"Sinb cepat turun Jungkook sudah menunggu di bawah" teriak Sowon dari ruang makan
"Mwo?!?! Jungkook?!?!" batin Sinb. Lalu Sinb menuruni tangga dan memakan sandwich
"Cepatlah Jungkook sudah menunggu didepan" kata Sowon
"Whenapa hungkook mhao mengantharhu? (kenapa Jungkook mau mengantarku?)" Kata Sinb yang masih mengunyah sandwich tadi
"Kya Kya makan yang benar, mulai saat ini Jungkook yang akan mengantarmu ke sekolah setiap hari motormu eonnie sita"
"Mwo?!?!?!"
"Haisss sudahlah eonnie sudah telat eonnie berangkat dulu. Jessica eonnie dan Donghae oppa juga sudah berangkat. Kau jangan merepotkan Jungkook" Kata Sowon lalu keluar dari rumah
Sinb masih memakan sandwichnya. Sinb sengaja mengulur waktu supaya Jungkook meninggalkannya,tapi realita nya Jungkook malah masuk ke rumah untuk menengok sinb
"Kya hwang sinb cepat sedikit aku sudah terlambat hari ini aku ada meeting penting" teriak Jungkook dari ambang pintu
"Kau tak liat aku sedang apa? Jika kau sudah terlambat pergi saja sendiri tak usah menungguku"
Percuma saja Jungkook berdebat dengan gadis kecil ini. Jungkook menarik paksa Sinb kedalam mobilnya lalu mengunci pintu mobil
"Kyaaa ini namanya penculikan" Kata Sinb. Sementara itu Jungkook tak menghiraukan Sinb. Sepanjang jalan ada saja kicauan dari mulut mungil sinb
"Lalalalalaaaaa"
"Bang bang bang"
"Wahhhh banyak sekali burung yang terbang"
"Ahjussi lihat lah orang itu sangat aneh"
"Hahahahahahahahaha"
Begitulah celotehan sinb sepanjang jalan tapi seketika ocehannya terhenti
"Kenapa kau berhenti?" Kata Jungkook lalu melihat ke arah tatapan sinb
Jungkook lalu menepikan mobilnya untuk melihat itu. Kecelakaan yang baru terjadi. Jungkook mau turun untuk melihat lebih jelas dan menolong para korban
"Jebal, tetaplah seperti ini" Kata Sinb gemetar
"Wae? mereka harus ditolong"
"Jebal...." Lirih Sinb
Sedangkan Jungkook tak menghiraukan Sinb ia keluar dari mobilnya untuk menolong korban
"Kya apa yang kalian lihat?!?! Cepat telfon ambulance" teriak Jungkook mengecek keadaan korban
Ya, telah terjadi kecelakaan antara bus dan mobil pribadi. Kecelakaan nya tak terlalu parah karena bus menabrak bagian belakang mobil pribadi itu yang membuat kaca nya pecah. Hanya saja penumpang yang terkena pecahan kaca merintih kesakitan bahkan ada sampai yang pingsan
"Hiksssss... eomma darah" Kata salah satu penumpang anak kecil
"Jangan nangis. Itu bukan darah itu hanya jus stroberi yang mengalir sebentar lagi pasti hilang" Kata Jungkook menenangkan anak kecil itu
Setelah semuanya beres Jungkook kembali kemobil ia melihat Sinb yang meringkukan badannya
"Sinb waegereu?" tanya Jungkook yang tak dijawab Sinb. Jungkook menarik paksa tangan dan lutut Sinb yang menutupi wajahnya 'pucat' itulah yang dilihat Jungkook
"Kya Kya kau sakit?"
Grebbb
Tanpa menjawab sinb langsung memeluk Jungkook. Jungkook hanya mengelus elus puncak kepala Sinb
"Sudah kubilang tetaplah berada diposisimu!! kenapa kau keluar!!!" bentak Sinb
"Mereka harus diselamatkan. Sudah sudah sebaiknya kita lanjutkan perjalanan kesekolah mu ini sudah sangat terlambat" kata Jungkook lalu melajukan mobilnya
Sekarang sudah sangat terlambat untuk kesekolah tapi Jungkook akan bertanggung jawab
"Pak biarkan Sinb masuk" Kata Jungkook ke satpam
"Sinb?Kya kau telat lagi?"
"Kondisinya sedang tak baik pak kumohon biarkan dia masuk" Kata Jungkook lalu satpam membuka pagar sekolah
Ceklek
"Bi mau pulang atau tetap berada di sekolah?" Tanya Jungkook.
"Biarkan aku disekolah menenangkan diri bersama dengan temanku" Kata Sinb lalu berlajan ke arah kelas dan diikuti Jungkook. Jungkook merasa aneh dengan Sinb
"Ahjussi bisa pergi aku akan berjalan sendiri" Kata Sinb lemah
"Tidak, ini kesalahanku jadi aku akan bertanggung jawab" Kata Jungkook lalu menarik tangan Sinb paksa Sinb hanya bisa membulatkan matanya
Ceklek
"Anyeonghaseyo saem, maafkan Sinb terlambat tadi ada hambatan diperjalanan" Kata Jungkook sedangkan murid dikelas heboh melihat ketampanan Jungkook
"Nuguseyo?"tanya saem
"Ahh naeneun cal---" Kata Jungkook terpotong
"Oppa, majja oppa" Kata sinb yang tersadar
"Ahjussi bisa pulang sekarang" Bisi Sinb
"Kalau begitu saya permisi saem" Kata Jungkook sambil mengedipkan matanya membuat seisi kelas berteriak
"Wah....!!!" teriak sekelas
"Diamlah. Sinb cepat masuk saem akan lanjutkan pelajaran"
"Ne saem" Kata Sinb lalu duduk di kursinya
"Jadi itu?" Tanya Eunseo teman sebangku Sinb
"Emh. Menjengkelkan sekali apa gunanya tebar pesona. Jika murid disini sudah tau umurnya mungkin mereka akan merasa jijik" Bisik Sinb ke Eunseo
°°°°°
Sinb, Eunseo, Moonbin, dan Chanwoo sudah berada di kantin. Semua murid laki laki melihat gemas ke arah sinb. Sinb yang sedari tadi merasa diperhatikan bertanya kepada cs nya
"Ada apa hari ini? Apa wajahku aneh?" kata Sinb
"Kya?jadi kau belum tau?" jawab Chanwoo
"Tau apa?"
"Sowon noona memposting video aegyo mu" jawab Moonbin
"Mwo?!?!?!" Teriak Sinb menggerbak meja. Membuat semua perhatian menuju kepadanya
"Mianhae mianhae" kata Eunseo menundukkan badannya lalu menarik Sinb untuk duduk kembali
"Haisss Sowon paboyaaaa~~" rengek Sinb menutup wajahnya karena malu
"Tapi bi-ah, boleh aku beri saran?" kata Eunseo
"Saran apa?"
"Sebaiknya kau bersifat seperti yang di video itu saja. Aku lebih suka sifat manja mu dari pada sifat nakal mu" Kata Eunseo
"Hais haisss sudahlah. Tak usah pikirkan cepat abiskan makan kalian setelah ini kita bolos pelajaran dan ke rooftop sekolah"
"Untuk apa?" tanya Moonbin dan Chanwoo bersamaan
"Aku hanya lelah. Kalian temani aku istirahat" Kata Sinb menyelesaikan makannya. Lalu berjalan ke arah rooftop diikuti dengan yang lain
.
.
.
.
.
TBC
______________________________________
Keanya ceritanya kurang menarik ya? Apa author unpublish aja?
:(
______________________________________
KAMU SEDANG MEMBACA
PERJODOHAN?!?!(Sinkook)
Fanfictionperjodohan yang mengharuskan Sinb dan Jungkook menerimanya karena keputusan ini sudah lama dipertimbangkan oleh keluarga mereka Sinb adalah ketua Genk motor yang terkenal di Seoul dan Jungkook adalah CEO perusahaan jeon perjodohan ini di lakukan kar...
