/Survive/

5.1K 204 1
                                        

'Sambil baca sambil streming ya!
Sebelum membaca, hayuk atuh biasakan click tombol kiri bawah dan jangan lupa komen, karena itu berharga bgt buat author'
-Happy Reading yorobun-


    Sekarang tepat pukul 00.00 tanggal 1 Juli, seperti tahun tahun sebelumnya, ya Hari ini hari ulang tahun ku. Kurayakan ulang tahun ku seorang diri. Hanya aku dan bayang bayang eomma dan Appa.

Sepulang sekolah tadi aku sudah membeli 1 potong kue kesukaan ku 'peanut butter cheese cake'  dan 1 buah lilin. Aku ingin merayakan ulang tahun ku. Walau hanya aku sendiri. Bukan masalah untuk ku, sudah biasa aku seperti ini. Walaupun sebenarnya jauh di dalam hati ku, aku merindukan masa-masa bersama appa dan tentunya eomma.

"Baiklah aku akan membuat permohonan" ucap ku sambil memegang kue yang sudah ku beri lilin yang menyala.

"Tuhan hari ini aku menginjak umur legal ku, aku sudah berumur 17 tahun, tapi aku ingin meminta hal yang sama Tuhan, aku meminta hal yang sama seperti tahun lalu dan tahun tahun sebelumnya, Tuhan kumohon, aku rindu eommaku  yang dulu, aku ingin eomma kembali seperti dulu, Tuhan bawa kembali eomma ku  yang dulu, eomma yang sangat menyayangiku, eomma  yang selalu memeberi senyuman dan kesabaranya untukku, eomma  yang tidak pernah menyakiti hati ku Tuhan, ku mohon hanya itu, satu lagi aku titip appa ku disana, tolong jaga appa ku, Ameen" setelah mengucap permintaan aku meniup lilin ku yang ternyata sudah terbakar seperempat karena permohonan ku yang lumayan panjang.


06.00 kst
Triiiing.......tring........

Aku pun bangun setelah mendengar alarm, aku bersiap untuk ke sekolah, aku mandi lalu turun untuk sarapan.

Aku membuka penutup saji makanan, tidak ada apa apa, eomma juga tidak ada, aku membuka lemari pendingin dan menemukan 1 kotak susu karamel kesukaanku, aku meminumnya sebagai sarapan pagi ini.

Aku pun berangkat kesekolah menggunakan sepedaku, aku tidak memiliki uang untuk naik bis, maka itu aku membawa sepeda ku sendiri.

Jam makan siang......

Krukkk.....krukkkkk

Perut ku berbunyi, tanda nya aku lapar, tapi aku tidak memiliki uang sedikit pun,
Baiklah aku akan minum saja, tadi aku membawa air mineral dari rumah, mungkin kalau aku minum aku akan kenyang.

Sejak kelas selesai pukul 3 sore, aku mampir ke sungai Han sebentar, untuk meng refresh kan fikiranku, aku berfikir bagaimana aku bisa bertahan selagi eomma tidak ada, aku harus bekerja, untuk membantu eomma juga tentu nya. Agar eomma tidak terlalu bekerja keras.

Aku memutuskan untuk mencari pekerjaan paruh waktu, aku mampir ke salah satu caffe, mungkin saja mereka membutuhkan buruh cuci piring atau apa saja aku siap.

"Anyeong haseo Ahjumma, apakah disini membutuhkan pekerja paruh waktu?" Tanyanku kepada salah satu ahjumma di kasir

"Kau mau mendaftar bekerja paruh waktu?" Tanyanya kepada ku

"Nde ahjumma, kumohon apa saja, berapa saja bayarannya tidak masalah" kataku meminta

"Siapa nama mu?" Tanya ahjumma

"Hye She ra" jawabku

"Baiklah, Karena aku sendiri pemilik caffee ini, baiklah kau boleh bekerja paruh waktu disini, kumohon bekerja lah yang baik dan rajin" katanya kepada ku langsung

"Ommo, baiklah ahjumma terima kasih banyak aku akan bekerja sangat sangat rajin. Kapan aku boleh bekerja?" Tanya ku antusias

"Kau bisa mulai sekarang dan selesaikan pukul 8 malam nanti, masuk lah kedalam dan ganti pakaian mu" katanya ramah

"Baiklah ahjumma terima kasih" kataku

Aku pun mulai bekerja, hari pertama ku hanya mencuci piring dan gelas kotor dan beberapa kali menyapu serta mengepel lantai caffee, aku sangat senang bisa di terima disini, sangat menyenangkan bisa bekerja paruh waktu. Ku harap aku bisa meringankan beban eomma, sehingga eomma punya waktu untuk ku
.
.
.
.
.

"She ra-a, selesaikan pekerjaan mu dan pulanglah, besok sepulah sekolah kembali lah kesini, arachi?" Kata ahjumma

"Nde, ahjumma araseo" balas ku

"Oh ya ini bayaran mu untuk hari ini" kata ahjumma sembari memberikan amplop kepada ku

"Ghamsahamnida ahjumma" aku menerima sambil membukukkan badan

Setelah itu aku mengganti pakaian ku lalu pulang ke rumah untuk beristirahat, sebelum pulang aku membeli makanan untu diriku dan eomma, aku tahu eomma pasti lapar.

Saat tiba di rumah...

"Aku pulang" kataku saat memasuki pintu

"Dari mana saja kau? Apa yang kau lakukan? Pulang sekolah malam begini? Ha? Mau jadi apa kau?" Kata eomma dengan nada tinggi nya

"Aniyo eomma, aku habis membeli makanan, tadi aku bekerja paruh waktu di caffe, maaf kan aku tidak izin terlebih dahulu" kataku sambil menunduk

"Baguslah kalau kau sadar diri, dan mau bekerja, bagus kau sadar diri bahwa kau selalu membebankan eomma" kata eomma begitu menusuk ku dan eommalangsung pergi meninggalkan ku di ruang tamu.

Mendengar kata kata eomma tadi, membuat ku sadar aku sangatlah membebaninya, aku tau aku bukan anak yang baik, mianhae omma, aku akan bekerja keras. Tanpa sadar aku menangis.
.
.
.
.
Aku pun membersihkan diri dan bersiap tidur. Aku cukup merasa lelah hari ini. Jadi aku akan beristirahat untuk bersiap akan kedatangan hari esok. Entah apa yang akan mu alami di hari-hari esok.

Seperti biasa sebelum tidur, aku berdoa

"Tuhan, berikan aku mimpi yang indah, buat
lah aku tidur yang nyenyak, bangun kan aku esok pagi dengan senyuman, Selamat malam" ucap Shera pada diri nya sendiri kemudia ia pergi menjemput mimpi nya dan siap menghadapi esok hari.

****

Yorobun!!!
Ayodong Vote dan Comment nya!
Sedikit apresiasi untuk author.
Pencet Vote ndk susah kan.
Please huhuhu :(
Thanks yang udah vote dan comment
Love you all!

No, Daddy please! (End) || PARK CHANYEOLCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang