Disebuah rumah sakit bernama medika verner starla berada,ia
benar benar khawatir dengan
kondisi verel,biar bagaimana pun
dia lah yang selalu ada kala dirinya dalam masalah jadi ia ingin selalu
ada untuknya juga.
"Dimana ruanganya ya?"gumam
starla sambil melihat kanan kirinya
"Maaf mba butuh sesuatu?"ucap suster yang kebetulan lewat dan melihat starla kebingungan
"Saya mau cari ruang rawat atas nama verel"
"Oh....yang korban kecelakaan dia
ada di ruangan 133 mba"
Setelah mendapatkan nomor dari
ruangan verel ia langsung
mendatanginya dan masuk dengan
Perlahan
cklek
Mendengar suara pintu di buka membuat verel menoleh dan iapun mendapati starla
"Rel kamu gpp kan?"tanya starla
"Pergi"ucap verel dingin
"Kenapa?apa aku ada salah sama kamu"ucap starla yang kini mulai
merasa sedih
"Pergi dari hadapan aku sekarang" titah verel sambil menunjuk pintu keluar
"Gak,sebelum kamu kasih alasan
nya ke aku"tolak starla.
"Aku cuma gak mau jatuh terlalu dalam star kamu tau aku cinta
sama kamu"jawab verel frustasi
mendengar pernyataan verel kini
membuat starla membeku di tempatnya,ia tau kalau perasaan
verel pada dirinya tidak bisa di salahkan,tetapi ia tidak bisa jika menerimanya.
"Cinta kamu bisa di ubah jadi cinta seorang sahabat ke sahabatnya rel"saran starla
"Gak segampang yang kamu fikirin La"tutur verel tersenyum
hambar
"Aku harus apa biar kamu bisa
lupain aku?"tanya starla yang mulai menitikan air matanya
"Hanya menjauh itu udah cukup
bagi aku"jawab verel berat hati
"oke,kamu baik baik ya disini dan
makasih karna selama ini kamu
udah baik sama aku,dan selalu ada
Verel."
Setelah mengatakan itu starla langsung melenggang pergi keluar
"Maafin aku starla"ucap varel kini
mengusap wajahnya pelan
Sejak tadi rendy tidak bisa berhenti mengkhawatirkan starla ia takut terjadi sesuatu padanya
"Rendy"panggil sarah pelan
"Kenapa bund,bunda aus,atau mau makan,ketoilet biar aku bantu?"
tanya rendy beruntun pada bunda
nya
"Enggak bunda cuma cape liat
kamu muter muter gitu rend"ucap sarah
"Aku khawatir sama starla bund" jawab rendy
"Kamu temuin dia ya liat kondisi
Nya"pinta sarah
"Tapi bunda nanti sendiri gak ada yang jagain"ujar rendy bingung
"Biar ayah yang jagain bunda son" Sahut bhakti
"Yaudah aku pergi dulu ya bund yah"pamit rendy sambil mencium tangan kedua orang tuanya
Sarah melirik bhakti sebentar lalu membelakanginya
"Kamu masih marah sama aku?"
tanya bhakti lembut
"Aku tuh bingung sama kamu
kenapa si kamu segitu gak sukanya sama rega?"tanya balik sarah
"Keluargaku dulu juga tidak suka padaku sama seperti rega,mereka berfikir kalau keturunan kusuma tidak bisa membanggakan,sama
saja seperti sampah yang di buang,
tapi suatu saat aku aku sukses
semua keluargaku bangga aku pilih kasih terhadap rega karna tidak
ingin dia seperti aku,tapi bukan hanya itu aku di jadikan bahan tertawaan di kantor,hanya karna
nilai rega yang kecil mereka
langsung memandang ku rendah lagi,aku berfikir semua ini salahnya."jelas bhakti yang
langsung membuat sarah menangis
KAMU SEDANG MEMBACA
STARREND [ COMPLETED ]
Roman pour AdolescentsPERHATIAN!! Cerita ini sedang dalam tahap revisi jadi mohon pengertianya kalau Banyak typo atau gitu deh....makasih Atas pengertian kalian guys Selamat membaca pertemuan yang tidak sengaja terjadi antara mereka membuat pria tampan dan pemaksa it...
![STARREND [ COMPLETED ]](https://img.wattpad.com/cover/192776708-64-k311765.jpg)