4

1.2K 115 2
                                        


Jam istirahat baru saja berdentang dan semua murid berhamburan keluar begitu pun dengan Doyoung dan kedua sahabatnya yaitu; Taeil dan Ten, mereka berdiri di depan kelas menunggu kekasih mereka menghampiri dan pergi ke kantin bersama seperti biasanya.


Akan tetapi kenapa hanya Taeyong dan Johnny saja, kemana perginya Jaehyun? Doyoung menanyakan itu pada sahabatnya karena mereka satu kelas dengan kekasihnya.


"Jaehyun mana?" Tanya Doyoung kebingungan tidak mendapati kekasihnya bersama kedua sahabatnya. "Masih dikelas lagi dikerubungi sama yeoja - yeoja cantik." Celetuk Taeyong dengan nada jahilnya. Ia suka membuat Doyoung merajuk dan berakhir Jaehyun yang harus menanggung amukannya.


"Aishhhhh! Jung babi~.. awas kau!" Dumel Doyoung dan pergi ke kelas kekasihnya berada. Taeyong tertawa bahagia, Johnny dan Taeil mengernyitkan dahinya bingung sedangkan Ten menghela nafasnya lelah.


Doyoung membuka pintu kelas Jaehyun dengan keras mengagetkan penghuni yang ada didalamnya. Jaehyun melihat ke arah pintu di mana kekasihnya berada dan di imajinasinya di belakang Doyoung seperti ada singa mengaung dan juga kobaran api yang akan memberantas Jaehyun habis - habisan.


Doyoung menghentakkan kakinya dan berjalan ke arah lima orang yang salah satunya adalah Jaehyun kekasihnya sendiri dengan muka garangnya yang tak terlihat garang sama sekali, ia malah terlihat lucu dengan bibir yang dimonyongkan dan tangan yang berkacak pinggang serta langkah kaki yang dihentak - hentakan. Yeoja - yeoja itu segera pergi takut diamuk oleh singa betina meninggalkan Jaehyun yang tengah menyengir bodoh ke arah Doyoung.


"Hai baby, kenapa marah-marah seperti itu?" Tanya Jaehyun pura-pura tidak mengetahui kalau kekasihnya tengah cemburu akibat ulah yeoja teman kelasnya.


"Masih nanya kenapa?! Yang barusan itu apa, huh?!" Tanya Doyoung dengan nada garang, "Aku tungguin di depan kelasku tapi kau malah asik mesra-mesraan dengan para yeoja centil itu!" Lanjut Doyoung dengan dada yang naik turun menahan emosinya.


"Mereka cuma menanyakan pelajaran yang tidak mereka pahami baby dan aku tidak mesra - mesraan seperti yang kau tuduh barusan." Sangkal Jaehyun dengan nada kalem seperti biasanya.


"Aku marah sama Jaehyun!" Dengusnya dan pergi meninggalkan Jaehyun sambil menghentakkan kakinya sebal.


Jaehyun menggelengkan kepalanya, kekasihnya merajuk lagi, ia harus menyiapkan diri jika Doyoung menginginkannya melakukan hal gila lagi.


Jaehyun berlari mengejar tuan putrinya yang sedang merajuk, merengkuh pinggang rampingnya dan membawanya kearah kantin mengabaikan Doyoung yang mencoba melepaskan rengkuhannya.


"Iiihhhhh Jaehyun lepaskan! Aku lagi marah ya, jangan pegang-pegang ak–..." Belum selesai Doyoung menyelesaikan ucapannya, bibir tipisnya sudah dibungkam oleh bibir tebal Jaehyun membuat Doyoung membulatkan matanya tak percaya karena ini pertama kalinya kekasih dinginnya ini menciumnya di area sekolah.


Jaehyun melepaskan pagutannya dan menatap kekasihnya yang sedang berusaha menutupi wajahnya yang bersemu merah. Suara siswa siswi yang melihat kejadian itu semakin membuat Doyoung malu dan mencoba menyembunyikan wajahnya di dada bidang kekasihnya, Jaehyun hanya tersenyum tipis melihat kelakuan namja mungilnya tadi saja marah-marah seperti singa yang mau melahirkan tapi hanya dengan ciuman langsung nemplok lagi.


Ahhhh... Jika di apartemennya mungkin sekarang Doyoung sudah dimakan habis oleh Jaehyun karena tingkah menggemaskannya.


"Jaehyunnie... Tutupi aku, malu~~" cicit Doyoung kecil teredam karena ia masih menyembunyikan wajah merahnya di dada sang seme.


Jaehyun meletakkan tangannya di pundak Doyoung semakin menenggelamkan wajah namjanya ke dada bidangnya, kedua tangan Doyoung melingkar apik dipinggang kekasihnya dan mereka berjalan menuju kantin dengan posisi sambil berpelukan. Jaehyun mengabaikan tatapan murid lainnya dan segera menyusul keempat sahabatnya yang dari tadi sudah nangkring disalah satu meja kantin sekolahnya.


"Kenapa dengan singa betinamu?" Johnny bertanya dengan polos melihat Doyoung menyembunyikan wajahnya di dada sang kekasih.


"Iiihhhhh Johnny hyung~ aku bukan singa betina~" rengeknya menyembulkan sedikit wajahnya untuk melihat orang yang menyebutnya singa betina itu. "Jaehyun~.. lihat, Johnny hyung menyebutku singa betina." Adu Doyoung mendongakkan kepalanya untuk melihat sang seme dengan mata yang berkaca - kaca. Jaehyun gelagapan dibuatnya karena sebentar lagi tuan putrinya bakal menangis.


"Sssshhhh baby.. jangan nangis, nanti biar monster Chicago itu aku giling karena sudah meledek bunny mungilku ini." Rayu Jaehyun yang sepertinya salah karena bukannya tersenyum kekasihnya itu semakin melengkungkan bibirnya ke bawah dengan air mata yang sebentar lagi menetes dari pelupuk matanya.


Taeyong tersenyum bahagia melihat wajah lucu Doyoung dan wajah puas Jaehyun sedangkan Johnny, taeil, dan Ten hanya diam seperti menonton drama dadakan. Air mata Doyoung sukses meluncur membasahi pipi gembilnya dan berlari meninggalkan Jaehyun yang kalang kabut kekasihnya merajuk lagi.


I Love You [JaeDo] ✔Where stories live. Discover now