/Promise/

2.3K 107 0
                                        

Hari ini hari pertama Shera masuk ke universitas untuk kuliah nya. Tentu saja chanyeol mengantar dan juga menjemput nya. Chanyeol sangat membatasi ruang gerak Shera dalam bergaul. Chanyeol tidak ingin Pria itu menyakiti Shera. Atau bahkan hanya berada di dekat shera, no Chanyeol tidak menginginkan hal itu. Dan atas permintaan Jin mi, ia melarang mengizinkan Chanyeol bertemu dengan Jin mi dan selalulah berbicara yang tidak baik tentang Jin Mi, Jin Mi ingin shera tidak memikirkanya. Hanya itu.

Malam hari Shera dan Chanyeol sedang duduk di meja makan menyantap hidangan makan malam mereka berdua. Shera masih enggan berbicara lebih kepada chanyeol sejak Chanyeol membentaknya beberapa hari lalu.

"Ya! Park Shera samapai kapan kau mendiamkan aku" ucap chanyeol frustasi

"Jangan sembarangan mengganti marga ku, Aku Hye She Ra bukan Park She Ra" jawabnya malas

"Kumohon dengar kan aku sekali ini saja, jika memang kau bosan dirumah, kau bisa bekerja di kantor ku sepulang kuliah" jawabnya final

Shera senang dengan apa yang di ujarkan chanyeol tentu saja dia senang.

"Aish, benar kah chan? Baiklah besok aku akan mulai bekerja di kator mu dengan sangat giat, bagian apa saja aku tidak masalah" Lanjut Shera

"Menjadi sekertaris pribadi ku saja, tidak ada penolakan" jawabnya

"Aish, tidak adakah yang tidak selalu dekat dengan mu? Menjadi Office girl pun aku mau" jawabnya malas

"Tentu, kau harus selalu dekat dengan ku" ucap Chanyeol denga wajah bodoh nya

Hari ini shera sedang berada di Taman dekat kampus, dia ingin merilex-kan fikirannya sebentar. Tentu saja di temani Paman Kang yang selaku supir pribadi Shera yang diberikan Chanyeol.

Shera merasa ada yang memperhatikannya, sungguh dia dapat merasakan nya, saat ia menengok kekanan dan ke kiri ia melihat Eomma nya di Halte sebrang Taman sedang memperhatikannya.

Sungguh Shera merindukannya, bagaimana pun Shera menyayanginya. Shera ingin berlari mendekati eommanya, tapi Eomma nya dengan cepat pergi dan menghindari Shera.

Chanyeol tidak pernah membatasi Jin mi untuk bertemu Shera, bahkan seringkali Chanyeol datang kerumah Jin mi untuk berkunjung dan menawarkan apakah Jin mi ingin bertemu dengan Shera? Jawaban Jin mi selalu sama, tidak cukup melihat shera dari Jauh dia sudah cukup senang.

4 Tahun kemudian

Shera lulus dari kampusnya sebagai lulusan terbaik di jurusannya. Chanyeol tentu bangga akan hal tersebut. Chanyeol tau Shera anak yang jenius, dan itu membuat chanyeol tambah mencintai shera.

Chanyeol juga sudah mendapat kabar dari Jin Mi bahwa laki-laki yang selalu menganggunya yang tidak lain adalah Ong Se Kho telah meninggal setelah dipenjara dan mendapat hukuman mati setelah melakukan kriminal tingkat atas, yaitu pertama, melakukan perencanaan pembunuhan terhadap salah satu Triliyuner ternama di Korea, melakukan beberapa pelecehan sexual kepada wanita, menjadi bandar Narkoba terseludup, melakukan penggelapan barang ilegal, dan juga melakukan pembunuhan kepada 17 orang wanita muda setelah memperkosanya.

Jujur, Jin mi merasa lega setelah itu, akhir akhir ini hidup nya tidak ada yang menganggu. Dan dia sudah tidak bekerja di bar, dia bekerja tetap di caffe yang memang dia bekerja paruh waktu dulu. Karena Jin mi sangat rajin dan terampil dalam bekerja, pemilik caffe Ny. Oh menyukai kinerja Kerja Jinmi.

Setiap hari Chanyeol mengriimkan foto Shera yang di ambil diam-diam kepada Jin Mi. Tentu saja Jin mi senang akan hal itu. Dia merindukan putri kecilnya. Sangat

Chanyeol datang ke Caffe dimana Jin mi bekerja.

"Anyeong bibi Hye" sapa nya

"Yak! Kau datang tanpa memberitahu bibi" protes Jin Mi pada Chanyeol

"Aish, tidak apa bi, bibi ada yang ingin kubicarakan pada mu, bolehkah?" Tanya chanyeol

"Tentu saja Yeolli, tunggu sebentar kau duduklah bibi akan bawakan Banana Cheese cake dengan satu gelas ice americano" Ucap Jin Mi sambil mengedipkan satu matanya pada Chanyeol

Chanyeol duduk di kursi favourit nya saat dia datang ke caffe ini. Jin min datang membawa satu potong banana Cheese cake dan satu gelas ice americano kesukaan chanyeol

"Ada apa yeoli? Apakah shera membuat mu susah? Maafkan bibi" ujarnya menebak nebak

"Aish, bukan itu bibi. Tenang saja Shera sangat baik, bahkan dia tidak pernah menyusahkanku barang sekali pun" balas chanyeol

Jin Mi mendengarkan Chanyeol dengan seksama

"Jadi begini, bibi aku meminta restu mu untuk menikahi Shera, aku mencintai nya bibi, kumohon restukan Aku menjadi pendamping hidup shera" Minta chanyeol kepada Jin mi dengan tulus

Jin mi tersenyum menatap chanyeol lekat, dia tahu chanyeol orang yang baik dan tepat untuk Shera

"Yeoli-ya, bibi sangat merestui kau menikahi shera, bibi tau kau orang yang baik dan tepat untuk shera, tapi bibi minta satu, jangan sekali pun kau membuat shera merasa sedih, cukup bibi yang membuat dia sedih, kau harus bisa menjaga senyum dan keceriaan shera selalu, berjanji dengan bibi?" Ucap Jin mi menangan tangis dan mengacungkan kelingking nya kepada chanyeol

Chanyeol memeluk Jin Mi berterima kasih dan berjanji akan menepati ucapannya untuk selalu membahagiakan Shera, selalu. Lalu Chanyeol pamit pulang dan mempir sebentar ke toko perhiasan membeli sebuah kalung dengan liontin batu berlian kecil berwarna pink muda.

Tunggu aku shera, kau akan bahagia setelah ini.
.
.
.
.
.

Tbc yorobun

Vote and comment jangan lupa ya, karena keduanny sangat berharga untuk author

No, Daddy please! (End) || PARK CHANYEOLCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang