[2]

2K 149 1
                                        

Namja dengan marga Jeon sedang sibuk dengan berkas berkas yang di tanda tangani nya

Tok tok tok

"Masuk"

Ceklek

"Eoh eomma appa? Ada apa repot repot kemari?" Kata Jungkook memberhentikan aktifitasnya sejenak

"Geunyang, eomma ingin bicara kepadamu"

"Duduklah dulu" kata Jungkook berpindah ke sofa

"Begini.... Apa kau sudah memiliki yeoja?" kata eomma Jungkook

"Yeoja? Aku sudah memiliki yeoja" kata Jungkook santai

"Nugu?!?!" kaget tuan Jeon dan nyonya Jeon

"Eomma kkkkk~" kata Jungkook dengan iringan tawa

"Kya! anak nakal eommamu milik appa kau cari sendiri" kata tuan Jeon

Jungkook sudah mengerti alur pembicaraan orang tuanya seketika ekspresinya berubah

"Aku tau, akan aku cari secepatnya" Kata Jungkook

"Tidak usah repot repot mencari. eomma dan appa sudah menemukan yeoja untukmu" kata tuan Jeon

"Nugu?"

"Anak teman eomma dan appa"

"Apakah eomma dan appa sudah mengenalnya?" tanya Jungkook

"Sudah pasti eomma dan appa mengenalnya. Dia yeoja yang baik"

"Tapi kurasa perjodohan bukan cara yang bagus" tolak Jungkook secara halus

"Kya apakah kau menolak eomma dan appa?"

"Aniiiiii maksudk-----" kata Jungkook terpotong

"Baiklah berarti kau tak menolak. Minggu pertemuan keluarga berlangsung siapkan dirimu. Anyeong eomma appa pulang dulu" Kata nyonya Jeon lalu keluar dari ruang Jungkook

"Wah Daebak! aku tak menyangka, bagaimana jika yeoja yang di jodohkan kepadaku adalah yeoja yeoja yang seperti jalang. Ani Ani Jungkook kau harus berfikir positif" ujar Jungkook menanamkan pikiran positif di otaknya.

Lalu dia diam sejenak dengan tangan dan kaki yang bergetar

"Kya.... aku sungguh tak percaya astaga! aku anti sekali kepada yeoja. Bagaimana jika dia terlalu manja dan... aisssss bodo kenapa aku pusing pusing memikirkan itu" gumam Jungkook. Lalu tak lama kemudian

"Aaaaa~ otaku dipenuhi dengan yeoja yeoja mengerikan" pusing Jungkook lalu duduk di kursi nya lagi untuk melanjutkan tugasnya

"Aku tak bisa berfikir jernih Jika seperti ini. Aku akan ke cafe sebentar" Kata Jungkook lalu keluar kantor dan mengendarai mobilnya ke arah kafe yang biasa ditempati Jungkook

Jungkook pov

Ini semua gara gara eomma dan appa. Aku jadi tidak bisa konsentrasi dengan kerjaan ku.

Aku memasuki cafe langganan ku dan duduk di kursi sudut lalu memesan hot coffe

Aku masih memikirkan ucapan eomma dan appa tadi bagaimana mereka bisa berbicara seringan itu

Aku yang tak pernah dekat dengan yeoja karena kebanyakan yeoja jaman sekarang yang aneh aneh kaget mendengar itu

Alasanku tidak dekat dan risih kepada yeoja, satu aku tak suka dengan yeoja yang memperlihatkan lekuk tubuh nya. Dua aku risih dengan yeoja yeoja yang berada di clubing. Ketiga kalian tau sendiri yeoja simpanan itu bagaimana? Intinya aku geli ketika berdekatan dengan yeoja

Lalu aku lihat ada 4 remaja yang duduk di samping meja ku. Kulihat mereka sepertinya masih sekolah

Aku mendengar percakapan mereka yang membicarakan tentang pernikahan. Bagaiman anak remaja bisa bicara tentang pernikahan seperti itu?

"Moonbin-ah bagaimana ini aku belum tau rupanya, sifatnya, umurnya. Aku tak mau" Kata salah satu yeoja yang berhidung sangat mancung itu

"Mau bagaimana lagi ini sudah keputusan dari orang tuamu kau harus menghormatinya"

"Kau juga, harusnya dulu kau menurut dan tidak pulang malam. Jika kau menurut ucapan eomma dan appamu dulu pasti perjodohan ini tak akan dilakukan" Kata salah satu yeoja yang bukan seperti orang Korea

"Aku lebih mendukung Noona dari pada kau, Noona tepat menjodohkanmu. Karena Jessica Noona sudah menikah dan Sowon Noona sedang berpacaran jadi tidak ada yang mengurusmu. Dengan kau dijodohkan tanggung jawabmu akan berpindah ke suamimu" kata salah satu namja yang berpipi chubby

Aku melihat obrolan mereka terlihat seperti orang dewasa pada umumnya hanya yang membedakan adalah seragam sekolah yang melekat ditubuhnya

Tapi apa mereka bilang? perjodohan? Ku kira hanya aku yang di jodohkan di zaman sekarang ternyata ada orang lain juga yang dijodohkan

Tapi bagaimana anak SMA dijodohkan? Astaga aku tak habis fikir sebaiknya aku segera kembali ke kantor untuk menyelesaikan tugasku

Jungkook pov end

"Jadi maksudmu aku merepotkan?" Kata Sinb. Lalu Moonbin dan Eunseo menatap tajam chanwoo

"A-ani Ani maksudku a-ah intinya begitu" Kata Chanwoo

"Emh aku tau aku merepotkan eonnie ku. Sebaiknya aku menerima perjodohan ini supaya meringankan beban mereka" Kata Sinb menunduk

"Ani bi-ah. Kau ikuti saja perjodohan ini supaya eomma dan appamu bahagia disana arrachi?" kata Moonbin

"Emh"

Lalu Eunseo memeluk Sinb. Entah mengapa Sinb tak menggubris pelukan Eunseo. Eunseo yang merasa aneh dengan Sinb melepaskan pelukannya. Tapi sinb malah mengeratkan pelukan mereka

"Biarkan seperti ini dulu sebentar sebelum aku menikah. Setelah aku menikah belum tentu kita bisa bertemu dan berpelukan seperti ini" kata Sinb memeluk Eunseo lalu meneteskan air mata

"Kya uljima" Kata Eunseo mengusap usap pundak Sinb

"Kya.... bi kau menangis?" Tanya Moonbin

"Utututu maknae kita menangis..." Kata Chanwoo lalu ikut memeluk Sinb dan diikuti Moonbin

"Setelah aku menikah hiks.... Aku ingin kalian tetap seperti ini kepadaku" Kata Sinb sambil menangis

"Siap bos!" Kata mereka bertiga serempak




.
.
.
.
TbC

Sorry author lupa hari ini mau update jam 16:00 wib ehhhh ke bablasan..........

Jangan lupa vote dan komen nya yaww🖤

PERJODOHAN?!?!(Sinkook)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang