Seorang anak laki-laki yang memiliki masa lalu yang begitu pahit , yang menjadikan sebuah tanda tanya besar ??? , akankah rahasia itu terungkap ?...
"Kau itu siapa ?" - ???
"Lihat jauh lebih dalam , aku menunggumu" - ???
"Siapa dia ?" - ???
"Apakah...
Author : oke guys , ini dia chapter yang ditunggu-tunggu , pertemuan Ali dan Adli , so enjoy..
Setelah semua anggota kelima pilar menunjukkan aksinya , mereka pun bubar dari tempat itu untuk beristirahat , Alicia yang sebenarnya ingin bicara dengan ketua Nathalia saat itu sempat dihadang oleh Ali yang dengan cepat berada didepannya Alicia : eh! Ali! Ali : Alicia , ada yang harus kita bicarakan Alicia : apa itu ? Ali : ini tentang Adli.. Alicia : Adli? , ada apa dengannya? Ali : aku sebenarnya, ingin agar kau membantuku untuk mempertemukanku dengan Adli Alicia : iya , sebenarnya aku juga berpikir begitu , tapi bagaimana caranya? Ali : tenang saja , aku tahu bagaimana caranya Lalu Ali membisikkan rencananya pada Alicia, Alicia pun setuju dengan rencana yang dibuat oleh Ali . Setelah itu mereka pun bergegas pergi menemui adiknya Ali , tapi karena teman-temannya belum mengetahui tentang rahasia itu , Alicia pun memanggilnya dengan sebutan Ali Alicia : Ali! *panggilnya* Ali : aneh rasanya , kalau Alicia memanggil dua orang dengan nama yang sama... *dalam hati* Ali a.k.a Adli : iya... Alicia : ada yang harus kita bicarakan Ali a.k.a Adli : apa itu? Alicia : kau akan mengetahuinya , ayo ikut denganku Ali a.k.a Adli : tapi bukankah , kita bisa bicara disini saja *sambil mengikuti Alicia dari belakang* Alicia : karena ini penting , jadi aku hanya ingin membicarakannya denganmu saja Ali a.k.a Adli : oh , oke Lalu Ali a.k.a Adli pun terus mengikuti Alicia dari belakang , sesampainya mereka ditempat yang dimaksud oleh Ali yang sebenarnya... Alicia : nah , kita sudah sampai Ali a.k.a Adli : kenapa kita harus ketempat ini , Alicia? Alicia : karena , ada seseorang yang ingin bertemu denganmu Ali a.k.a Adli : siapa? Alicia : kau akan tahu , lihat cermin besar didepan , dan tetap fokus disana, aku akan tetap disini tapi agak jauh darimu Ali Ali a.k.a Adli : baiklah , tapi sebenarnya untuk apa? Alicia : kau akan tahu Setelah beberapa saat Ali a.k.a Adli fokus pada cermin besar yang ada didepannya , mulai terlihat disitu sesosok bayangan yang merupakan dirinya dengan pakaian putih , Ali a.k.a Adli berpikir bahwa sosok itu hanyalah pantulan dirinya saja , tapi melihat pakaian yang dikenakan oleh sosok itu membuat Ali a.k.a Adli sangat terkejut Ali a.k.a Adli : A.. Alicia... Alicia : tidak apa , dia tidak akan menyakitimu Ali a.k.a Adli : bukan itu , tapi... Seketika bagai sambaran petir , memory Adli tentang dirinya yang dulu mulai terlihat dengan jelas , tentang masa lalunya bersama kakaknya , bagaikan sebuah kaset video yang rusak dan berputar berulang-ulang , karena tidak tahan Ali a.k.a Adli pun jatuh pingsan ditempat Ali : sudah kuduga hal ini akan terjadi Alicia : lalu apa yang harus kita lakukan sekarang? Ali : kau panggil yang lain untuk membawa Adli ke ruang kesehatan , dan biar aku yang mengurus sisanya Alicia : baiklah Setelah itu Ali menghilang entah kemana dan Alicia pergi mencari bantuan , setelah itu mereka membawa Ali a.k.a Adli keruang kesehatan yang berada dekat dengan pilar Elektro . Ditempat lain terlihat Ali a.k.a Adli sedang berdiri di sebuah taman bunga yang sangat indah Ali a.k.a Adli : tempat apa ini... ??? : kau suka tempat ini.. Ali a.k.a Adli : eh! , siapa kau?! ??? : aku adalah... Lalu orang itu pun menoleh kearah Ali a.k.a Adli dan sangat jelas terlihat wajah mereka begitu mirip Ali a.k.a Adli : tunggu dulu ! , kau sosok tadi yang ada dicermin kan! , siapa kau? Ali : aku belum selesai bicara kenapa dipotong? *batinnya* , aku adalah kakakmu , namaku Ali.. Ali a.k.a Adli : tunggu dulu , tapi bagaimana mungkin , namaku adalah Ali dan aku tidak mungkin memiliki seorang kakak Ali : kau punya , hanya saja kakakmu itu sudah mati.. Ali a.k.a Adli : apa maksudmu? Ali : ingat kalau sebelumnya aku sering memanggilmu adik , ya itu benar kau adikku , dan namamu adalah Adli bukan Ali.. Adli : apa.. Lalu Ali pun menjelaskan semua kronologi dimulai dari siapa dirinya , lalu apa yang sering mereka lakukan bersama (bahkan berapa kali Adli ngambek karena permintaannya tidak dituruti) sampai pada tragedi yang memisahkan mereka , setelah mendengar semua itu , Adli pun akhirnya mengerti dengan apa yang terjadi akan tetapi Ia tidak menyangka kalau selama ini Ia memiliki seorang kakak Adli : tapi , kenapa ayah tidak memberitahukannya padaku? Ali : itu karena ayah tidak ingin kau menderita , melihat ingatan yang dulu mulai teringat kembali hanya akan membuatmu kesakitan apabila dipaksakan terus , mungkin ini sebabnya ayah tidak memberitahukannya padamu dulu karena kau bisa saja mengalami masalah besar pada bagian otak Adli : tapi kalau begini kan ... Ali : hm? Adli : aku tidak bisa bersama-sama dengan kakak Ali : jadi itu yang kau khawatirkan , tenang saja kau tetap akan bisa bertemu denganku walau hanya lewat mimpi , tapi walau begitu selain Alicia dan ketua Nathalia , kau juga bisa melihatku Adli : benarkah! Ali : benar , dan ingat kalau mereka memanggilmu Ali tidak apa-apa , dan jangan biarkan mereka mengetahui tentang diriku ini , para ketua teras dan Jenderal pun sudah tahu tentang diriku Adli : sungguh ! , ini tidak adil! *ngambek* Ali : he ngambek ya.. , ini sudah yang ke-27 kalinya kau ngambek tahu.. Adli : apa?! , kakak tahu soal itu darimana? Ali : masa aku yang kakakmu ini saja tidak tahu sudah berapa kali kau mengambek , haruskah kuperjelas soal itu.. Adli : ah.. lupakan.. Ali : ya sudah , kalau begitu segeralah bangun yang lainnya sedang mengkhawatirkanmu saat ini.. , dan ingat jangan beritahukan pada mereka kecuali Alicia dan ketua Nathalia soal pertemuan kita ini Adli : baik!
Setelah beberapa saat , Adli terbangun disuatu tempat yaitu ruang kesehatan yang berada dekat dengan pilar Elektro , dan saat itu Alicia sedang menemaninya Alicia : eh! , Ali kau sudah bangun! Adli : sudahlah Alicia, karena hanya kita disini kau bisa memanggilku Adli.. *mengubah ke posisi duduk* Alicia : eh! , kau sudah ingat? Adli : aku sudah bertemu dengan kakakku.. Alicia : kau sudah bertemu dengannya! Adli : ya , dan dia sudah bilang semuanya padaku , tapi aku masih tidak percaya kalau hal itu benar-benar terjadi.. Alicia : Adli.. Tiba-tiba Ali datang menyela pembicaraan.. Ali : ya ampun , haruskah kuperjelas dengan lebih detail lagi soal semua itu *tiba-tiba* Adli : kakak! Alicia : Ali! Ali : oh , maaf ya membuat keributan disini Adli : tapi kenapa kakak baru muncul disaat seperti ini? Ali : hn? , yaelah kalau itu sih kau sendiri yang tidak pernah menyadarinya ! *menjitak kepala Adli* , selama ini aku terus memperhatikanmu begitu juga dengan yang lain , masa kau tidak pernah menyadarinya? Adli : kakak.. Ali : ayo mahu ngambek lagi , untuk saat akan terhitung sudah 28 kali kau ngambek loh.. *bercanda* Adli : kakak! *marah* Ali : hayo... jangan seseringan marah nanti sakitmu tambah parah.. *bercanda* Adli : kakak! *marah* Sementara Alicia yang saat itu hanya memperhatikan kedua kakak-beradik hantu dan manusia itu pun hanya tertawa kecil , melihat tingkah laku keduanya...
Author : oke guys , ceritanya sampai sini dulu ya , nanti dilanjutkan di chapter berikutnya , dan juga jangan lupa dengan cerita yang kubuat ini , walau masih draf semoga ada yang tertarik untuk baca..
Tapi nanti akan dipublikasikan.... Judul : Yin & Yang Tanggal publik : 24 Oktober 2019 Update : tiap hari Kamis
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Sorry guys kalau gambarnya kurang jelas , nanti bagi yang tertarik jangan lupa dibaca ya... Dan sorry kalau saya telat update