Tulisan ku ini mungkin terlalu singkat,
Namun tak se-singkat waktu yang telah memberikan kesempatan,
Kesempatan untuk bercengkrama bersama sang senja,
Dengan dua cangkir kopi yang berdampingan,
Dan yang diperbincangkan hanyalah retorika sederhana,
Yang kemudian membuatmu tersenyum manja.
~M.RZ
KAMU SEDANG MEMBACA
Lebur
PoesiaIni hanyalah rangkaian kata dan prosa, Yang ditulis dalam duka ataupun suka, Namun rangkaian ini bukan hanya tentang romantika, dialektika, atau bahkan air mata. Entah, kusebut ini lagu tanpa irama, dan prosa tanpa nama. ~M.RZ
