36.starrend

3.5K 105 9
                                        

dengan posisi yang sudah
siap menerkam lawanya
rendy maju mendekat
ke arah vano

sedangkan vano melangkah
mundur hinggak menabrak
dinding sambil terus ditatap
tajam oleh rendy

"LO"tunjuk rendy pada
vano sambil terus mendekat

"kenapa hah?"tanya vano
memberanikan diri dengan
ikut menatap rendy tajam

"sok berani dia"sindir aldhi
tertawa dalam hati karna
ia tahu apa yang akan vano
lakukan nanti

marisa hanya diam dan
menyaksikan saudaranya
yang akan di amuk tanpa
ada niat membantunya

"vano"desis rendy dengan
muka yang suda memerah

vano yang mulai merasa
takut langsung turun dan
memegang kaki rendy
erat seakan sedang sungkem

"maafin gw rend,gw khilaf
jangan apa apain gw ya,
nanti lo gak punya sahabat
kaya gw lagi."mohon vano
sambil terus memegang
kaki rendy

"tuh kan bener haha"ujar
aldhi tertawa terbahak bahak

marisa melongo tak
percaya ia fikir vano
akan melawan rendy
tapi nyatanya ia malah
memohon seperti itu

"aduh malu gw punya
saudara kaya lo masa
gitu doang takut"ucap
marisa tak habis fikir

"diem lo bukannya bantuin
gw"gerutu vano kesal pada
marisa

"ingat van lo harus jelasin
ke pacar gw besok"pinta
rendy tanpa ingin di bantah

"iya rend gw janji"ujar vano
yang kini mulai berdiri lagi

"gw balik"ujar rendy seraya
melangkah pergi dari sana

"gw juga ya mar duluan"pamit
aldhi yang langsung menyusul
rendy ke teras rumah vano

"iya dhi hati hati"ucap
marisa tersenyum ke arah
aldhi entah mengapa ia
sangat suka berdekatan
dengan aldhi

ia terdiam sebentar di teras
rumah vano dan mengingat
kejadian di cafe tadi lalu
segera melajukan motornya
tetapi di tahan aldhi

"tunggu rend"cegah aldhi
menghalangi motor rendy

"kenapa?"tanya rendy cepat

"lo yakin gak mau baikan
aja sama rega"saran aldhi

mendengar ucapan aldhi
membuat rendy berfikir
mungkin ia memang harus
tanya kebenarannya pada
rega soal kejadian itu

"nanti gw fikirin"setelah
berbicara itu rendy langsung
melajukan motornya dan
melewati aldhi

"lo emang gak pernah
berubah masih aja egois"seru
aldhi yang juga beranjak
pergi dari sana

sedangkan Starla tak bisa
tidur karna terus memikirkan
rendy entah mengapa ia
merasa perasaannya tidak
enak

"la lo ngapain si bukannya
tidur?"tanya clara heran

"gw kepikiran rendy ra"ujar
starla gelisah

"udah lo tidur aja lagian
besok juga kita sekolah"ingat
clara sambil masuk kedalam
selimutnya lagi

"iya juga sih"gumam starla
setuju besok sekolah kalau
tidak tidur pasti akan ngantuk
nanti ia pun bersiap tidur
walau pikirannya masih
kacau

sebuah mansion sangat
mewah yang berada tak
jauh dari kota ini sangat
menakjubkan bagi yang
baru melihatnya tapi
tidak dengan rendy ia
kesini justru ingin membuat
kekacauan

STARREND [ COMPLETED ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang