LHO, KAMU YANG SALAH KOK!
Sebenarnya, bukan penolakan yang membuatmu sakit hati. Namun harapan. Harapan yang kau gantungkan padanya.
Kau terlalu berharap untuk memiliki. Sampai-sampai hatimu pun tak siap untuk menghadapi kenyataan ketika dia menolakmu.
Disaat itulah kau merasa sakit hati. Broken heart. Sehingga kau pun menyalahkan takdir, atas apa yang menimpamu.
Jika kau sakit hati sebetulnya bukan dia yang salah. Tetapi kamu sendiri. Kamu yang terlalu berharap agar perasaanmu berbalas. Kamu yang terlalu ingin memiliki, hingga kau pun dijatuhkan oleh obsesimu sendiri.
Bukannya kau tak boleh jatuh cinta. Bukannya kau tak berhak mengharapkan seseorang yang kau kagumi. Cuma alangkah baiknya jika cintamu padanya jangan 100%.
Agar nantinya jika kau terluka, kau masih ada kekuatan untuk bangkit kembali.
Silahkan merindu. Namun dalam batas yang wajar saja. Silahkan berharap. Tapi harapnya jangan ketinggian. Silahkan jatuh cinta, dengan catatan jangan terlalu berlebihan.
" Cintailah orang yang kamu cintai sewajarnya. Boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang engkau benci. Dan, bencilah orang yang kamu benci sewajarnya. Boleh jadi pada suatu hari kelak ia akan menjadi orang yang kamu cintai." (H.R. Tirmidzi)
