"kakak mou mau makan kak"rengekan itu terdengar dari mou
"Pou juga mau kak" tambah Pou
"Di atas nakaskan ada bubur kenapa gak di makan?" Alexya menghampiri kedua adiknya
"Mou gak mau makan itu kak! Maunya makan ayam KFC "
"Iya kak Pou juga mau"
"Ya udh kakak jalan dlu yah belinya" pamit alexya pada adik-adiknya lalu mengacak rambut keduanya. Ketika sudah mendapatkan anggukan dari kedua adiknya alexya melangka hendak meninggalkan ruangan tersebut tetapi belum sempat ia menggapai knop pintu pintu sudah terbuka duluan dan nampak lah kedelapan anak remaja.ya siapa lagi kalo bukan teman-temannya.
"Hyy erpibadehhhhh raja ganteng udah datanggg" suara lengking dan lebay milik raja menggemah dalam ruangan membuat teman-temannya menutup telinga. Alexya memutar bola matanya jengah melihat tingkah raja.
"Hy ratunya raja, gimana keadaanya ratu?" Tanya raja pada mou dengan nada seperti seorang pacar yang menanyakan keadaan kekasihnya
"Mendingan kak" balas mou santai
"Udh makan belum? Kakak raja bawain ayam KFC lohh mau gak?" Seketika mata mou dan pou berbinar
"Mauuuuuuu" jawab keduanya bersamaan
"Oke, adik-adiknya kakak. Sebentar yah kakak siapin dulu" raja beralih ke brankas di samping mou dan mulai menyiapkan makanan yang ia taruh di atas nakas itu untuk mou dan Pou.
Sedangkan yang lainnya hanya duduk di sofa sambil melihat gerak-gerik raja."Xya. Gimana kata dokter tentang adik Lo?" Tanya Darrel yang duduk di samping alexya
"Cuman demam kok" jawab alexya singkat
"Kapan bisa pulang?"
"Gk tau! Besok kali"
"Ya udh kita bermalam disini aja"ucap darrel yg dapat di angguki oleh teman-temannya yang lain
"Iya betul tuh, kita bermalam disini aja yah xya. Sekalian gue mau jagain ratu gue heheh" timpali raja sambil terkekeh.
"Gak bisa. Cuman dua orang doang yg bisa" ujar alexya tanpa beralih dari ponsel yg ia genggam.
"Ya udh gue yang bakal bermalam disini" alexya menatap Darrel yang hanya memasang wajah datar.
"Gak usah, gue bisa sendiri" tolak alexya yg kembali fokus pada hp miliknya
"Gapapa xya derrel disini aja kali aja Lo butuh bantuan atau apa gitu"ujar dwii
Alexya menghela nafas "serah" ucap singkat alexya lalu memejamkan matanya karena merasa ngantuk
"Ya udah kami balik duluan yah xya kalo ada apa-apa hubungin kita. Besok kita balik sini lagi jemput kalian." Pamit adinda serta mewakili teman-temannya yang lain
"Hmm" hanya deheman yang di lontarkan alexya tanpa membuka matanya
"Ya udh adik-adik cantik gue Abang ganteng pulang dulu yah" ujar raja sambil mengusap lembut pipi mou dan Pou
"Iya kak" jawab keduanya kompak
"Ratunya raja cepat sembuh yah, kesian raja klo liat ratunya sakit terus" canda raja pada mou yang membuat kedua anak itu tertawa bukan hanya mereka bahkan teman-teman alexya pun ikut terbahak sambil menggelengkan kepala jengah melihat kelakuan temannya yang satu itu.
"Modusin anak kecil dosanya berat ja. Lo tu kayak gak laku aja anak kecil pun Lo modusin dasar Lo" cibir agatha
"Serah gue lah. Bilang aja Lo cemburu iya kan hayoo ngaku Lo"
"Idih apaan bat gue cemburu! Gk ada yah! Muka Lo kayak sampah gitu juga, bagusin muka monyet depan rumah gue dari pada muka elo" ketus Agatha dan seketika semua temannya terbahak mendengar cibiran Agatha
"Emang sih dimana-mana lebih bagus muka monyet dari pada sampah" timpali Carlos
"Kamvret lu pada" raja mengerutkan mukanya bagaimana tidak wajah gantengnya di bilang sampah kan kesel
Setelah berpamit-pamitan ketujuh remaja itu berlalu meninggalkan ruangan mou dan Pou. kini menyisahkan derrel yang menemani alexya di ruangan itu ia memilih duduk di sofa singel samping sofa yang alexya tempati untuk tidur.Derrel tersenyum menatap wajah datar alexya yang begitu cantik saat terlelap bahkan matanya tak beralih sedikitpun entah mengapa ia sangat mengagumi wajah itu.
"Gue tau gue cantik. Lo gak usah natap gue segitunya" ucap alexya tanpa membuka matanya. Derrel terkejut akan suara alexya yang mengagetkannya lalu ia mengalihkan pandangannya menatap objek yang lain tak lupa pula ia memperbaiki duduknya.
Sial ketahuan gue. Gerutu derrel dalam hati."Gk kok. Gue tadi perhatiin muka Lo sapa tau ada taik cicak yang jatuh gitu tapi pas gue perhatiin ternyata taik lalat Lo" bohong derrel
Alexya tak menjawab ia memilih diam dan kembali terlelap tapi alexya tahu bahwa derrel berbohong padanya.
🖤🖤🖤🖤
Pagi ini alexya telah menghubungi supirnya untuk menjemput mereka. setelah dokter mengatakan bahwa mou dan Pou sudah bisa pulang alexya dan derrel pun sudah memberi kabar kepada teman-temannya yang lain agar mereka langsung menuju rumah alexya saja tanpa harus menjemput nya di rumah sakit.
Mobil mewah bewarna hitam terparkir di kawasan rumah sakit barang-barang milik mou dan Pou ia serahkan kepada sopirnya lalu alexya dan derrel berjalan di koridor rumah sakit serta dua anak kembar itu.banyaknya pasang mata yang terarah kepadanya bagaimana tidak aurah cantik alexya terpancar dan aurah derrel yang menawan membuat siapa saja yang melihatnya merasa iri, sungguh dua insan yang sempurna.
Setelah memasuki mobil alexya memilih untuk duduk di belakang kemudi di ikuti oleh derrel dan kedua adik alexya memilih untuk duduk di samping kemudi.
"Xya" panggil derrel
"Hmm"
"Lo capek banget ya? Muka Lo pucat" khawatir derrel yang takuasa melihat wajah alexya
"Gk kok"
"Xya jangan bohong dong. Klo gini gue khawatir sama Lo"
Sejenak alexya menatap derrel dengan tanda tanya yang besar dalam kepalanya lalu ia kembali menatap luar jendela."Gue baik-baik aja rel. Lo gk usah sekhawatir itu" derrel mendengus
"Iya deh sahabat gue yang cantik" ucapnya lebay yang langsung di hadiahi kekehan kecil dari alexya
"Lebay Lo" lalu mereka berdua tertawa lagi.
Maaf kan cerita abal-abal ini yah guys kalo misalnya kurang berkenan untuk kalian☺️

KAMU SEDANG MEMBACA
Alexya (REVISI)
Teen Fictionseorang perempuan kelahiran thailand dan kini menetap di indonesia bersama keluarganya. Gadis cantik ini salah satu manusia dengan ilmu bela diri yang luar biasa itu pun yg menjadikannya sebagai ketua geng yg terkenal di Jakarta. perempuan multitale...