[BAGIAN 8•]

13 9 0
                                    

"mulai sekarang lo jadi pacar gw"ucap keylan santai

ia tidak akan mengira kalau cowo itu memintanya menjadi pacarnya? Lalu moza menunduk jantungnya seperti sedang berlari maraton. Ia bingung harus menjawab apa, OH TIDAK! MOZA LUPA ITU BUKAN KALIMAT TANYA TAPI KALIMAT PERNYATAAN

"tap-"belum selesai moza berbicara keylan sudah menyodorkan obat untuk ia minum,selesai ia meminum obat ia bertanya.

"yang tadi ga bener kan?"ucapnya ragu-ragu.

"bener"jawab keylan serius. Sambil menatap mata coklat moza.

Ok kali ini,jantung moza rasanya ingin loncat ya tuhan!.

"emm tapi-" lagi lagi ucapannya terpotong, kali ini bukan keylan yang memotong ucapannya. Tetapi ghea yang datang dengan panik dan keringat di wajahnya.

"lo kenapa ghe?"tanya moza

"syasa za syasa"ucapnya sambil mengontrol nafasnya

"syasa?kenapa?"

"syasa kecelakaan"

"apa?"panik moza ia langsung ingin menyabut selang infusnya,tetapi di tahan oleh keylan.

"lo apa2an si,lepas. Gw pengen ketemu syasa,gue khawatir sama keadaan dia"ucap moza panik

"lo yang apa2an trs apa kabar sama lo?"ucap keylan dengan muka datar sebenarnya ia sempat panik ketika moza ingin kabur dan melepas infusnya tetapi ia bisa menutupinya.

"sekarang dia dimana?"tanya keylan

"masi di periksa dokter"jawab ghea

"kalo bisa syasa pindahin ke ruangan ini aja,ya ghe ya"ucap moza memohon.

"iya za gw usahain,sekarang lo istirahat aja ya za biar syasa gw yang urus"ucap ghea dengan senyum meyakinkan dan pergi keluar ruangan.

"lo pulang aja key,gw gapapa ko sendiri"

"gak!"tegas keylan sambil memainkan ponsel miliknya.

Ternyata diam-diam keylan mencari foto moza dan menaruhnya di instagram miliknya.

"keyyy"panggil moza

Keylan hanya menatap moza dan menaikan satu alisnya.

"hp gw dimana?"

"ni"ucapnya sambil memberi hp moza

Tak lama kemudian..

"ISH KEYLAN,LO APAAPAANSI MASUKIN POTO GW DI IG LO KAN?!"murka moza.

Bukan apa-apa sebab sekarang ig nya yang sedang di banjiri notif.

"salah masukin foto pacar?"sambil menaikan satu alisnya.

"eh,enak aja pacar2 gw ga merasa lo nembak gw,apa jangan2 gw cuma lo jadiin barang taruhan ya?"ucap moza melemah.

"lo bukan barang taruhan"

Moza hanya diam ia takut,takut jika ia membuka hati. Apakah kisah cintanya akan sama seperti masa lalunya?

Moza masi diam tak bergeming,hingga usapan di rambutnya membuat iya merasa lebih nyaman dan tertidur.

***
Setelah moza tertidur keylan keluar ruangan dan mencari keberadaan di mana syasa di tangani dokter

Setelah keluar ruangan disitu pula ia melihat syasa ingin di pindahkan ketempat moza. Dan ia tersenyum kecil saat melihat wajah awan yang begitu panik,apakah mereka ada sesuatu? Entahlah keylan fikir ada atau belum tapi pasti akan ada fikirnya.

KEY-ZATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang