Saking excited nya ia berlari-lari, sedangkan woojin hanya jalan seperti biasa.
"47" jawab woojin
"Ck, tinggi juga" jaehyun pun berlari kearah lift
Sesampainya mereka di lantai 47 mereka langsung menuju ke ruangan yang pintunya sedikit terbuka.
Hyunjin memang bodoh, dia yang terakhir masuk ruangan dan lupa menutup rapat pintunya.
Kreeekkk
Pintu pun terbuka dan menampakkan yeji yang sedang memukul hyunjin.
"Yeji hyunjin ayo pulang" ucap jaehyun
Mereka semua yang ada diruangan itu terkejut. Pasalnya dua manusia aneh ini datang tiba-tiba.
Woojin pun menyapa hyunjin dengan senyum andalannya "hai jin long time no see :)"
"Bang woojin...." gumam Hyunjin, yang ia hanya mundur menjauh dari woojin
Ketika jaehyun ingin menarik lengan yeji dengan cekatan mark mencegahnya.
"Dirty humans do not deserve to touch a pure human" ucap mark dengan tatapannya yang tajam
" Mark don't be a late hero, have you forgotten that your father is the same as me?" Jaehyun menatap tajam balik
Tangan mark sudah mengepal, mengingat ayahnya sama seperti jaehyun, sama-sama gila. Ia tidak mau mengikuti jejak ayahnya.
" If you are interested in the agreement, join us" ucap woojin, ia menawarkan mark untuk ikut melakukan ritual itu. Apakah tidak terlihat kalau wajah mark sudah menandakan bahwa ia tidak mau.
" My father was killed because of the agreement! KALIAN SEMUA GILA, KALIAN MENGORBANKAN TEMAN SENDIRI DEMI WAJAH KALIAN!" Mark sepertinya sudah hilang kendali
Winwin pun langsung membawa mark menjauh dari mereka, sedangkan renjun mengamankan yeji dan hyunjin.
Setahun yang lalu ayahnya mark, Lee Sooman meninggal dunia . Akibat dibunuh oleh teman-temannya singkat kata dijadikan tumbal. Dan jaehyun ikut serta dalam hal itu. Sampai saat ini mark muak melihat wajah jaehyun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.