum?
Auliya memutuskan untung langsung kelapangan, ia tidak ke kelas dulu karena dia belum tahu kelas yang ia tempati sekarang dimana
"Kak maaf saya telat" Auliya menundukan kepadalnya karena malu, banyak murid yang melihat dia dengan tatapan yang tak bisa diartikan
Osis lelaki tersebut hanya diam, beberapa menit kemudian Osis perempuan datang sepertinya dia sudah tahu kalau Osis lelaki tadi hanya diam 'seperti orang bisu' gumam Auliya
"Dek kakak ini adalah ketua Osis disini dan saya sendiri adalah Wakilnya" Wakil ketua Osis itu terseyum ramah sekali "nama kakak Brietha dan nama kakak itu Arjuna" kak Brietha menunjuk ketua Osis itu
Lalu kak Brietha menyuruh Auliya baris mengikuti teman-temannya sambil menjalankan MOS, sejam setengah MOS itu terlaksanakan sekarang waktunya mereka mencari kelasnya masing-masing.
Satu persatu kelas itu ada dua anggota OSIS di kelas Auliya sekarang ada OSIS yang bernama kak Hulda dan kak Arjuna:' padahal dia harap tidak ingin dipertemukan lagi dengan ketos itu.
Auliya duduk bersama Alisya, mereka memang sudah berkenalan tadi dan Auliya menyukai sikap gadis ini karena menurutnya baik dan sopan.
Satu persatu murid di panggil untuk maju dan menyebutkan nama mereka masing-masing berserta nama SMPnya dulu
"Perkenalkan nama saya Jessica rahmawhala asal dari SMP Angkasa" ucap gadis yang didepan cantik, putih sepertinya dia blesteran
"Heh Liya? lo tau gak dia itu blesteran Cina tau" Alisya tiba-tiba bicara tetapi pandangannya masih lurus kedepan melihat perempuan tadi
"Lo tau dari mana?" tanya Auliya penasaran
"Kan gue tadi dateng pagi-pagi, terus gue liat dia yang menurut gue wajah nya sedikit aneh yaudah gue tanya" Auliya tidak bisa menahan tawanya menurutnya bukan Jesicca yang aneh melainkan temannya yang satu ini, ternyata selain sikapnya yang baik inilah sikap aslinya ceplas-ceplos dan kepoan
Sekarang giliran Auliya maju kedepan karena ditunjuk oleh kak Hulda dan benar saja kak Arjuna disana hanya diam tidak bersuara sedikitpun.
"Perkenalkan nama saya Auliya Putri Ardikusuma, kalian bisa memanggil saya Aull saya dari SMP Harapan 1" Auliya senyum ramah dan dibalas senyuman juga dengan teman-temannya
Sebenarnya Auliya tau kak Hulda itu dari Alisya, katanya sebelum Auliya datang mereka sudah memperkenalkan diri masing-masing berserta jabatannya. Kak Hulda menjabat sebagai sekertaris di anggota OSIS, menurut Auliya kak Hulda pantasnya menjadi ketua karena dia sangat paten dalam tugas-tugasnya tidak seperti kak Arjuna yang hanya mengotak-ngatik berkas sejak tadi hanya menghabiskan waktu saja.
Sekarang giliran Alisya yang maju kedepan memperkenal kan dirinya "Halo.. nama gue Alisya mecca lo bisa manggil gue Alis, Sya, Lisya atau apalah yang menurut kalian enak gue dari SMP Merah Putih" ucap Alisya antusias
Setelah perkenalan selesai ada guru yang masuk ke kelas para OSIS tadi berpamitan dan langsung keluar kelas "Anak-anak perkenalkan nama ibu bu Desi, ibu adalah Wali kelas X IPA-1 dikelas ini" selesai perkenalan bu Desi, kita semua mempelajari materi tentang biologi bu Desi hanya menjelaskan saja
Setelah jam pukul 09.30 bel istirahat berbunyi Auliya dan Alisya berjalan menuju kantin akan tapi seperti ada tangan yang menahan bahu Auliya
"Kita boleh kenalan gak?" ucap seorang gadis manis dan sedikit cubby bersama temannya yang.. hmm sepertinya dia baik dan polos
"Owhh boleh lo bukannya si cokcok ya?" balas Alisya
"Bukan dia Kirana Lestari Hancook dan gue Maudya Monica" 'ternyata gadis ini ramah dan cantik juga kalo senyum' batin Auliya
"Yaudah ayuk kekantin" kami berempat menuju kantin dengan antusias, masing-masing senyuman terpancar di diri kita masing-masing
"Aww kaki gue" Auliya merintih karena kakiknya keseleo akibat ada orang yang mendorongnya dari belakang
"Woyy lo mau kemana?!" Alisya mengejar lelaki itu dan menyeret dia kehadapan Auliya
"Nih Aull dia nih yang buat lo begini" Auliya spontan terkejut karena yang ia lihat lelaki itu yang ia lihat tadi pagi, lelaki itu juga tak kalah terkejut melihat Auliya
"Heh lo bisa-bisanya lo bikin gue sial 2 kali dalam sehari! emangnya lo disini kerjaannya buat gue sial mulu apa?" Auliya sangat emosi sekarang ia sudah tidak akan mengampuni lelaki yang berada dihadapannya ini
"Ko lu nyalahin gue si? siapa suruh lo buat pager ditengah jalan yaudah gue trobos itu karma buat lo" lelaki itu tak mau kalah, akhirnya mereka berdua beradu mulut sampai akhirnya tidak jadi kekantin karena belnya sudah bunyi
Tbc
.
.
.
.
.
.
.
Gimana sama ceritanya guys?
Semoga bisa menghibur kalian semua..Jangan lupa follow akun ini dan kasih vote sama comentnya ya:'D
Owh iya follow juga instagram :
@meccaaisyahfajriah
@meccafajriahazkia_07
@cndymnica

KAMU SEDANG MEMBACA
Annoying Boys
Teen FictionGimana rasanya ketika lo ketemu sama cowok yg super nyebelin dan suka ganggu lo, pasti kzl kan. Tetapi beda untuk Auliya yg malah mencintainya. Kepo sama ceritanya langsung aj baca. Jangan lupa follow + vote + come ENJOYY!!!