Trust & Affection

186 6 0
                                        

Alicia : Ali.....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Ali : tidakkah kalian juga turut merasakan bagaimana perasaan Adikku saat itu! , terus diejek padahal selama ini dia sudah melewati banyak tantangan !, dia sudah kehilangan kakaknya yang selalu menemaninya dulu! , dan dia juga sudah kehilangan ibunya !, kenapa?! , tidak adakah diantara kalian yang mahu memperhatikan perasaannya! *emosi*
Alicia :........
Alicia tidak percaya jika Ali yang dia kenal selalu sopan dan suka bercanda, kini bisa menunjukkan emosinya yang sebenarnya, sebenarnya Alicia juga sudah tahu tentang masalah itu , disaat sebelumnya , mereka pernah mengejek Adli karena Adli saat itu hanya bertarung dengan mengandalkan I.R.I.S , jadi mereka mengira bahwa dia lemah . Ternyata selama itu mereka tidak tahu jika arwah gentayangan Ali selalu memperhatikan mereka , sebenarnya Ali ingin membantu Adli tapi dia tidak bisa apa-apa karena dia hanya hantu , dan kini Alicia menyaksikan kebenarannya bahwa hantu juga memiliki perasaan, hati mereka bisa hancur jika melihat orang yang mereka sayangi harus tersiksa , tapi Alicia mencoba untuk berpikir positif dengan mencoba untuk bicara baik-baik dengan Ali.
Alicia : Ali!
Ali : *menoleh*
Alicia : aku minta maaf , aku tidak tahu jika hal itu akan sangat mempengaruhimu , kami hanya berpikir dari luar , tidak memikirkan dari dalam , kami tidak tahu jikalau Adli dulu sangat menderita , sampai kau menunjukkan emosimu yang sesungguhnya sebagai sesosok hantu , tapi mungkin ini tidak akan bisa membuatmu tenang , minta maaf saja tidak akan cukup..
Ali : kau ada benarnya..
Alicia : eh!
Ali : tentang suatu hal , kalian hanya berpikir dari luar bukan dari dalam , jika kalian memikirkannya lagi , mungkin kalian akan sadar dengan kesalahan kalian , dan minta maaf saja tidaklah cukup , Adli sudah mengalami banyak penderitaan , jadi tolong..... kali ini... tolong jaga persaannya untuk ku...
Alicia : Ali... , aku mengerti! , maaf ya soal waktu itu..
Ali : tidak apa-apa kok , aku juga tahu itu , tapi tetap saja kalian juga harus minta maaf pada Adli karena dialah yang mengalami penderitaan itu bukan aku
Alicia : baiklah , kalau begitu...
.
.
.
.
.
.
.
Di kelompok 5;
Di kelompok 5 ada Pilar Giganest , Teras Kombat , dan Degion , saat itu mereka sedang mengawasi disekitar pelabuhan..
Degion : jadi kini kita berjaga disini..
Sendy : begitulah , cukup tenang juga disini , jadi agak aneh rasanya
Degion : ya aku juga merasa begitu...
Sendy : hei kak!
Degion : ya!

Sebagai pemberitahuan Ace dan rekan-rekannya memiliki adik angkatnya masing-masing , adik angkat mereka adalah Legacy Guardian itu sendiri , tinggal dilihat dari warnanya juga sudah tahu mana yang bersaudara...

Sendy : jadi , ini hanya mahu ngobrol saja ya..
Degion : iya..
Sendy : jadi bagaimana perasaanmu sekarang setelah menjadi seorang ayah untuk dua orang anakmu itu , pasti capekkan
Degion : ya bicara soal itu , memang cukup sulit , bahkan aku dan Sia saja harus mengatur jadwal untuk bisa mengurus mereka , dan moment yang paling parah itu adalah saat mereka masing-masing masih bayi..... kalau rewel itu yang paling sulit..
Sendy : tapi baguslah kau sudah membesarkan mereka dengan baik , walau memang agak sulit sebenarnya , tapi aku masih ingat sebelum nya saat kak Sia akan melahirkan kudengar kau kelihatan panik sekali
Degion : hei... hei... tentu saja panik , yang dipertaruhkan saat itu kan nyawa istriku dan calon bayiku..
Sendy : oh begitu rupanya..
Degion : tapi kenapa kau tiba-tiba menanyakan hal seperti ini , atau jangan-jangan..... kau sudah punya pacar ya
Sendy : tidak , aku belum punya , lagipula sulit juga untuk menemukan pasangan
Degion : ya begitulah memang sulit untuk menemukan pasangan , aku saja walau sebelumnya sempat dekat dengan Sia banyak hal yang terjadi , pengkhianatan , ketidak percayaan semua itu berbaur menjadi satu...
Sendy : sebenarnya apa yang terjadi dengan kak Sia saat itu?
Degion : ya itu , walau Sia sempat sulit untuk dikembalikan seperti semula tapi tetap saja usaha yang baik akan membuahkan hasil yang baik
Sendy : seperti apa?
Degion : hm.. , kau perhatikan Theo dan Clara itulah hasil dari perjuangan kami bersama selama ini
Sendy : wow hebat , jadi itu artinya cintanya kakak sama sekali tidak bertepuk sebelah tangan !
Degion : bisa dibilang begitu..
Sendy : apa kau punya rencana untuk 'nambah' lagi

Ctas!

Degion : hei! , maaf ya ! , untuk mengandung seorang anak 9 bulan saja , itu sudah sangat sulit untuk Sia , apalagi kalau masalah 'nambah'
Sendy : ah ya... ya.. ya.. , aku mengerti , cukup sulit untuk menawarkannya padamu
Degion : ya kalau boleh jujur , sebenarnya aku juga telah merencanakan hal 'itu' juga , hanya saja...
Sendy : apa itu ?
Degion : jika saja , saat itu bisa berhasil , aku yakin saat ini kau bukan hanya akan melihat 2 , tapi melihat 4 keponakanmu itu
Sendy : 4 ? , tapi bukannya kau hanya punya Theo dan Clara
Degion : memang , tapi sebenarnya , waktu itu , Sia mengalami 'keguguran'
Sendy : eh! , apa maksudmu?
Degion : sebelum kelahiran Theo , Sia sudah 2 kali alami keguguran...

- Flashback On -
Sebelumnya....

Sebelum Nathalia dan teman-temannya mengambil ahli atas R.O.X.Y , karena Komandan Zheng Chu pensiun , Sia dan yang lain masih menjadi bagian dari R.O.X.Y sebelum akhirnya resmi mereka keluar karena alasan tertentu.

Saat itu , sebenarnya Sia sedang mengandung , hanya saja karena saat itu ada misi penting , dan kekuatan Sia juga sangat dibutuhkan , untuk itu Sia terpaksa harus ikut dalam misi itu , dengan pengawasan dari rekan timnya yang lain terutama suaminya Than .
Saat menjalankan misi , Sia tanpa sengaja kehilangan keseimbangan dan pada saat itu terdapat celah bagi musuh untuk menyerang dengan target mereka yaitu Sia , dan tepat saja Sia benar-benar terkena serangan itu , dan untung saja sebelum Sia membentur tanah Than berhasil menyelamatkan nya tepat pada waktunya
Than : Sia! , kau baik-baik saja ?!
Sia : err..
Than : bertahanlah Sia!
Whu : dasar , kalian ini!
Lied : wah , maaf ya , kalau kami sempat mengacau , tapi kalian ingat kan , satu hal penting..
Han : satu hal penting?
Lied : ya , satu hal penting.... , bukankah salah satu dari kalian saat ini sedang 'berisi'....

Deg!

Than : Sia...
Sia : ugh!
Than : sial! , aku lupa kalau Sia sedang mengandung! *dalam hati*
Lied : harusnya kau tidak memaksanya untuk ikut kan..
Than : ......
Lied : kenapa tidak menjawab? , apa itu karena kini kau baru menyadari jika istrimu sedang mengandung , dan kau hanya membiarkan hal ini terjadi , mengecewakan...
Than : .......
Lied : ya sepertinya sekarang , sudah waktunya untuk menghabisi kalian...
T , W , C , H : *Deg!*
Whu : Than , kau lindungi Sia , Biar kami yang mengurus Lied
Than : tapi..
Whu : cepat , saat ini Sia sedang dalam bahaya , jangan buang-buang waktu
Than : baik , aku mengerti
Dengan cepat , Than membawa Sia pergi dari sana dan menuju ke Gedung R.O.X.Y , namun hal yang tidak terduga terjadi , saat itu.....
Carlos : Than!
Than : ah! , ketua Carlos bagaimana keadaan Sia?!
Carlos : Sia baik-baik saja , tapi...
Than : tapi apa ?
Carlos : bayi dalam kandungannya tidak selamat , Sia mengalami keguguran , maaf Than....
Than : Sia... alami keguguran...
Carlos : iya itu benar , kalau seperti ini jadinya , mungkin kau harus bicara dengannya , aku permisi dulu ada yang harus aku lakukan..
Than : baik...
Setelah itu Than pun langsung masuk ke dalam ruangan dimana Sia dirawat , disana Ia bisa melihat jikalau Sia sedang dalam keadaan yang tidak baik , saat ini Sia duduk diatas ranjangnya , hanya menatap kosong ke sembarang arah , dan tetap diam. Than tidak ingin melihat Sia dalam keadaan seperti ini , tidak ada yang bisa Ia lakukan untuk mengembalikan Sia seperti semula , sejak berita bahwa Sia alami keguguran tersebar di satu gedung besar R.O.X.Y tersebut , tidak ada yang bisa mereka lakukan selain menjaga perasaan Sia tetap tenang, bahkan Mary kucing kesayangannya sekalipun tidak mampu mengembalikan keceriaan Sia seperti semula .
Kejadian memiluhkan itu terjadi lagi untuk yang kedua kali , yaitu pada saat Gedung R.O.X.Y diserang , target utama mereka adalah Sia , mereka yang dari gedung R.O.X.Y terutama Than terus melindungi Sia dari serangan musuh , Lied yang memiliki taktik licik , memanfaatkan masalah itu dengan meledakkan wilayah itu . Setelah terkena ledakan beberapa dari mereka tidak mengalami luka yang parah , tapi Whu terkena serpihan kaca yang mengenai tangannya , dan Sia karena benturan itu setelah dirawat Ia dinyatakan mengalami keguguran untuk yang kedua kalinya , Sia yang mengetahui hal itu sangat syok karena Ia mengalami keguguran untuk yang kedua kali .

- Flashback Off -

Than : ya , dia sangat depresi saat itu , tapi untung saja , dengan kehadiran Theo , Sia bisa baik-baik saja
Sendy : untung saja , kak Sia baik-baik saja saat itu
Than : ya , aku sangat khawatir waktu itu , tapi untunglah semuanya kini berjalan baik
Disaat mereka sedang berbincang , terdengar sebuah ledakan besar di daerah pengawasan kelompok 4.

Apa yang sebenarnya terjadi?

The Lost Brother'sStories to obsess over. Discover now