13

580 44 3
                                        

Happy reading guys!!!!

Semoga suka yaaa
ini adalah,,,,,
Part specialnya yaa.soalnya aku lagi mood bangeett

***♡***

"Karna,hujan buat ruang gerak gw terbatas"ucap Fathan menatap lurus kedepan.

Suasana hening,hanya terdengar bunyi hujan turun.

"Hujan itu berani---"

Fathan menoleh saat mendengar suara Alana.

"---Mereka berani jatuh dari langit yang paling tinggi,sampai dibumi yang paling rendah.Menciptakan kesunyian yang sesungguhnya.Mengusir panasnya matahari,dengan dingin yang mereka ciptakan.Walau terkadang jatuhnya mereka tidak diinginkan,mereka tetap ikhlas jatuh menjadi sumber kehidupan semua manusia"ucap Alana sambil menatap lurus ketetesan Air yang masih terus menerus turun.

"You like rain?"tanya Fathan.

"iya,hujan membuat hati Alana tenang"jawab Alana.

"Tapi terkadang hujan bisa membawa bencana,apa kau akan tetap menyukainya?"tanya Fathan

"Tentu aja nggak,Alana hanya menyukai hujan yang tenang,hanya turun dalam bentuk air,dan tidak bersama petir.Athan tau,kalau hujan bisa menyamarkan suasana hati orang lain?"

"No"jawab Fathan

"Sebagian orang akan menangis saat merasa suasana hati mereka buruk.Jika hujan turun tanpa petir,mereka bisa keluar berpura pura menari bahagia dibawah hujan,tetapi mata mereka mengeluarkan air mata yang tidak bisa orang lain lihat.itu adalah salah satu alasan Alana menyukai hujan"ucap Alana.

"Lo pernah menangis dibawah guyuran air hujan?"tanya Fathan.

"No"jawab Alana.

"Why?"tanya Fathan.

"Karna hujan tidak pernah turun saat Alana menangis,dan walaupun saat Alana menangis hujan turun"jawab Alana dan langsung berjalan menerobos hujan untuk menik matinya.

"Hei,kita menepi karna tidak mau kehujanan,tapi kenapa lo malah juhan hujanan"protes Fathan mendekati Alana.

Alana pun yang melihat Fathan mendekat,terbesit ide jahil diotaknya.
Alana berjalan mendekat,lalu tiba tiba meloncat kegenangan air yang besar.Alhasil cipratannya mengenai tubuh serta wajah Fathan yang membuat Alana tertawa sambil berlari menghindari amukan Fathan.

Fathan yang merasa kesal pun berlari mengejer Alana.Alhasil mereka berlarian sambil tertawa dibawah derasnya hujan.

***♡***

"ya ampun Alanaaa,kenapa main hujan hujanan beginii"pekik sang bunda saat melihat Alana basah kuyup.

Alana yang melihat reaksi bundanya pun hanya tersenyum lebar.

"Habisnya Alana udah lama gk main hujan hujanan"jawab Alana.

"Maaf tante,tadi Alana kehujanan karna saya"ucap Fathan

"eh,iya gak apa apa.kalian pasti dingin,ayo sekarang ganti baju.nanti sakit lagi"ucap Sang bunda.

"gak usah repot repot tan,saya pulang aja.saya kesini cuma mau antar Alana"

"oh iya.hati hati"

Setelah Fathan meninggalkan rumah,,,

"ayo sekarang masuk,mandi supaya nanti nggak sakit.bunda buatkan coklat panas dulu"

"siap bunda"ucap Alana menghormat kepada sang bunda lalu beranjak dari tempatnya.

***♡***

Pagi ini,seperti biasa kegiatan sekolah berlangsung.

Skip....

Bel pulang berbunyi para siswa dan siswi mulai berhamburan keluar dari kelasnya.seperti biasa,Alana selalu menunggu kelas sepi.

yaa,Alana tidak sakit.bahkan sehat wal'afiat.

"Udah??sebelum pulang kita jalan jalan sebentar yaa"ucap Fathan.

"iya Athan,ayo cepet"ujar Alana sambil menarik Fathan.

***♡***

"Nih ice creamnya na"ucap Fathan yang memberikan ice cream kepada Alana.

"Makasih Athaaaan"pekik Alana antusias,lalu mengambil ice creamnya.

"Athan"panggil Alana

"Apa??"tanya Fathan

"ayo main batu gunting kertas,yang kalah harus menuruti 1 permintaan pemenang.gimana?"tanya Alana sambil memakan ice creamnya.

"ok"jawab Fathan setuju.

Merekapun bermain batu gunting kertas.dan akhirnya Fathan yang kalah.

"Apa permintaannya?"tanya Fathan

"Athan samperin mas mas yang itu.terus bilang 'Masnya ganteng deh,jomblo gak??'"ucap Alana menyebutkan permintaannya.

Fathan yang mendengarpun membelalakkan matanya.ia menggeleng kuat,yang benar saja.

"enggak,lo kira gw homo"ucap Fathan yang menolak keras.

"ih kan itu permintaan Alana.udah janji juga kan mau nepatin"ucap Alana merajuk.

"ya deh,wait"ucap Fathan pasrah lalu melangkah kearah pria yang tadi ditunjuk oleh Alana.

"Mas"panggil Fathan yang membuat pria itu menoleh.

"Masnya ganteng deh,jomblo gak??"tanya Fathan.Si Mas itu melotot dan bergidik ngeri.

"Spesies saipul jamil"gumam pria itu lalu beranjak pergi.

Alana yang melihat pun tertawa lepas,sedangkan Fathan tersenyum melihat tawa lepas Alana.

"gak papa deh malu,yang penting bisa buat Alana ketawa"batin Fathan.

***♡***

"Disaat aku sudah nyaman dengan mu,aku mohon jangan pergi dariku,seperti 'MEREKA'"

***♡***

Akhirnya selesai juga.

oh iya,aku mau kasih tau kalian,kalau aku bakalan off sementara,gk tau sampai kapan.

jadi ceritanya ini last.
enggak last juga sih yaa,karna nanti setelah mungkin lumayan atau bahkan sangat lama,baru aku update.

sory ya kalian.aku bakal tunggu antusiasme kalian mau cerita ini lanjut atau nggak.

kalian bisa tunjukin antusias kalian kalau mau cerita ini lanjut lewat vote,comment and Follow juga akun wattpad authornya yaa.

Jangan lupa divote part ini,dan jangan lupa komennya.

dan Follow akun wattpad authornya ya.

Sekali lagi,ini Part SPECIAL karna aku mau ngucapin happy 400 voted.semoga naik ke 500 vote,terus naik ke 1000,dan terus terus naik.amiiiinnnn.

Salam dari author
See you:)

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 18, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

FathanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang