[5]

1.8K 134 3
                                        

Setelah Sinb dan Jungkook pulang dari rumah sakit. Jungkook langsung mengantar Sinb ke kamarnya

"Jadi penyakit itu sudah lama?"

"Emh, semenjak aku kecil. Ahjussi tak perlu khawatir"

"Khawatir? siapa yang khawatir? Aku hanya bertanya supaya aku tak direpotkan oleh mu ketika sudah menikah" bantah Jungkook

"Mwo!!! untuk apa kau mengantarku ke rumah sakit tadi?!?!"

"Sudah kubilang, supaya kau tak merepotkan ku sewaktu kita sudah menikah"

"Kya ahjussi! urusan pribadi tak boleh di ganggu. Cukup diselesaikan sendiri walaupun kau suamiku kelak aku tak mau meminta tolong kepadamu. Dan dengar ini setelah kita menikah kita akan mengurus urusan masing masing terutama soal pasangan tak ada ikut campur!!" jelas Sinb

"Baiklah aku setuju" Kata Jungkook

"Bagaimana kita buat perjanjian dan peraturan saja? Lalu kontrak nikah"

"Kontrak nikah? Apa kau gila? Pernikahan itu sakral bagaimana kau bisa bilang pernikahan kontrak?!?!" Bentak Jungkook

"Percuma saja kita menikah tanpa cinta!?!? Kau mau selamanya kita terkekang karena perjodohan ini?!?! Aku tak mau?!?!" kata Sinb sedikit keras lalu menunduk

"Baiklah terserahmu saja. Apa peraturan nya? Tapi soal kontrak aku belum bisa menjawab" kata Jungkook mengalah lalu duduk di kursi

"Pertama, kita harus pisah kamar. Kedua, makanan masing masing dibuat oleh diri sendiri. Ketiga, tak ada ikut campur privasi. Keempat, bersih bersih dan cuci pakaian sendiri. Dan pikirkan baik baik setelah kita menikah sekitar 3 tahun aku akan buat surat perceraian" Kata Sinb

"Mwo?!?! Jika kau tak mau dari awal kau tak perlu menyetujui perjodohan ini" bantah Jungkook

"Aku hanya menghargai orang tua ku" kata Sinb tertunduk

"Mwo?!?! Dimana tuan Hwang dan nyonya Hwang aku akan bicara kepada mereka. Ini pemaksaan namanya" Kata Jungkook berdiri

"Kau mau bertemu dengan mereka?"

"Ne"

"Kau harus mati baru bisa bertemu mereka" Kata Sinb sedikit gemetar

"Maksudmu?" Tanya Jungkook kebingungan

"Mereka sudah lama meninggal. Itu semua karena ku makanya dari itu aku harus menghargai mereka. Karena mereka aku masih hidup. Mereka mengorbankan nyawa mereka untukku!!!!" Kata Sinb akhirnya menangis

"K..Kya..kyaaa uljima, maaf membuatmu mengingat kembali" kata Jungkook merasa bersalah

"Gwenchana, Sebaiknya ahjussi  pulang aku sudah lumayan membaik ini sudah hampir malam aku mau beristirahat" Kata Sinb menidurkan badannya dikasur empuknya

"Emh aku pulang, jaga diri baik baik jangan sampai kau menyusahkan eonnie eonnie mu" Kata Jungkook mengusap kepala sinb lalu keluar

"Apakah aku semenyusahkan itu untuk semua orang? Eomma appa kenapa kalian malah meninggalkanku? seharusnya kalian membawaku kesana atau kalian yang seharusnya masih bisa berada disini... hikss... hiksssss... bogoshipo"
ujar sinb menangis dan menutup badannya dengan selimut. Lama kelamaan ia akhirnya tertidur

Jungkook pov

Sepertinya aku salah bertanya tadi, hais jeon Jungkook jika kau bicara rem sedikit mulutmu.

Dia sepertinya yeoja baik baik tapi karena dia kurang diperhatikan dan jarang bertemu dengan eonnie eonnie nya makanya dia jadi seperti anak berandalan

PERJODOHAN?!?!(Sinkook)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang