Kyungsoo tahu, bahkan sadar akan apa yang dia lakukan, menjadi yang kedua tentu memiliki resiko bukan?
Dia tak ingat kapan dan bagaimana semua bisa terjadi, hanya berawal dari rapat antara 2 perusahaan membuatnya dan Chanyeol kembali berkomunikasi, setelah 2 tahun semenjak kuliah dulu mereka bertemu.
Awalnya hanya komunikasi biasa, saling mengirim email pekerjaan dan bertukar pesan hanya memastikan perkembangan proyek yang mereka kerjaan.
Namun lambat laun Chanyeol semakin sering menghubunginya diluar jam kerja, bahkan namja tinggi itu selalu bertanya diluar topik bahasan mereka.
Tentu dengan sikapnya itu membuat dinding yang Kyungsoo bangun dari awal perlahan mencair.
Tak dapat di pungkiri Kyungsoo senang atas perilaku manis Chanyeol, meski hanya mengingatkannya makan siang atau segera tidur karna jam sudah larut.
Kyungsoo merasa terjaga, meskipun dia memiliki Wendy yang siap melaksanakan perintahnya dan mengatur segala keperluannya, lalu beberapa penjaga pribadi yang tuan Do siapkan untuknya siaga dengan apa yang dia lakukan.
Tapi kali ini berbeda..
Sikap Chanyeol seolah seperti sedang merengkuhnya, menjaganya dengan sepenuh hati, membuat hati Kyungsoo menghangat.
Seolak eksistensi Chanyeol di kehidupannya adalah candu.
Dia membutuhkan Chanyeol, dia membutuhkan namja itu untuk mencurahkan sisi lain dari dirinya.
Kyungsoo yang datar akan menjadi ekspresif di hadapan Chanyeol.
Kyungsoo yang berwibawa akan berubah menjadi manja di hadapan Chanyeol.
Kyungsoo yang keras kepala dan tak suka di perintah akan tunduk di bawah kungkungan namja itu.
Sebegitu hebatnya pengaruh Chanyeol dalam hidupnya.
.
Kyungsoo yang manis, Kyungsoo yang polos dan menggemaskan, Kyungsoo yang akan mengalah dengan hal yang menurutnya dia mampu untuk mengalah, berlaku di kehidupan dulu.
Saat kuliah, Kyungsoo menyembunyikan latar belakang keluarganya, dan hidup layaknya remaja lain, yang fokus pada bidang akademik untuk mendapatkan gelar dengan cepat.
Namun Chanyeol seolah ditakdirkan untuk mempengaruhi segalanya.
Tentang Chanyeol yang dia suka, dan tentang namja itu yang dia puja.
Kyungsoo mencintainya..
Dan terbalas, tentu saja!
Mereka menjalani hubungan dengan sangat manis, membuat siapapun merasa iri, dan membuat seseorang gelap mata.
Rose.
Eksistensi yeoja itu membuat segalanya berubah, hubungan Chanyeol dan Kyungsoo sampai ketelinga keluarga Park.
Dan Kyungsoo tak di beri sedikit pun kesempatan untuk menjelaskan.
Lalu dengan mudahnya Rose mengantikan posisi itu, dengan iming-iming penyatuan kedua perusahaan , mengikat kedua belah pihak dengan sebuah perjodohan.
Chanyeol tak terima, dia tak ingin melepaskan cintanya, namun ancaman mulai menghantuinya.
Tuan Park berkata tak segan untuk membuat Kyungsoo jatuh sedalam yang dia mampu, dan itu melemahkannya, Kyungsoo adalah hal yang ingin Chanyeol jaga, dan tak ingin membuat yang terkasinya terluka.
Sampai saat dia berdiri, di hadapan banyak pasang mata, untuk menyematkan cincin pertunangan di jari manis Rose.
Dan Rose berpikir dia telah menjadi pemenangnya.
.
Namun siapa sangka? Chanyeol kembali jatuh dalam jeratan yang sama, mata yang dulu terbingkai manis oleh kacamata hitam itu kini berkilau dan semakin cantik.
Hidung mancung yang tak sempat dia sentuh dulu tetap bertenger manis menambah kadar kecantikannya.
Dan bibir tebal yang selalu dia mimpikan untuk dia kecup kini semakin bertambah manis.
Kulit putih terawat.
Tubuh raping namun dengan bongkahan bulat yang terlihat besar itu mengalihkan dunianya.
Kyungsoo, yang dulu terlihat menggemaskan telah berubah menjadi sosok indah yang begitu menggairahkan.
.
Dan Kyungsoo, yang dulu selalu mengalah kini berubah dengan sifat tak ingin kalah.
Egonya begitu tinggi, dan sifatnya berubah dalam kurun waktu 2 tahun ini.
Kini dia tengah duduk, di pangkuan sang dominan tanpa mengenakan sehelai benangpun.
Merasakan sensasi nikmat yang sampai membuat kepalanya pening.
Jari-jari panjang itu tengah mengoyak titik di dalam tubuhnya.
Mebuatnya merasa tak kuasa menahan gairah yang semakin membuatnya gila.
"Chan??"
"Yes baby?"
"Pernikahan kamu"
"Sssttt.. jangan membahas itu, itu urusanku"
"Ck, memang bukan urusanku, aku hanya akan menyiapkan hadiah untukkmu, by the way bukankah kau yang bilang? Menikah bersamanya tapi malam pertama bersamaku?"
Chanyeol tertawa, memang benar, bahkan saat ulang tahun Rose, Chanyeol beralasan pergi ke Roma untuk mengerjakan projek besar, tapi nyatanya dia memang pergi ke Roma bersama Kyungsoo untuk menghabiskan waktu berdua.
"Menikah hanya status sayang, kau tahu benar bahkan aku tak pernah memakai cincin sialan itu"
Ya dan satu fakta lain yang tak Rose sadari, Chanyeol tak pernah memakai cincin pertunangan mereka, kecuali dalam pertemuan keluarga.
"2 minggu lagi ulang tahunmu sayang" ucap Chanyeol.
"Hm, kali ini aku akan mengadakan pesta, sekaligus pelantikanku sebagai C.E.O baru"
"Hm apa ini sudah di rencanakan??"
"Ya, pertama kalinya aku meminta dan Mommy sangat antusias untuk itu"
"Baiklah sayang.."
"Kau datang kan Chan??" tanya Kyungsoo.
"Tentu saja"
"Ya pastikan kau datang, dengan seluruh keluargamu, begitu pun keluarga tunanganmu"
Chanyeol menaikan sebelah alisnya namun segera menerjang leher Kyungsoo setelahnya.
"Ok, lakukan apapun yang kau mau yang mulia, aku takan menahannya"
"Ahh shit Chan!"
.
.
.
Fin.
KAMU SEDANG MEMBACA
Chansoo One Shoot Story
Teen FictionCerita Park Chanyeol dan Do Kyungsoo dalam bentuk One Shoot Boys Love / Boy x Boy / Yaoi Rate : T - M Drama / Fiksi DRDL
