002

44 5 1
                                    

Budidayakan Vote Sebelum membaca ^^

Can You See My Heart?
©Wondermintt

· · ─────── ·𖥸· ─────── · ·

Tak!

"A-aduh! Sakit gendeng!" Ucap Alona meringis kesakitan. Bagaimana tidak? Alana si kembarannya tiba tiba datang lalu menyentil dahi wanita itu.

"Lu boker apa kondangan woy?!" Bentak Alana.

"Bo-boker kok─"

"Sekalian cuci mata... Hehe." Lanjutnya sambil cengegesan.

"Cuci mata ngeliat wc hah?! Dasar mata biawak." Sindir Levio.

"Ulululu... Ngambekan mulu waketos kitaa!" Goda Alona sambil mencubit kedua pipinya.

"Lho? Lu udah liat daftar namanya dimading?" Bingung Naera.

Seketika suasana hening. Mereka semua bingung dong, kok Alona bisa mengetahui waketos barunya si Levio? Sedangkan dari tadi dia ke (toilet).

"I-itu, ta-tadi di...dikasih tau temen. H-hehe!" Ucap Alona sambil mengaruk tengkuknya.

"Hmm... Mencurigakan--" Ucap Keynatha dengan mata tajamnya.

"Lho? Bukannya tadi Alona dikasih tau Alex ya?" potong Azra yang berdiri dibelakang Alona.

Hey, dari mana ia datang?

"Alex?" Naera mengerutkan keningnya.

"Iya, tadi tuh si Alona ke kelas gua, keknya mau minta hotspot ke Irene. Eh tiba tiba Alex dateng, trus mereka ngobrol deh."

Bugh!

"Akhh! Sakit sialan!" Ringis Azra saat Alona memukul pundaknya.

"Mulut lu pengen banget gua sumpel sempak jerapah, HAH?!" Bentak Alona kesal.

"Pantesan lama, ngobrol sama tukang kardus rongsokan toh. Dasar Anak dakjal!" Sindir Levio lagi.

"Yaudah si, cuma ngobrol kan. Gak nge--"

"kurangin mulut toxic lu setan!" Tegas Naera sambil membungkam mulut wanita bersurai coklat itu.

"Lu juga toxic ya anjing!" Balas Azra kesal.

"Gak ada yang bener, gua doang yang gak toxic. Anjing banget lah." Lirih Keynatha sambil mengumpat didalam hati.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Can You See My Heart? [ChanBaek]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang